Berapa UMR Jepang? Mentan Diprotes Titiek Soeharto Bandingkan Harga Beras Indonesia

Sumarni

Minggu, 24 Agustus 2025 | 09:27 WIB
Berapa UMR Jepang? Mentan Diprotes Titiek Soeharto Bandingkan Harga Beras Indonesia
Berapa UMR Jepang? Mentan Amran Sulaiman Diprotes Bandingkan Harga Beras Indonesia (instagram)

Suara.com - Upah Minimum Regional (UMR) di Jepang menjadi sorotan publik Indonesia setelah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membandingkan harga beras di negeri sakura dengan kondisi di Tanah Air.

Dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI pada 21 Agustus 2025, Amran menyebut harga beras di Jepang sudah mencapai Rp100 ribu per kilogram.

Oleh karena itu, kenaikan harga di Indonesia seharusnya tidak perlu terlalu dikhawatirkan.

"Sekarang ini saja baru naik sedikit sudah ribut. Jepang sudah Rp100 ribu per kilo, Bu Ketua, harga beras hari ini," ucap Amran saat menanggapi kritik soal harga beras.

Mentan menilai kenaikan harga beras di Indonesia masih dalam batas wajar karena hanya naik Rp100 per kilogram pada jenis medium maupun premium.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membawa kabar baik yang menyejukkan. Ia menegaskan bahwa kondisi stok pangan nasional Indonesia saat ini sangat aman, bahkan di tengah bayang-bayang El Nino. Foto-Fadil-Suara.com
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Foto-Fadil-Suara.com

Namun perbandingan itu langsung diprotes Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto yang menilai tidak relevan mengingat pendapatan masyarakat Indonesia jauh lebih rendah dibanding Jepang.

"Nggak bisa dibandingkan dengan Jepang. Income per kapita kita juga sudah lain, Pak," tegas Titiek dalam rapat tersebut.

Potongan video perdebatan itu kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu diskusi hangat di kalangan warganet.

Sebagian publik mendukung Titiek dengan alasan bahwa daya beli masyarakat Indonesia tidak bisa disamakan dengan Jepang yang memiliki standar upah jauh lebih tinggi.

baca juga

Data menunjukkan harga beras di Jepang memang sempat melonjak tinggi.

Pada Mei 2025, harga beras di negara tersebut mencapai 5.000 yen atau sekitar Rp500 ribu per 5 kilogram, yang jika dihitung per kilogram mendekati Rp100 ribu.

Krisis beras di Jepang sudah berlangsung sejak tahun lalu akibat gelombang panas ekstrem pada musim panas 2023 yang memengaruhi panen.

Selain itu, faktor lain seperti pembelian panik akibat peringatan bencana alam ikut memperburuk kondisi.

Bahkan pada 29 April 2025, Menteri Pertanian Jepang datang ke Indonesia karena harga beras di negaranya sudah hampir Rp100 ribu per kilogram, tepatnya Rp93 ribu.

Kondisi ini menegaskan bahwa pernyataan Mentan Amran tidak keliru dari sisi data, tetapi konteksnya yang dianggap tidak relevan dengan Indonesia.

Pendapatan per kapita Jepang memang jauh lebih tinggi dibandingkan Indonesia.

Menurut data Bank Dunia terbaru, pendapatan per kapita Jepang mencapai USD 39.000 per tahun.

Di sisi lain, pendapatan Indonesia masih berada di kisaran USD 4.000-5.000 per tahun.

Jika dihitung, harga beras Rp100 ribu per kilogram di Jepang hanya setara 2-3 persen dari pendapatan harian warga mereka.

Sementara harga beras Rp15-16 ribu per kilogram di Indonesia bisa menyerap porsi cukup besar dari pendapatan masyarakat kelas menengah ke bawah.

ilustrasi WNI di Negara Jepang
ilustrasi Negara Jepang. [Istimewa]

Perbedaan ini membuat perbandingan yang dilakukan Mentan Amran dipandang kurang adil bagi masyarakat Indonesia.

Untuk memahami konteks lebih jauh, perlu melihat standar upah minimum di Jepang yang dikenal dengan sebutan minimum wage.

UMR di Jepang dihitung per jam dan berbeda di setiap prefektur.

Rata-rata upah minimum nasional pada 2024 tercatat 1.054 yen per jam atau sekitar Rp116 ribu.

Tokyo menjadi wilayah dengan upah minimum tertinggi, yakni 1.163 yen per jam atau sekitar Rp128.471.

Jika dikalkulasi bulanan dengan asumsi 40 jam kerja per minggu, maka pekerja di Tokyo bisa mengantongi sekitar Rp20,5 juta.

Prefektur Kanagawa memiliki upah minimum 1.162 yen per jam atau Rp128.361.

Sementara di Osaka, upah minimum per jam mencapai 1.114 yen atau sekitar Rp123.097.

Prefektur dengan upah minimum terendah adalah Tottori dengan 900 yen per jam atau sekitar Rp99.450.

Dengan rata-rata upah sebesar itu, harga beras Rp100 ribu per kilogram di Jepang tentu tidak terlalu membebani daya beli masyarakat.

Kondisi ini berbeda jauh dengan Indonesia yang UMR bulanannya masih di kisaran Rp3-5 juta tergantung daerah.

Kontributor : Chusnul Chotimah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Titiek Soeharto Blak-blakan Ungkap 'Kenakalan' Masa SMA, Raffi Ahmad Tercengang

Titiek Soeharto Blak-blakan Ungkap 'Kenakalan' Masa SMA, Raffi Ahmad Tercengang

Video | Selasa, 19 Agustus 2025 | 19:35 WIB

Satu Almamater SMA dengan Raffi Ahmad, Terungkap Kenakalan Titiek Soeharto

Satu Almamater SMA dengan Raffi Ahmad, Terungkap Kenakalan Titiek Soeharto

Entertainment | Selasa, 19 Agustus 2025 | 19:46 WIB

Sekjen Kemendagri Minta Pemda Dukung Perum Bulog Realisasikan Program SPHP: Stabilisasi Harga Beras

Sekjen Kemendagri Minta Pemda Dukung Perum Bulog Realisasikan Program SPHP: Stabilisasi Harga Beras

News | Selasa, 19 Agustus 2025 | 16:52 WIB

Video Prabowo Diputar di Sidang Tahunan MPR, Titiek Soeharto Berderai Air Mata!

Video Prabowo Diputar di Sidang Tahunan MPR, Titiek Soeharto Berderai Air Mata!

News | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 12:01 WIB

Beras Murah Masih Minim Disalurkan, Pedagang Pasar Tak Bisa Pakai Aplikasi Jadi Biang Kerok?

Beras Murah Masih Minim Disalurkan, Pedagang Pasar Tak Bisa Pakai Aplikasi Jadi Biang Kerok?

Bisnis | Rabu, 13 Agustus 2025 | 17:37 WIB

Pemerintah Percepat Penyaluran Beras Murah, Harganya Bisa Turun?

Pemerintah Percepat Penyaluran Beras Murah, Harganya Bisa Turun?

Bisnis | Rabu, 13 Agustus 2025 | 16:51 WIB

Terkini

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×