Dokter Spesialis Langka di Daerah Terpencil? Pemerintah Siapkan Jurus Jitu Ini

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Rabu, 27 Agustus 2025 | 23:00 WIB
Dokter Spesialis Langka di Daerah Terpencil? Pemerintah Siapkan Jurus Jitu Ini
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengungkapkan pemerintah melakukan sejumlah langkah-langkah untuk kesediaan dokter spesialis di daerah terpencil. [Ist]

Suara.com - Ketimpangan distribusi dokter spesialis antara kota besar dan daerah terpencil masih menjadi tantangan fundamental dalam sistem layanan kesehatan nasional. 

Menyadari urgensi ini, pemerintah menyiapkan serangkaian strategi komprehensif yang mencakup pemanfaatan teknologi, kebijakan afirmatif, hingga insentif finansial untuk menutup kesenjangan tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menekankan bahwa inovasi teknologi harus menjadi tulang punggung dalam ekosistem kesehatan modern. 

Menurutnya, teknologi digital dapat mendobrak batasan geografis, memungkinkan jangkauan layanan medis menjadi lebih luas.

“Kita harus memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan, dan kualitas daya jangkau, jadi dokter bisa hadir di mana-mana tidak hanya secara fisik, tetapi juga hadir melalui bantuan teknologi,” ujar Pratikno dalam keterangannya, Rabu (27/8/2025).

Selain solusi teknologi, pemerintah juga merancang kebijakan afirmatif yang menargetkan langsung masalah ketimpangan geografis. 

Strategi ini mencakup penyiapan paket pendidikan kedokteran khusus di daerah-daerah terpencil serta penyediaan insentif yang menarik, baik bagi dokter spesialis yang sudah bertugas maupun bagi calon dokter yang sedang menempuh pendidikan.

Lebih dari sekadar isu pemerataan, Pratikno menyoroti potensi ekonomi signifikan dari percepatan pemenuhan kebutuhan dokter spesialis. 

Dengan pertumbuhan belanja kesehatan masyarakat yang melampaui Produk Domestik Bruto (PDB), sektor kesehatan dinilai mampu menjadi motor penggerak ekonomi baru melalui pengembangan health tourism. 

baca juga

Oleh karena itu, sistem pendidikan kedokteran harus dirancang untuk memberikan dampak ganda: peningkatan kualitas layanan dan akselerasi pertumbuhan ekonomi.

Untuk merealisasikan visi ini, Pratikno menegaskan bahwa kolaborasi dengan pemerintah daerah (pemda) adalah kunci mutlak. 

Pemda diharapkan menjadi mitra strategis dalam mendukung distribusi dokter, menyediakan fasilitas yang memadai, dan menjamin keberlanjutan program insentif di wilayah masing-masing.

Ia berharap, sistem pendidikan kedokteran di masa depan tidak hanya mencetak tenaga medis, tetapi juga pemimpin, inovator, bahkan wirausahawan medis yang dapat memberi dampak luas bagi masyarakat.

"Mimpi besar tadi tidak bisa jalan kalau tidak ada kolaborasi. Kalau kita bersatu kita menemukan kekuatan, dengan kolaborasi kita menemukan solusi. Waktunya sekarang, kita mulai sekarang, secepat-cepatnya karena kita butuh banyak, kita butuh sekarang, kita butuh dimana-mana," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko Pratikno Akui Indonesia Krisis Dokter Spesialis, Target Tambah 70.000 di 2032

Menko Pratikno Akui Indonesia Krisis Dokter Spesialis, Target Tambah 70.000 di 2032

News | Rabu, 27 Agustus 2025 | 19:21 WIB

Butuh Waktu 35 Tahun, Bagaimana Cara RI Hadapi Krisis 70 Ribu Dokter Spesialis?

Butuh Waktu 35 Tahun, Bagaimana Cara RI Hadapi Krisis 70 Ribu Dokter Spesialis?

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 22:19 WIB

Hospital-Based vs University-Based: Perang Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia?

Hospital-Based vs University-Based: Perang Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia?

News | Selasa, 19 Agustus 2025 | 05:51 WIB

Terkini

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:04 WIB

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:57 WIB

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

×