Penjarahan Terorganisir Targetkan Menkeu dan Anggota DPR, Bagaimana Aksi Bisa Begitu Rapi dan Cepat?

Tim Liputan Khusus

Minggu, 31 Agustus 2025 | 09:26 WIB
Penjarahan Terorganisir Targetkan Menkeu dan Anggota DPR, Bagaimana Aksi Bisa Begitu Rapi dan Cepat?
Kondisi Terkini di Rumah Sri Mulyani Usai Penjarahan: Puluhan Prajurit TNI Berjaga (Suara.com/Dinda)

Bahkan, Sumber Suara.com mengatakan bahwa penjarahan hanya "tertuju pada satu titik tujuan tanpa menghiraukan lingkungan sekitar," bahkan di lingkungan elite sekali pun.

Penampakan rumah Ahmad Sahroni politis Partai NasDem saat digeruduk massa pada Sabtu (30/8/2025). [Istimewa]
Penampakan rumah Ahmad Sahroni politis Partai NasDem saat digeruduk massa pada Sabtu (30/8/2025). [Istimewa]

"Massa dari luar dan terkoordinir," ucap Sumber tersebut, memberikan indikasi kuat adanya perencanaan matang di balik setiap pergerakan.

Sumber tersebut mengemukakan bahwa di lingkungan rumahnya, ada salah satu tokoh yang menjadi target massa penjarah, namun saat ini sudah tidak diketahui lokasi tempat tinggalnya.

"Total tiga kali dapat kunjungan dari kelompok (massa) berbeda," ujarnya.

Ia menceritakan, awalnya sempat mendengar kabar rumah beberapa tokoh politik nasional yang dikenal vokal membela tunjangan DPR telah dijarah massa dari pemberitaan media.

Saat itu, ia mengaku penasaran dengan masing-masing alamat rumah tokoh publik yang sudah ditarget sejak awal.

"Saya kira sampai tengah malam aman. Ternyata sekira mendekati subuh ada pesan dari Pak RW dan nggak lama ada warga yang kirim rekaman video, memperlihatkan banyak motor di area depan gerbang portal perumahan," ujarnya.

Lantaran itu, akhirnya warga bergerak ke pos satpam untuk memastikan kondisi.

Saat itu, Ketua RW setempat mengungkapkan bahwa sempat ada perwakilan dari massa tersebut yang mengecek salah satu rumah, diduga didiami salah satu target.

"Memang dulu ada (salah satu target) yang pernah ngontrak di sini," ujarnya.

Massa penjarah meminta untuk mendatangi rumah tersebut guna memastikannya.

Setelah pintu diketuk namun tidak ada jawaban, perwakilan massa kemudian memeriksa data pemilik mobil dengan mencocokkan nomor pelat kendaraan.

"Mereka sempat mendebat RW yang disebut tidak tahu ada warganya yang pindah, baik secara administratif maupun mobilitas barang."

Setelah tidak menemukan target, massa meninggalkan lokasi.

"Setelah perwakilan balik juga sempet riuh, tapi bisa dikendalikan oleh sesama."

Berselang beberapa jam setelah kelompok pertama pergi, sejumlah massa lain mendatangi area perumahan tersebut.

"Cuma jumlahnya nggak banyak, sekitar 15-an motor," ujarnya.

"Saat diberitahu tidak ada target yang mereka maksud, langsung bubar. Tapi mereka pergi dengan ancaman akan membakar bila 'melindungi tikus'," ujarnya, menunjukkan tingkat intimidasi dan keseriusan yang tinggi.

Sumber tersebut mengungkapkan, sebelumnya sempat melihat motor yang bolak-balik beberapa kali di daerah tersebut.

"Dan itu polanya sama, seperti kelompok sebelumnya. Keliling dulu baru muncul (bergerombol)," ujarnya.

Menurutnya hal ini mengindikasikan adanya kegiatan 'pemanduan' atau survei lapangan sebelum aksi dilakukan.

Penampakan rumah Eko Patrio yang ada di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan usai dijarah massa pada Sabtu malam, 30 Agustus 2025 [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Penampakan rumah Eko Patrio yang ada di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan usai dijarah massa pada Sabtu malam, 30 Agustus 2025 [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Tak hanya itu, kelompok massa tersebut, menurut sumber Suara.com, terlihat sangat patuh dengan perintah yang keluar dari orang yang mengomandoi mereka.

"Kalau massa liar, harusnya rusuh nggak sih? Tapi ini meemang ada target," katanya, memperkuat dugaan adanya dalang intelektual di balik semua ini.

Rekaman Video Ungkap Koordinasi Aksi di Lapangan

Dari video yang didapat Suara.com, diduga kuat merupakan rumah Nafa Urbach di Kawasan Bintaro sedang dijarah massa.

Terdengar beberapa suara yang menunjukkan pola kerja sama dari masing-masing orang saat menjarah barang-barang dari dalam rumah tersebut.

"Woy gotong dulu dong!" teriak salah satu orang di dalam video tersebut.

Tak hanya itu, sejumlah orang kemudian berlarian masuk ke dalam rumah setelah diberitahukan bahwa di dalam rumah masih ada banyak barang-barang.

"Woi guys, masih banyak... masih banyak," teriak suara laki-laki dari dalam rumah.

Sementara kondisi di luar rumah, terlihat banyak massa yang hilir mudik keluar masuk dan mengawasi proses tersebut dalam kondisi temaram.

Selain itu, terdengar teriakan cukup keras dari arah luar rumah yang meminta mereka fokus di rumah tersebut saja.

"Jangan ada yang nyentuh rumah warga!" teriak seseorang dari mereka, menegaskan bahwa sasaran mereka adalah spesifik, bukan penjarahan acak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger! Rumah Sri Mulyani di Bintaro Dijarah Massa, Pelaku Bangga Pamer Dapat Perhiasan

Geger! Rumah Sri Mulyani di Bintaro Dijarah Massa, Pelaku Bangga Pamer Dapat Perhiasan

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 09:12 WIB

Pencabutan Artikel 'Ahmad Sahroni Minta Maaf...'

Pencabutan Artikel 'Ahmad Sahroni Minta Maaf...'

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 09:01 WIB

Kondisi Terkini Rumah Sri Mulyani Usai Penjarahan: Dijaga Prajurit TNI, Warga Masih Padati Lokasi

Kondisi Terkini Rumah Sri Mulyani Usai Penjarahan: Dijaga Prajurit TNI, Warga Masih Padati Lokasi

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 08:55 WIB

Terkini

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:55 WIB

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:29 WIB

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:45 WIB

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:19 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:53 WIB

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:04 WIB