Kantor Gegana di Kramat Raya Kebakaran, Penyebabnya Belum Diketahui

Minggu, 31 Agustus 2025 | 19:19 WIB
Kantor Gegana di Kramat Raya Kebakaran, Penyebabnya Belum Diketahui
Pemadam Kebakaran melakukan pendinginan usai kebakaran melanda Markas Gegana di Jalan Kramat Raya, Jakarta, Minggu (31/8/2025). [Dok Humas Damkar]
Baca 10 detik
  • Markas Komando Gegana di Kwitang, Jakarta Pusat, dilanda kebakaran hebat.
  • Lokasi ini sebelumnya menjadi sasaran amuk massa akibat tewasnya Affan Kurniawan.
  • Api berhasil dipadamkan, penyebab kebakaran dan korban masih dalam penyelidikan.

Suara.com - Kebakaran hebat melanda kompleks Markas Komando (Mako) Gegana di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, pada Minggu (31/8/2025) sore. 

Peristiwa ini terjadi di lokasi yang sama, yang beberapa hari sebelumnya menjadi sasaran amuk massa terkait tewasnya seorang pengemudi ojek online (ojol).

Berdasarkan data dari command center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, laporan mengenai insiden kebakaran ini diterima pada pukul 16.47 WIB.

"Sebanyak 12 unit mobil pemadam dan 48 personel dikerahkan," tulis Command Center Damkar dalam laporannya, Minggu.

Tim pemadam yang tiba di lokasi langsung berjibaku dengan api dan berhasil memadamkan si jago merah sekitar pukul 17.20 WIB. 

Saat ini, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang dapat menyala kembali.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti dari kebakaran ini masih dalam proses penyelidikan. 

Petugas juga belum merilis informasi resmi mengenai ada atau tidaknya korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Lokasi Titik Eskalasi Massa

Baca Juga: Usai Markas Gegana Dibakar, Bentrokan Meletus di Mako Brimob Depok: Massa Dihujani Gas Air Mata!

Peristiwa kebakaran ini menambah catatan insiden di Mako Gegana yang dalam sepekan terakhir menjadi sorotan. 

Sebelumnya, markas ini digeruduk massa sebagai buntut dari tewasnya seorang pengemudi ojol bernama Affan Kurniawan.

Affan dilaporkan tewas setelah terlindas oleh kendaraan taktis (rantis) milik Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, saat aparat berupaya membubarkan massa pada Kamis (28/8/2025) lalu.

Tragedi tersebut memicu kemarahan besar dari rekan-rekan sesama pengemudi ojol dan massa aksi lainnya. Mereka kemudian mengalihkan fokus unjuk rasa dari Gedung DPR RI ke Mako Brimob dan Gegana di Kwitang.

Dalam eskalasi tersebut, massa bahkan sempat menjebol pertahanan Mako Gegana, melakukan aksi corat-coret di tembok, serta melakukan perusakan dan pembakaran di beberapa titik.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?