Beda Profil Affan Kurniawan dan Umar Amarudin yang Dilindas Rantis Brimob

Ruth Meliana

Jum'at, 29 Agustus 2025 | 16:34 WIB
Beda Profil Affan Kurniawan dan Umar Amarudin yang Dilindas Rantis Brimob
kolase Affan Kurniawan dan Umar Amarudin (X.com)
Kesimpulan
  • Affan Kurniawan dan Umar Ammarudin menjadi korban rantis Brimob pada 28 Agustus 2025.
  • Affan Kurniawan adalah driver ojol dari Gojek, sedangkan Umar Ammarudin berasal dari Grab Indonesia.
  • Nyawa Affan Kurniawan terenggut, sementara Umar Ammarudin sempat kritis.

Suara.com - Kejadian yang baru saja ramai di media sosial menyita perhatian banyak orang. Dalam sebuah video, tampak seorang pengemudi ojek online yang dilindas rantis Brimob.

Hal ini memicu kemarahan publik secara luas. Namun tahukah Anda bahwa ada dua orang pengemudi ojol yang mengalami kejadian ini? Beda profil Affan Kurniawan dan Umar Ammarudin yang dilindas rantis Brimob bisa Anda cermati di sini.

Sebagai disclaimer, artikel ini tidak dimaksudkan untuk menyinggung pihak manapun yang terkait dengan kejadian tersebut. Tulisan ini bermaksud mengangkat profil korban kericuhan setelah demo yang terjadi beberapa waktu lalu.

Dua Korban Mobil Rantis Brimob

Mengacu pada banyak sumber di media sosial, ternyata terdapat dua pengemudi ojek online yang menjadi korban akibat dilindas kendaraan taktis milik Brimob pada 28 Agustus 2025 lalu.

Satu orang dinyatakan meninggal dunia, dan satu orang lain dinyatakan mengalami patah kaki dan dirawat di Rumah Sakit Pelni Jakarta Barat.

Disampaikan oleh Ketua Serikat Pekerja Angkutan indonesia, Lily Pujiati, korban yang meninggal dunia adalah Affan Kurniawan.

Sementara itu, korban yang mengalami patah tulang dilaporkan bernama Moh Umar Amarudin. Hal ini disadur dari laporan di tempo.com yang dirilis baru-baru ini.

Profil Affan Kurniawan

Keluarga besar ojek online yang ada di daerah Jakarta turut mengantarkan jenazah almarhum ke peristirahatan terakhirnya, dengan pawai mengiringi mobil jenazah. Keluarga yang ditinggalkan diselimuti duka, sebab Affan merupakan tulang punggung keluarga.

Affan merupakan seorang pria berusia 21 tahun, yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online di GoJek. Ia dikenal rajin dalam bekerja, sebab pukul 06.00 WIB biasanya sudah meninggalkan rumah dan berangkat untuk mencari pesanan.

Duka yang membekas pada keluarga tidak hanya karena kehilangan salah satu anggota keluarga yang dicintai, namun juga kehilangan tulang punggung yang selama ini menopang kehidupan.

Disampaikan oleh salah satu rekan pengemudi ojek online, Affan ternyata tidak sedang turut dalam demonstrasi Kamis lalu. Ia justru sedang mengantarkan pesanan makanan dan sedang menyeberang. Rantis Brimob kemudian melintas dan melindas almarhum.

Profil Moh Umar Amarudin

Umar Amarudin sendiri dilaporkan masih dirawat di rumah sakit dan terus mendapatkan tindakan yang diperlukan. Umar diketahui berasal dari Desa Cikidang, Sukabumi.

Dari pihak keluarga sendiri mengaku telah mendapatkan penjelasan langsung dari aparat serta perwakilan daerah Sukabumi yang datang ke Jakarta untuk membantu menyelesaikan persoalan administrasi, dan memastikan penanganan medis berjalan lancar.

Tidak banyak yang diketahui mengenai informasi pribadi Umar, selain bahwa profesinya adalah sebagai pengemudi ojek online di Grab Indonesia.

Hal ini dikonfirmasi oleh pihak Grab Indonesia, yang membenarkan bahwa salah seorang mitra driver dilarikan ke rumah sakit setelah menjadi korban kejadian tersebut. Kondisinya diketahui sempat kritis, namun belakangan dikabarkan bahwa sudah membaik dan lebih stabil.

Demo Berlanjut

Demonstrasi besar sebenarnya hanya direncanakan pada hari Kamis, 28 Agustus 2025 lalu. Namun karena kejadian ini, demo lanjutan ternyata juga dilaksanakan.

BEM SI Kerakyatan akan melakukan demo sebagai respon atas driver ojol yang dilindas mobil milik Brimob.

Dengan mengusung Indonesia Cemas 2025, demo ini dilakukan lewat musyawarah konsolidasi, yang dipicu dari kejadian yang memakan dua korban pengemudi ojek online pada Kamis malam lalu.

Terdapat tiga opsi lokasi yang akan digunakan, pertama Mako Brimob, kemudian Mabes Polri, dan ketiga Polda Metro Jaya.

Itu tadi sedikit penjelasan beda profil Affan Kurniawan dan Umar Amarudin yang dilindas rantis Brimob. Ucapan duka cita turut disampaikan oleh tim Suara.com semoga hal ini dapat menemukan titik terang dan keadilan untuk pelaku dan keluarga korban.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Polisi Pembunuh!' Teriakan Mahasiswa Guncang Mapolda Metro Jaya Tuntut Keadilan Affan Kurniawan

'Polisi Pembunuh!' Teriakan Mahasiswa Guncang Mapolda Metro Jaya Tuntut Keadilan Affan Kurniawan

News | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 16:16 WIB

Berapa Berat Mobil Rantis Brimob? Viral Lindas Ojol hingga Tewas

Berapa Berat Mobil Rantis Brimob? Viral Lindas Ojol hingga Tewas

Lifestyle | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 16:16 WIB

TV Nasional Bungkam, Rich Brian Lantang Suarakan Kebobrokan yang Terjadi di Indonesia

TV Nasional Bungkam, Rich Brian Lantang Suarakan Kebobrokan yang Terjadi di Indonesia

News | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 16:20 WIB

Terkini

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:38 WIB

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:33 WIB

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:26 WIB

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:32 WIB

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:33 WIB

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:13 WIB

Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat

Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:58 WIB

Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik

Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:50 WIB

MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya

MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:58 WIB

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:44 WIB