Bahaya Orde Baru Jilid II? Pengamat Peringatkan Ancaman 'Politik Asal Bapak Senang' Era Prabowo

Budi Arista Romadhoni

Senin, 25 Agustus 2025 | 11:36 WIB
Bahaya Orde Baru Jilid II? Pengamat Peringatkan Ancaman 'Politik Asal Bapak Senang' Era Prabowo
Presiden Prabowo Subianto mendadak memangil sejumlah menteri untuk menggelar rapat di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Rapat dilakukan secara maraton dalam beberapa hari. [Akun IG sekretariat.kabinet]

Suara.com - Bayang-bayang masa lalu Orde Baru kembali mengemuka jelang pelantikan pemerintahan baru.

Pengamat politik Ray Rangkuti secara tajam menyoroti potensi bangkitnya kembali budaya politik "Asal Bapak Senang" (ABS) di era kepemimpinan Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Kekhawatiran ini bukan tanpa alasan.

Menurut Ray, merapatnya hampir semua kekuatan politik ke barisan pemerintah menciptakan sebuah kekosongan pengawasan yang serius, membuka jalan bagi para "pembisik" di lingkaran kekuasaan untuk menyajikan laporan yang hanya menyenangkan presiden.

Fenomena ini, menurut Ray, sangat identik dengan kultur politik di era Orde Baru yang sentralistis dan minim kritik. Tanpa adanya oposisi yang vokal dan kritis di parlemen, presiden berisiko terisolasi dari realitas pahit yang dihadapi rakyat.

"Jika tidak ada oposisi yang kuat, presiden bisa hanya menerima masukan yang bersifat 'Asal Bapak Senang' seperti yang dulu terjadi di era Orde Baru," ujar Ray Rangkuti dalam sebuah diskusi di podcast Forum Keadilan TV dikutip pada Senin (25/8/2025).

Kondisi ini menciptakan sebuah ironi demokrasi. Di satu sisi, pemerintah memiliki legitimasi kuat dari hasil pemilu.

Di sisi lain, absennya kekuatan penyeimbang membuat mekanisme check and balances menjadi mandul.

Akibatnya, setiap kebijakan yang diambil berpotensi jauh dari pengawasan publik dan rentan terhadap kesalahan fatal.

baca juga
Tangkapan layar video Pengamat Politik Ray Rangkuti di Podcast Forum Keadilan TV. [YouTube]
Tangkapan layar video Pengamat Politik Ray Rangkuti di Podcast Forum Keadilan TV. [YouTube]

Ray Rangkuti memperingatkan, jika skenario ini terus berlanjut, maka setiap kegagalan yang terjadi di masa depan akan menjadi tanggung jawab penuh internal pemerintah.

Tidak akan ada lagi pihak yang bisa dijadikan "kambing hitam" atau dikritik karena lalai mengawasi.

"Jika pemerintah ini tidak berhasil, kegagalan itu murni kegagalan internal. Karena tidak ada lagi pihak yang mengawasi," tambahnya dengan nada tegas.

Lebih jauh, ia melihat gejala yang sudah mulai tampak saat ini, di mana pemerintah baru bergerak atau mengubah kebijakan setelah suatu isu menjadi viral dan menuai kecaman luas di media sosial.

Ini adalah sinyal bahwa kanal-kanal aspirasi formal seperti parlemen tidak lagi berfungsi efektif. Presiden terpaksa turun tangan setelah "kebakaran" terjadi akibat tekanan publik digital.

"Proses ini sangat melelahkan karena harus menunggu reaksi publik terlebih dahulu," katanya.

Dalam situasi kebuntuan politik formal ini, Ray Rangkuti menaruh harapan besar pada kekuatan masyarakat sipil sebagai oposisi independen.

Dengan kekuatan teknologi dan media sosial, warga kini memiliki panggung untuk menyuarakan kritik, mengawal kebijakan, dan memastikan pemerintah tetap berada di jalur yang benar.

Kekuatan "netizen" dianggap menjadi benteng terakhir untuk mencegah Indonesia kembali terperosok ke dalam budaya politik ABS yang bisa merusak sendi-sendi demokrasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Prabowo Melepas Pulau Layang-Layang ke Malaysia?

CEK FAKTA: Prabowo Melepas Pulau Layang-Layang ke Malaysia?

News | Minggu, 24 Agustus 2025 | 20:48 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Prabowo Bagikan Uang untuk Rayakan HUT ke-80 RI?

CEK FAKTA: Benarkah Prabowo Bagikan Uang untuk Rayakan HUT ke-80 RI?

News | Minggu, 24 Agustus 2025 | 19:55 WIB

Presiden Prabowo Cium Tangan Ma'ruf Amin Saat Menyambanginya, Ini Isi Obrolannya

Presiden Prabowo Cium Tangan Ma'ruf Amin Saat Menyambanginya, Ini Isi Obrolannya

News | Minggu, 24 Agustus 2025 | 18:27 WIB

Terkini

Pabrik BYD di Subang Didemo Warga, Menperin: Bukan Urusan Kemenperin

Pabrik BYD di Subang Didemo Warga, Menperin: Bukan Urusan Kemenperin

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Produsen Bihun Teriak, Harga Beras Pecah di Dalam Negeri Mahal

Produsen Bihun Teriak, Harga Beras Pecah di Dalam Negeri Mahal

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:32 WIB

Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara

Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:32 WIB

POCO X8 dan C95 Pro Meluncur, Bawa Baterai Jumbo hingga 8.340 mAh, Harga Mulai Rp3 Jutaan

POCO X8 dan C95 Pro Meluncur, Bawa Baterai Jumbo hingga 8.340 mAh, Harga Mulai Rp3 Jutaan

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:31 WIB

Segarkan Kulit Kusam! 4 Pilihan Masker Semangka untuk Wajah Cerah Berseri

Segarkan Kulit Kusam! 4 Pilihan Masker Semangka untuk Wajah Cerah Berseri

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Situasi Geopolitik Memanas, Menpar Sebut Masyarakat Butuh Ketenangan Lewat Wisata Kebugaran

Situasi Geopolitik Memanas, Menpar Sebut Masyarakat Butuh Ketenangan Lewat Wisata Kebugaran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:28 WIB

Proteksi Impor Mulai Berbuah Hasil, Industri Keramik dan Tekstil RI Menguat

Proteksi Impor Mulai Berbuah Hasil, Industri Keramik dan Tekstil RI Menguat

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:26 WIB

OJK Ungkap Kelanjutan Kasus Gagal Bayar DSI

OJK Ungkap Kelanjutan Kasus Gagal Bayar DSI

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:16 WIB

JK Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda

JK Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Tayang 4 November, Intip Sinopsis Drakor Fantasi The Remarried Empress

Tayang 4 November, Intip Sinopsis Drakor Fantasi The Remarried Empress

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:15 WIB

×