Profil dan Karier Gus Irfan: Calon Menteri Haji, Cucu Pendiri NU

M Nurhadi

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 11:30 WIB
Profil dan Karier Gus Irfan: Calon Menteri Haji, Cucu Pendiri NU
Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji), Mochamad Irfan Yusuf. [Kemenag]

Suara.com - Bursa calon Menteri Haji dan Umrah pertama mulai memanas. Kepala Badan Penyelenggara (BP) Haji, Mochamad Irfan Yusuf alias Gus Irfan, menjadi kandidat terkuat.

Ia mendapatkan dukungan dari tokoh Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang. Karier dan kekayaan Gus Irfan pun disorot setelah menjadi kandidat terkuat calon Menteri Haji.

Gus Irfan lahir di Jombang, Jawa Timur. Dia merupakan cucu dari Pendiri NU, Hasyim Asyari. Ayahnya, Yusuf Hasyim ialah putra dari Hasyim Asyari. Tidak heran bila Gus Irfan kental dengan darah pesantren.

Kariernya dimulai dari lingkungan Pesantren Tebuireng, tempat Gus Irfan dibesarkan dan menimba ilmu.

Dia tercatat pernah menjabat sebagai Sekretaris Umum di Pondok Pesantren Tebuireng pada Tahun 1989. Kemudian pada 2006, Gus Irfan didapuk menjadi pemimpin Pesantren Al-Farros.

Gus Irfan Yusuf juga memiliki pengalaman di bidang ekonomi, dengan menjadi Komisaris Utama PT BPR Tebuireng pada periode 1996 sampai 2016. Dia kemudian diangkat menjadi Wakil Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU).

Dengan sederet pengalaman di bidang ekonomi, Gus Irfan tercatat memiliki kekayaan Rp16,26 miliar. Asetnya sebagian besar berupa tanah dan bangunan senilai lebih dari Rp13 miliar, termasuk yang dimanfaatkan sebagai pesantren.

Pada 2018, Gus Irfan Yusuf menjajal pengalamannya dengan terjun di dunia politik. Kala itu, dia didapuk menjadi juru bicara pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Setelah itu kariernya di politik semakin mocer. Bergabung dengan Partai Gerindra, Gus Irfan Yusuf maju sebagai calon anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur VIII dan terpilih untuk duduk di Senayan.

baca juga

Dari segi pendidikan, Gus Irfan tak kalah moncer. Setelah menamatkan S-1 dan S-2 di Universitas Brawijaya Malang, dia melanjutkan studi Doktoral Manajemen Pendidikan Islam di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan baru saja lulus pada Februari 2025 lalu.

Transformasi BP Haji

Gagasan mengubah BP Haji menjadi kementerian sudah lama bergulir. Alasannya, Indonesia adalah negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia sehingga memerlukan pengelolaan yang lebih fokus dan berdaulat.

Selama ini, urusan haji berada di bawah Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama.

Dengan disahkannya RUU Haji menjadi UU oleh DPR pada 26 Agustus 2025, BP Haji resmi akan menjadi kementerian. Gus Irfan sendiri telah menyatakan kesiapan lembaganya untuk bertransformasi penuh pada tahun 2026.

Flashback Dugaan Korupsi Haji

Sayangnya, transformasi pengelolaan haji ini justru tercoreng dengan dugaan permainan kuota yang menyeret lembaga tersebut, serta merugikan negara hingga Rp1 miliar.

Kasus ini juga menyeret nama pengusaha travel haji dan umrah, Maktour, Fuad Hasan Masyhur.

Penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji resmi diumumkan KPK pada 9 Agustus 2025, hanya dua hari setelah lembaga antirasuah itu meminta keterangan dari mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.

Eskalasi kasus berjalan cepat, pada 11 Agustus 2025, KPK mengumumkan taksiran kerugian negara mencapai Rp1 triliun lebih dan secara resmi mencegah Yaqut serta dua orang lainnya bepergian ke luar negeri.

Dugaan penyelewengan ini juga sejalan dengan temuan Pansus Angket Haji DPR RI, yang menyoroti kejanggalan serius dalam pembagian 20.000 kuota tambahan dari Pemerintah Arab Saudi.

Kementerian Agama saat itu membagi kuota dengan rasio 50:50, yakni 10.000 untuk haji reguler dan 10.000 untuk haji khusus.

Kebijakan ini terang-terangan melanggar Pasal 64 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019, yang secara tegas mengatur bahwa kuota haji khusus hanya sebesar 8 persen, sementara 92 persen sisanya adalah hak jemaah haji reguler.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Kode Keras Istana: Gus Irfan Yusuf Calon Kuat Menteri Haji Pertama? Ini Faktanya

3 Kode Keras Istana: Gus Irfan Yusuf Calon Kuat Menteri Haji Pertama? Ini Faktanya

News | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 11:47 WIB

7 Negara yang Warganya Gak Perlu Antre Haji: Malangnya Jadi WNI, Kuotanya Malah Dikorupsi

7 Negara yang Warganya Gak Perlu Antre Haji: Malangnya Jadi WNI, Kuotanya Malah Dikorupsi

Lifestyle | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 08:00 WIB

Prasetyo Hadi Beri Sinyal, Gus Irfan Yusuf Jadi Kandidat Kuat Menteri Haji Pertama?

Prasetyo Hadi Beri Sinyal, Gus Irfan Yusuf Jadi Kandidat Kuat Menteri Haji Pertama?

News | Kamis, 28 Agustus 2025 | 22:58 WIB

Usai Diperiksa KPK, Bos Maktour Blak-blakan Pertemuan Asosiasi Travel-Pejabat Kemenag: Jumat Berkah!

Usai Diperiksa KPK, Bos Maktour Blak-blakan Pertemuan Asosiasi Travel-Pejabat Kemenag: Jumat Berkah!

News | Kamis, 28 Agustus 2025 | 18:37 WIB

Sosok yang Paling Berpeluang Jadi Menteri Haji Prabowo: Siapa Dia?

Sosok yang Paling Berpeluang Jadi Menteri Haji Prabowo: Siapa Dia?

News | Kamis, 28 Agustus 2025 | 16:53 WIB

Skandal Kuota Haji Rp 1 Triliun, Apa Peran Bos Travel Raksasa Maktour Fuad Hasan Masyhur?

Skandal Kuota Haji Rp 1 Triliun, Apa Peran Bos Travel Raksasa Maktour Fuad Hasan Masyhur?

News | Kamis, 28 Agustus 2025 | 13:17 WIB

Terkini

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 01:16 WIB

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:55 WIB

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:19 WIB

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:00 WIB

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:38 WIB

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:55 WIB

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

×