Susul UI Undang Peter Berkowitz Jadi Pembicara, NU Tuai Kecaman Warganet: Netanyahu United!

Yohanes Endra

Selasa, 26 Agustus 2025 | 06:00 WIB
Susul UI Undang Peter Berkowitz Jadi Pembicara, NU Tuai Kecaman Warganet: Netanyahu United!
Usai UI, NU juga undang Peter Berkowitz sebagai pembicara (X)

Suara.com - Universitas Indonesia (UI) mendapat sorotan tajam setelah mengundang akademisi pro-Israel, Peter Berkowitz, sebagai pembicara dalam kegiatan Pengenalan Sistem Akademik Universitas (PSAU) pada 23 Agustus 2025.

Keputusan ini menuai kecaman dari berbagai pihak yang menilai undangan tersebut tidak sensitif terhadap situasi geopolitik, khususnya terkait konflik Israel-Palestina.

Peter Berkowitz diketahui memiliki rekam jejak mendukung agresi Israel terhadap Palestina dan kerap menulis artikel yang mengecam pihak-pihak yang mengkritik Israel, termasuk mahasiswa dan universitas.

Ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Perencanaan Kebijakan di bawah pemerintahan Donald Trump, yang dikenal dengan kebijakan pro-Israel-nya.

Selain di UI, belakangan diketahui bahwa Peter Berkowitz juga sempat diundang oleh organisasi keagamaan Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU), dalam sebuah seminar.

Sebagai organisasi keagamaan Islam terbesar di Indonesia, keputusan NU ini dinilai kontroversial karena bertentangan dengan solidaritas terhadap Palestina yang selama ini menjadi bagian dari sikap umat Islam di Tanah Air.

Kabar tersebut mencuat pertama kali melalui akun X @kastratofe.

“Peter Berkowitz, bek Zionis dan Israel yang berbicara pada hari orientasi UI, mengungkapkan bahwa ia diundang oleh Nahdlatul Ulama (NU) untuk sebuah seminar tentang "pemikiran politik barat" satu minggu sebelum ia berbicara di UI,” tulis akun tersebut dikutip pada Senin, 25 Agustus 2025.

Kabar tersebut lalu menyeret nama Yahya Cholil Staquf yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

baca juga

Pada 2018 lalu, Yahya Cholil Staquf juga sempat dikecam karena mengunjungi Israel sebagai tamu Komite Yahudi Amerika.

Sementara itu, Peter Berkowitz melalui sebuah artikel yang ditulisnya, ia memaparkan pengalamannya saat memberikan seminar di depan anggota NU.

Melalui artikel berjudul “Teaching Western Political Thought in Indonesia” yang terbit pada Minggu, 25 Agustus 2025, Peter Berkowitz mengatakan bahwa ia mengisi seminar di Indonesia sehari sebelum HUT RI.

Peter Berkowitz diundang NU jadi pengisi seminar
Peter Berkowitz diundang NU jadi pengisi seminar

Ia menyebut bahwa seminar tersebut terdiri dari empat sesi dengan durasi total tiga jam yang membahas sejarah pemikiran politik Barat.

Peserta seminar sekitar 25 anggota dari Nahdlatul Ulama (NU). Selain anggota NU, ada juga peserta seminar lain yakni profesor universitas, jurnalis surat kabar, kepala sekolah asrama NU, dan banyak lagi.

“Seminar saya memberikan gambaran umum tentang pemikiran politik Barat dan memperkenalkan beberapa karya besar tradisi tersebut, ide-ide pokoknya, dan ketegangan yang tetap ada,” tulis Peter Berkowitz dalam artikelnya.

Seminar pertama membahas perbedaan antara pemikiran politik kuno dan modern tentang tujuan utama politik.

Seminar kedua fokus pada pemikiran John Locke abad ke-17 tentang dasar pemerintahan yang adil dan kebebasan modern.

Dalam seminar ketiga, Berkowitz mengulas tradisi politik Amerika yang menjadi acuan sistem demokrasi di berbagai negara.

Sedangkan seminar keempat menyentuh aspek kerugian yang timbul dari kebebasan dan demokrasi itu sendiri.

Fakta bahwa akademisi pro-Israel diundang tidak hanya oleh UI, tetapi juga oleh NU, mengundang perdebatan lebih luas mengenai konsistensi sikap lembaga-lembaga besar di Indonesia terhadap isu Palestina.

Kritik tajam pun mengalir dari warganet di medi sosial.

“NU kudu diwaspadai sih, dengan mengundang zionist dan membubar-bubarkan pengajian lain, kelakuan yg agak mencurigakan,” kata akun @bakm***

“NU sekarang jadi Netanyahu United,” kata akun @baby***

“Zionist masuk UI & NU lewat seminar ‘Western political thought’. Akademik? Apakah bener2 soal akademik, atau ada agenda lain di balik ‘Western political thought’ ini?” komentar akun @alph***

“Oh pantas lah kalo begitu, mereka memang antek zionist berkedok Ormas islam,” ujar akun @rully***

Kontributor : Rizka Utami

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tuai Kritik usai Undang Akademisi Pro Israel Peter Berkowitz, UI Normalisasi Kejahatan Kemanusiaan?

Tuai Kritik usai Undang Akademisi Pro Israel Peter Berkowitz, UI Normalisasi Kejahatan Kemanusiaan?

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 13:52 WIB

UI Undang Akademisi Pro-Israel, Netizen Geram! Ini Klarifikasi Universitas Indonesia

UI Undang Akademisi Pro-Israel, Netizen Geram! Ini Klarifikasi Universitas Indonesia

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 10:47 WIB

Tuai Kecaman Usai Hadirkan Akademisi Pro-Israel Sebagai Pembicara, Pihak UI Akui Khilaf

Tuai Kecaman Usai Hadirkan Akademisi Pro-Israel Sebagai Pembicara, Pihak UI Akui Khilaf

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 08:35 WIB

Dikecam Publik, UI Minta Maaf Undang Peter Berkowitz, Akademisi Pro-Israel di Acara Mahasiswa Baru

Dikecam Publik, UI Minta Maaf Undang Peter Berkowitz, Akademisi Pro-Israel di Acara Mahasiswa Baru

News | Minggu, 24 Agustus 2025 | 20:36 WIB

Sarbumusi Usai Bertemu Dasco: Belum Ada Kesepakatan Soal Nasib Sopir, Kami Minta Komitmen Tertulis

Sarbumusi Usai Bertemu Dasco: Belum Ada Kesepakatan Soal Nasib Sopir, Kami Minta Komitmen Tertulis

Bisnis | Rabu, 06 Agustus 2025 | 18:31 WIB

Terkini

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

×