- Presiden Prabowo pastikan DPR akan cabut kenaikan tunjangan kontroversial.
- Parlemen juga akan memoratorium semua kunjungan kerja ke luar negeri.
- Prabowo apresiasi parpol yang menindak kadernya yang memicu polemik.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas untuk meredam krisis nasional dengan memastikan DPR akan mencabut kebijakan kenaikan tunjangan anggotanya.
Langkah ini diumumkan langsung oleh Presiden sebagai respons cepat atas gejolak yang terjadi sepekan terakhir.
Prabowo juga menegaskan bahwa parlemen akan memberlakukan moratorium kunjungan pejabat ke luar negeri.
"Para pimpinan DPR menyampaikan akan dilakukan pencabutan beberapa kebijakan DPR RI, termasuk besaran tunjangan anggota DPR dan juga moratorium kunjungan kerja ke luar negeri," ujar Prabowo dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu (31/8/2025).
Selain itu, Prabowo mengapresiasi langkah para ketua umum partai politik yang telah mengambil tindakan disipliner terhadap kader mereka yang dinilai memicu kontroversi.
"Dan juga para pimpinan DPR telah berbicara, dan para Ketua Umum Partai Politik telah menyampaikan, bahwa para anggota DPR harus selalu peka dan berpihak pada kepentingan rakyat," ujarnya, merujuk pada sikap tegas partai dalam menyikapi aspirasi murni masyarakat.
Langkah disipliner yang dimaksud telah diambil oleh Partai Nasdem yang menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, serta PAN yang menonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari keanggotaan mereka di DPR.