Sepak Bola Berubah Maut, Kisah Pria Tewas di Jasinga Akibat Konflik Antarkampung 15 Tahun Silam

Andi Ahmad S

Kamis, 21 Agustus 2025 | 22:01 WIB
Sepak Bola Berubah Maut, Kisah Pria Tewas di Jasinga Akibat Konflik Antarkampung 15 Tahun Silam
Ilustrasi perang dua kampung di Jasinga Bogor [ist]

Suara.com - Sepak bola seharusnya tentang sportivitas, tentang 90 menit adu strategi di atas rumput hijau yang diakhiri dengan jabat tangan.

Namun di Jasinga, Bogor, permainan ini telah bermutasi menjadi sesuatu yang jauh lebih gelap. Ia menjadi penanda permusuhan, alasan untuk saling benci, dan kini, menjadi tiket menuju liang lahat.

Kematian WS, warga Kampung Parungsapi, yang tewas mengenaskan ditusuk parang pada 17 Agustus 2025, adalah bukti paling brutal dari transformasi ini.

Nyawanya menjadi tumbal dari sebuah "perang" yang apinya pertama kali disulut di lapangan sepak bola 15 tahun silam.

Ini adalah kisah tragis bagaimana olahraga paling populer di dunia bisa menjadi ritual maut di tingkat kampung.

Semua berawal dari sebuah pertandingan. Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, yang turun langsung menyelidiki akar konflik, menemukan bahwa luka ini sudah sangat dalam dan diwariskan.

Sebuah laga sepak bola antara pemuda Kampung Parungsapi dan Kampung Peteuy belasan tahun lalu menjadi titik nol dari kebencian komunal.

Kekalahan bukan lagi soal skor, tapi soal harga diri kampung yang terinjak. Ejekan suporter di pinggir lapangan bukan lagi bumbu penyedap, tapi deklarasi perang.

"Kalau cerita awalnya Pertandingan olahraga kemudian menimbulkan gesekan, ternyata itu berlangsung sampai 15 tahun, cukup mendarah daging," jelas AKBP Wikha, Kamis (21/8/2025).

baca juga
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto [Egi/SuaraBogor]
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto [Egi/SuaraBogor]

Sejak saat itu, setiap pertemuan, baik di lapangan maupun di luar lapangan, selalu sarat dengan ketegangan. Sepak bola tak lagi dimainkan dengan kaki, tapi dengan emosi dan gengsi.

Generasi baru tumbuh dengan narasi bahwa kampung seberang adalah "musuh" yang harus dikalahkan, dengan cara apa pun.

Dendam yang dipendam selama 15 tahun itu akhirnya meledak. Pada 17 Agustus 2025, insiden yang seharusnya bisa diselesaikan dengan kepala dingin, menjadi pemicu pertumpahan darah.

Intimidasi warga Parungsapi yang melintas di Kampung Peteuy, diikuti lemparan batu, sudah cukup untuk menyulut sumbu yang sangat pendek.

Kabar penyerangan itu memicu amarah kolektif. Warga Parungsapi melakukan serangan balasan. Jalanan kampung berubah menjadi arena pertempuran.

Di tengah kekacauan itu, tak ada lagi aturan main, tak ada wasit, yang ada hanyalah amarah buta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buah Hati Jalani Pengobatan Thalasemia, Program JKN Jadi Harapan Vinne

Buah Hati Jalani Pengobatan Thalasemia, Program JKN Jadi Harapan Vinne

Bisnis | Kamis, 21 Agustus 2025 | 11:17 WIB

Warga Bogor Ceritakan Detik-detik Rasakan Getaran Gempa di Darat Bekasi

Warga Bogor Ceritakan Detik-detik Rasakan Getaran Gempa di Darat Bekasi

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 20:36 WIB

Tawuran Antarkampung di Ambon Meletus usai Pelajar Tewas: Belasan Rumah hingga Kantor Desa Dibakar!

Tawuran Antarkampung di Ambon Meletus usai Pelajar Tewas: Belasan Rumah hingga Kantor Desa Dibakar!

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 11:02 WIB

Pemerintah Siapkan Rp 57,7 Triliun untuk Program 3 Juta Rumah

Pemerintah Siapkan Rp 57,7 Triliun untuk Program 3 Juta Rumah

Foto | Rabu, 20 Agustus 2025 | 10:00 WIB

Pemerintah Pusat Bakal Atur Izin Tambang Galian C

Pemerintah Pusat Bakal Atur Izin Tambang Galian C

Foto | Selasa, 19 Agustus 2025 | 21:12 WIB

5 Fakta Kunci Kasus Hilangnya Rahmat Ajiguna di Bogor yang Wajib Kamu Tahu

5 Fakta Kunci Kasus Hilangnya Rahmat Ajiguna di Bogor yang Wajib Kamu Tahu

News | Selasa, 19 Agustus 2025 | 18:15 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×