CEK FAKTA: Benarkah ASI Bisa Menggantikan Imunisasi Campak dan Polio?

Denada S Putri

Rabu, 27 Agustus 2025 | 19:24 WIB
CEK FAKTA: Benarkah ASI Bisa Menggantikan Imunisasi Campak dan Polio?
Ilustrasi ASI (Air Susu Ibu), ASIP (Air Susu Ibu Perah). (Pexels/Sarah Chai)

Suara.com - Sebuah video di TikTok dengan akun “habib_muhammad_assegaf” mengklaim bahwa imunisasi tidak perlu dilakukan karena sudah bisa digantikan oleh Air Susu Ibu (ASI).

Video yang diunggah pada Rabu, 4 Juni 2025 itu menyebut imunisasi hanya membawa dampak negatif dan tidak bermanfaat bagi anak.

Dalam narasinya, ia menyatakan:

“Imunisasi, apa yang bermacam-macam, tidak perlu ikut-ikutan. Kenapa? Banyak dampak negatifnya daripada manfaatnya. Imunisasi yang terbaik untuk anak kita adalah air susu ibu. Anak kamu itu disusui sendiri sehat, Bu. Dahulu itu tidak ada imunisasi-imunisasi. Sehat-sehat saja manusianya...”

Hingga Senin, 25 Agustus 2025, video tersebut sudah ditonton luas dengan lebih dari 52.600 tanda suka, 2.542 komentar, dan 23.700 kali dibagikan.

Namun, benarkah ASI bisa menggantikan vaksin campak dan polio?

Fakta yang Sebenarnya

Melansir dari TurnBackHoax.id, tim pemeriksa fakta menemukan penryataan bahwa ASI tidak bisa menggantikan imunisasi.

Menurut UNICEF, ASI memang penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh bayi terhadap infeksi, tetapi tidak dapat memberikan perlindungan spesifik terhadap penyakit tertentu.

baca juga

Perlindungan spesifik terhadap penyakit seperti campak dan polio hanya bisa diperoleh melalui imunisasi lengkap.
Efek samping vaksin sangat jarang dan umumnya ringan.

Data WHO menunjukkan, vaksin campak (MR/MMR) bisa menimbulkan efek samping ringan seperti demam atau ruam dalam 1–2 hari.

Efek serius seperti reaksi alergi berat (anafilaksis) sangat jarang terjadi, yakni hanya 3,5–10 kasus per satu juta dosis vaksin.

Vaksin polio jenis suntik (IPV) juga hanya menimbulkan efek ringan, misalnya kemerahan atau nyeri di lokasi suntikan, yang hilang dalam 2–3 hari. Hingga kini, belum ditemukan efek samping berat dari vaksin polio jenis ini.

Risiko penyakit meningkat jika imunisasi rendah.

WHO mencatat, wilayah dengan cakupan vaksinasi rendah rentan mengalami wabah campak setiap 2–3 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Heboh Uang Pecahan Rp250.000 Rayakan HUT RI ke-80

CEK FAKTA: Heboh Uang Pecahan Rp250.000 Rayakan HUT RI ke-80

Bisnis | Rabu, 27 Agustus 2025 | 11:37 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Wanita Aceh Minta Aceh Merdeka di Parlemen Eropa?

CEK FAKTA: Benarkah Wanita Aceh Minta Aceh Merdeka di Parlemen Eropa?

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 20:54 WIB

CEK FAKTA: Biaya Admin Mandiri, BRI, BNI, dan BTN Naik

CEK FAKTA: Biaya Admin Mandiri, BRI, BNI, dan BTN Naik

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 18:10 WIB

Terkini

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

×