Kwitang Kembali Normal? Jalan Dibuka, Tapi Sisa Kerusuhan Masih Terasa Pedih di Udara

Chandra Iswinarno | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Minggu, 31 Agustus 2025 | 13:53 WIB
Kwitang Kembali Normal? Jalan Dibuka, Tapi Sisa Kerusuhan Masih Terasa Pedih di Udara
Suasana di Jalan Kwitang usai bentrok yang berlangsung pada Minggu (31/8/2025) dini hari. [Suara.com/Faqih]
Baca 10 detik
  • Jalan Kwitang dibuka pasca-ricuh, namun sisa gas air mata masih terasa pedih.
  • Satu halte bus hangus terbakar dan tembok Mako Brimob dipenuhi aksi vandalisme.
  • Kericuhan dipicu kemarahan massa atas tewasnya Affan Kurniawan oleh rantis Brimob.

Suara.com - Ruas Jalan Kramat Kwitang, depan Markas Komando (Mako) Brimob, Jakarta Pusat, kini telah kembali dibuka dan dapat dilintasi pengendara.

Meski begitu, sisa-sisa kericuhan hebat yang terjadi pada 29-30 Agustus lalu masih sangat terasa di lokasi.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Minggu (31/8/2025), dampak fisik dari bentrokan masih terlihat jelas.

Sebuah halte Transjakarta yang berada tepat di seberang Mako Brimob hangus terbakar, menyisakan kerangka hitam.

Tak hanya itu, sebuah gedung di belakang halte tersebut juga turut terbakar di beberapa bagian.

Efek gas air mata yang ditembakkan untuk membubarkan massa juga masih pekat di udara.

Sejumlah awak media dan bahkan petugas yang sedang memperbaiki infrastruktur di lokasi masih terlihat mengoleskan pasta gigi di bawah mata untuk menahan rasa perih.

“Masih perih, dari tadi bangkis mulu,” kata salah satu petugas PLN yang ada di lokasi, Minggu (31/8/2025).

Selain kerusakan fisik, tembok-tembok di sekitar Mako Brimob menjadi kanvas luapan amarah massa.

Aksi vandalisme dalam bentuk coretan-coretan dinding masih terbaca jelas, termasuk di pagar Mako Brimob itu sendiri.

Sebagian besar coretan tersebut merujuk pada kemarahan atas tewasnya seorang pengunjuk rasa bernama Affan Kurniawan.

Vandalisme di depan Mako Brimob Kwitang masih tersisa hingga Minggu (31/8/2025) siang. [Suara.com/Faqih]
Vandalisme di depan Mako Brimob Kwitang masih tersisa hingga Minggu (31/8/2025) siang. [Suara.com/Faqih]

"Pembunuh," tulis coretan di salah satu dinding.

Affan Kurniawan dilaporkan tewas setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8/2025).

Insiden tragis inilah yang diduga kuat menjadi pemicu pergeseran fokus massa aksi dari yang semula terkonsentrasi di Gedung DPR/MPR RI menjadi menggeruduk Markas Satuan Brimob.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kala Pasukan TNI Bersih-bersih Puing Kerusuhan di Mako Brimob Kwitang

Kala Pasukan TNI Bersih-bersih Puing Kerusuhan di Mako Brimob Kwitang

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 09:38 WIB

Detik-detik Sebelum Sterilisasi Kwitang: Awak Media Dipaksa Mundur, Listrik Dipadamkan

Detik-detik Sebelum Sterilisasi Kwitang: Awak Media Dipaksa Mundur, Listrik Dipadamkan

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 01:47 WIB

Malam Horor di Kwitang: Bentrokan Pecah, Lampu Dipadamkan, Massa Kocar-kacir

Malam Horor di Kwitang: Bentrokan Pecah, Lampu Dipadamkan, Massa Kocar-kacir

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 01:14 WIB

Terkini

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:13 WIB

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:59 WIB

Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia

Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:54 WIB

Tambahan 24 Pesawat Tempur Rafale Masih Dikaji, Kemhan Pastikan Belum Ada Kontrak Baru

Tambahan 24 Pesawat Tempur Rafale Masih Dikaji, Kemhan Pastikan Belum Ada Kontrak Baru

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:43 WIB

Gercep Respons Bencana Alam, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua Diganjar KWP Awards 2026

Gercep Respons Bencana Alam, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua Diganjar KWP Awards 2026

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:39 WIB

Bareskrim Sita 23 Ton Pangan Ilegal di Pontianak, Pemasok Utama Diburu

Bareskrim Sita 23 Ton Pangan Ilegal di Pontianak, Pemasok Utama Diburu

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:30 WIB