Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Sarbumusi Usai Bertemu Dasco: Belum Ada Kesepakatan Soal Nasib Sopir, Kami Minta Komitmen Tertulis

M Nurhadi

Rabu, 06 Agustus 2025 | 18:31 WIB
Sarbumusi Usai Bertemu Dasco: Belum Ada Kesepakatan Soal Nasib Sopir, Kami Minta Komitmen Tertulis
Irham Ali Saifuddin, Presiden Sarbumusi (kanan) serta Ketua Umum RBPI Ika Rostianti di sela-sela pertemuan dengan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, Senin (4/8/2025). [dok Sarbumusi]

Suara.com - Sarbumusi NU mengungkap fakta bahwa sebenarnya belum ada kesepakatan dengan DPR mengenai nasib sopir truk, setelah pertemuan dengan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Senin (4/8) awal pekan ini.

Dialog antara perwakilan pengemudi dengan DPR RI mengenai nasib para sopir di Indonesia, ternyata masih berjalan alot.

Sebelumnya, Dasco menuturkan bahwa tim bersama akan dibentuk guna pemenuhan aspirasi para sopir dan pengusaha logistik di tengah pelarangan truk ODOL berkendara di jalanan.

Presiden Sarikat Buruh Muslimin Indonesia Nahdlatul Ulama atau Sarbumusi NU, Irham Ali Saifuddin, menegaskan belum ada satu pun kesepakatan yang tercapai seusai pertemuan pihaknya dengan Dasco.

Dia menuturkan, masih menunggu adanya komitmen hitam di atas putih dari pemerintah sebelum memutuskan untuk terlibat dalam tim perumus kebijakan yang akan mengatur sektor transportasi pengemudi.

Meskipun ada tawaran dan permintaan maaf dari pimpinan DPR, Sarbumusi memilih untuk menahan diri hingga ada kejelasan substansi yang akan diperjuangkan.

"Pak Dasco sempat meminta maaf ke kami dan menawarkan kami untuk masuk tim perumus kebijakan. Secara prinsip kami tidak keberatan. Tapi kami belum membuat kesepakatan apapun," kata Irham, Rabu (5/8/2025).

Sikap hati-hati ini bukan tanpa alasan. Irham menegaskan, pihaknya menginginkan jaminan hukum yang kuat serta perlindungan yang komprehensif bagi para sopir.

Dia mengatakan, perlindungan itu harus hitam di atas putih dan berkekuatan hukum tetap, baik itu dalam bentuk rancangan undang-undang (RUU), peraturan pemerintah (PP), maupun produk hukum lainnya. Hal ini menjadi syarat mutlak sebelum mereka melangkah lebih jauh.

baca juga

"Sebelum masuk tim, kami ingin mendapatkan kesepakatan tertulis beberapa hal. Di antaranya, harus dipastikan bahwa RUU atau PP atau aturan apapun itu harus memastikan klausul perlindungan bagi sopir, jaminan sosial, dan inklusi hak-hak mereka sebagai pekerja," tegasnya.

Selain jaminan substansi, Irham juga menyoroti masalah representasi dalam tim perumus yang rencananya akan dibentuk oleh DPR dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Ia meminta agar Federasi RBPI Sarbumusi NU, yang mengklaim mewakili suara mayoritas sopir yang turun ke jalan, diberi peran sentral untuk memimpin tim tersebut, bukan sekadar menjadi pelengkap.

"Karena kami adalah gerakan besar, kami ingin nge-lead tim ini. Bukan kelompok sopir yang diundang di pagi hari. Karena kami mendapatkan masukan dari kawan-kawan sopir di seluruh Indonesia yang ikut aksi beberapa waktu lalu bahwa organisasi sopir yang diundang DPR dan Menhub pagi hari kemarin tidak mewakili mereka," ujarnya.

Kekecewaan ini muncul setelah DPR dan Kemenhub menggelar pertemuan dengan kelompok sopir lain tanpa melibatkan perwakilan dari Federasi RBPI Sarbumusi NU, yang selama ini aktif mengorganisir aksi massa.

"Kami ungkapkan kekecewaan karena DPR dan Kemenhub membuat pertemuan dengan sopir truk tapi tidak ada di antara kami. Padahal pihak pengemudi yang diundang tidak pernah ikut aksi," tegas Irham.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Herman Khaeron: Pengibaran Bendera Anime Tak Relevan di Bulan Agustus

Herman Khaeron: Pengibaran Bendera Anime Tak Relevan di Bulan Agustus

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 18:04 WIB

Wamendag Sanggah Bendera 'One Piece' Ganggu Omzet Pedagang

Wamendag Sanggah Bendera 'One Piece' Ganggu Omzet Pedagang

Bisnis | Rabu, 06 Agustus 2025 | 17:56 WIB

Aparat Copot Bendera One Piece di Jaksel, Picu Debat Panas Soal Aturan dan Kebebasan Berekspresi

Aparat Copot Bendera One Piece di Jaksel, Picu Debat Panas Soal Aturan dan Kebebasan Berekspresi

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 17:51 WIB

Komnas HAM Buka Suara Soal Bendera One Piece: Bagian Kebebasan Berekspresi, Negara Harus Menjamin

Komnas HAM Buka Suara Soal Bendera One Piece: Bagian Kebebasan Berekspresi, Negara Harus Menjamin

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 17:37 WIB

Bukan One Piece, Ini 5 Bendera yang Dilarang Berkibar di Indonesia

Bukan One Piece, Ini 5 Bendera yang Dilarang Berkibar di Indonesia

Lifestyle | Rabu, 06 Agustus 2025 | 16:58 WIB

Bendera One Piece Berkibar Jelang HUT RI, Saat Budaya Pop Jadi Simbol Perlawanan dan Kritik Sosial

Bendera One Piece Berkibar Jelang HUT RI, Saat Budaya Pop Jadi Simbol Perlawanan dan Kritik Sosial

Your Say | Rabu, 06 Agustus 2025 | 16:15 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×