Eks Menteri Desak Prabowo: 'Perkenankan Rakyat Masuk Rumah Perwakilannya'

M Nurhadi

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 13:13 WIB
Eks Menteri Desak Prabowo: 'Perkenankan Rakyat Masuk Rumah Perwakilannya'
Personel polisi menghalau pengunjuk rasa saat menggelar aksi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (28/8/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik

Suara.com - Di tengah memanasnya aksi demonstrasi yang berlangsung pada 28-29 Agustus, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, muncul dengan seruan kuat yang ditujukan langsung kepada pucuk pimpinan negara.

Melalui serangkaian cuitan di akun media sosial X (sebelumnya Twitter) miliknya, Susi mendesak Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengambil langkah de-eskalasi dengan menghentikan penggunaan gas air mata dan membuka gerbang Gedung DPR RI bagi para demonstran.

Sikapnya yang lugas dan berani ini sontak menjadi sorotan publik, menempatkannya sebagai salah satu figur publik yang vokal menyuarakan aspirasi di tengah ketegangan sosial.

Permohonan Langsung kepada Presiden dan Kapolri

Dalam unggahan pertamanya, Susi Pudjiastuti secara langsung memohon kepada Presiden dan Kapolri untuk mengubah pendekatan aparat keamanan di lapangan. Ia meminta agar tindakan represif dihentikan dan diganti dengan dialog.

"Pak Presiden @prabowo Pak Kapolri @ListyoSigitP mohon perintahkan segera hentikan penggunaan gas airmata dan perkenakan rakyat masuk rumah perwakilannya," tulis Susi dalam cuitannya yang diunggah pada Kamis (29/8).

Permintaan ini ia dasari dengan keyakinan bahwa rakyat masih menaruh kepercayaan pada kepemimpinan Presiden Prabowo.

Menurutnya, dengan membuka pintu dialog di Gedung DPR, potensi kerusakan fasilitas umum lainnya justru bisa diminimalisir.

"Saya percaya Rakyat masih percaya kepemimpinan Bapak Presiden @prabowo mohon Bapak perkenankan mereka masuk ke rumah perwakilan mereka (bisa mengurangi kerusakan fasilitas umum lainnya)," lanjutnya dalam cuitan terpisah.

Tak berhenti di situ, Susi juga melayangkan masukan kepada Ketua DPR RI, Puan Maharani, dan seluruh anggota dewan. Ia mengajak para wakil rakyat untuk menunjukkan empati dan keberpihakan mereka kepada konstituen yang telah memberikan amanah.

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Susi Pudjiastuti. (Twitter)
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Susi Pudjiastuti. (Twitter)

Susi mendesak Puan Maharani untuk mengumpulkan seluruh anggota dewan dan menemui para demonstran secara langsung di dalam gedung parlemen.

“Dearest Mbak Puan, kumpulkan semua anggota dewan di gedung DPR. Terima rakyat yg telah mengamanahkan amanahnya kepada Mbak Puan & anggota dewan lainnya," tulisnya, pada Jumat 29 Agustus 2025 kemarin.

Lebih jauh, ia bahkan menyarankan Puan untuk memecat anggota dewan yang dinilai tidak memiliki empati terhadap penderitaan rakyat dan mendesak agar DPR segera melaksanakan apa yang menjadi kehendak rakyat.

"Pecat anggota dewan yg tidak punya emphaty kepada rakyat. Laksanakan apa yg menjadi kehendak rakyat. DPR adalah perwakilan rakyat," tutup Susi.

Eks Menteri, Susi Pudiastuti sampaikan masukan untuk Prabowo dan Kapolri [X]
Eks Menteri, Susi Pudiastuti sampaikan masukan untuk Prabowo dan Kapolri [X]

Seruan Susi Pudjiastuti ini muncul di saat krusial, di mana eskalasi antara aparat dan massa aksi berpotensi membesar.

Dengan menggunakan frasa "rumah perwakilan rakyat" untuk merujuk pada Gedung DPR, ia secara retoris mengingatkan semua pihak bahwa gedung parlemen bukanlah sebuah benteng yang harus dijaga dari rakyat, melainkan sebuah ruang publik tempat aspirasi seharusnya didengar.

Secara tidak langsung, Susi menuntut agar menghentikan kekerasan, buka ruang dialog, dan kembalikan fungsi DPR sebagai wadah aspirasi publik.

Cuitan Susi itu lantas mendapatkan berbagai tanggapan dari warganet. "Ibu kenapa ini harus terjadi? Apa susahnya sih temuin itu para pendemo? Coba klu ditemuin mungkin minim kejadian bakar-bakaran. Copot aja yang perlu dicopot," balas salah seorang akun.

Tidak sedikit akun yang meminta agar Susi bisa menyampaikan masukan untuk pemerintah dan wakil rakyat agar lebih peka terhadap kondisi saat ini.

Hingga berita ini diturunkan, cuitan-cuitan Susi tersebut telah menuai ribuan tanggapan dari warganet dan memicu diskusi luas mengenai penanganan demonstrasi dan peran wakil rakyat di Indonesia.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Latar Belakang Pendidikan Rachel Vennya: Ngaku Menyesal Salah Pilih Presiden, Merasa Dikhianati

Latar Belakang Pendidikan Rachel Vennya: Ngaku Menyesal Salah Pilih Presiden, Merasa Dikhianati

Lifestyle | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 12:57 WIB

Duka Rakyat, Tawa Penguasa: Sebuah Pilu di Balik Kobaran Api Keadilan

Duka Rakyat, Tawa Penguasa: Sebuah Pilu di Balik Kobaran Api Keadilan

Your Say | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 12:57 WIB

Polda Sumut Bantah Aniaya Pria yang Viral Saat Demo di Medan: Dia Terjatuh

Polda Sumut Bantah Aniaya Pria yang Viral Saat Demo di Medan: Dia Terjatuh

News | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 12:34 WIB

Bandung Mencekam! Aset MPR, Bank, hingga Rumah Makan Ludes Jadi Sasaran Amuk Massa

Bandung Mencekam! Aset MPR, Bank, hingga Rumah Makan Ludes Jadi Sasaran Amuk Massa

News | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 12:20 WIB

Heboh Kabar Dewan Plesiran ke Luar Negeri saat Rakyat Protes, Peneliti BRIN Sindir DPR Nirempati

Heboh Kabar Dewan Plesiran ke Luar Negeri saat Rakyat Protes, Peneliti BRIN Sindir DPR Nirempati

News | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 12:01 WIB

Kondisi DPRD Makassar Pasca Pembakaran, Mobil Hangus Terparkir di Halaman Kantor

Kondisi DPRD Makassar Pasca Pembakaran, Mobil Hangus Terparkir di Halaman Kantor

Video | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 13:00 WIB

Terkini

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 00:05 WIB

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:11 WIB

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:45 WIB

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:32 WIB

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:22 WIB

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:06 WIB

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:52 WIB

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:38 WIB

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:27 WIB

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:15 WIB