Kena Skakmat! Ditanya Ijazah Nilai 6, Pengakuan Blak-blakan Sahroni Bikin Heboh

Tasmalinda

Minggu, 31 Agustus 2025 | 23:59 WIB
Kena Skakmat! Ditanya Ijazah Nilai 6, Pengakuan Blak-blakan Sahroni Bikin Heboh
Ahmad Sahroni (instagram)

Suara.com - Di tengah badai politik yang menerpa hidupnya, mulai dari dipecat partai hingga rumahnya dijarah Ahmad Sahroni kembali membuat jagat maya heboh.

Kali ini, bukan karena drama politik atau permohonan panik, melainkan sebuah pengakuan jujur dan mengejutkan tentang masa lalunya yang jauh dari kata cemerlang: nilai ijazahnya yang "jeblok".

Pengakuan ini sontak menjadi viral, memicu perdebatan sengit tentang hubungan antara kesuksesan akademis dan kesuksesan hidup, terutama bagi seorang figur kontroversial seperti 'Sultan Priok'.

Melalui sebuah akun twitter yang diduga milik Ahmad Sahroni bernama Sahroni Bergerak.

Meski banyak publik kemudian memprediksikan jika akun tersebut bukan milik Ahmad Sahroni walau sudah memiliki centang biru.

Semua bermula dari sebuah pertanyaan lugas dari seorang netizen di platform X (dulu Twitter). Akun dengan nama Son-goku @BenHadiwijaya menembak langsung ke Sahroni.

"Pak itu beneran ponten ijazahnya cuman 6 sama 7?" tanya netizen tersebut.

Alih-alih mengelak atau marah, Sahroni justru memberikan jawaban yang santai, blak-blakan, dan tanpa pembelaan.

Ia mengakui sepenuhnya kegagalannya di bidang akademis dan memberikan alasan yang sangat bisa dipahami banyak orang.

"Akademis saya memang buruk dulu . Krn saya lebih senang pelajaran olahraga," jawab Sahroni melalui akun resminya @SahroniNasdem.

Jawaban singkat ini langsung meledak, mendapatkan ribuan impresi dan ratusan komentar. Sahroni seolah ingin menunjukkan bahwa nilai di atas kertas bukanlah penentu takdir seseorang.

Dari Nilai Merah ke Karpet Merah Politik

Pengakuan ini menjadi sangat menarik karena kontrasnya yang ekstrem. Ahmad Sahroni adalah personifikasi dari narasi "dari nol menjadi pahlawan".

Ia memulai kariernya dari seorang sopir hingga menjadi pengusaha sukses dan politisi berpengaruh di Senayan.

Kisah hidupnya yang penuh kemewahan, mulai dari koleksi mobil sport hingga jam tangan mahal, seringkali menjadi sorotan.

Namun, pengakuannya tentang nilai ijazah yang pas-pasan ini membuka sisi lain dari dirinya: bahwa di balik citra 'Sultan' yang ia bangun, ada seorang anak muda yang mungkin lebih unggul di lapangan basket daripada di kelas matematika.

Pengakuan ini seolah menjadi pesan, terutama bagi generasi muda, bahwa jalan menuju sukses tidak hanya melalui pintu akademis.

Namun, di sisi lain, ini juga memicu kritik. Sebagian publik berpendapat bahwa sebagai seorang legislator yang merumuskan undang-undang, kapasitas intelektual dan akademis tetaplah penting.

Momen Refleksi di Titik Terendah?

Pengakuan ini datang di saat Sahroni berada di titik terendah dalam karier politiknya. Setelah kehilangan jabatan dan kekuasaan, ia tampak lebih bebas dan tanpa filter di media sosial.

Apakah ini sebuah strategi untuk membangun kembali citranya sebagai sosok yang otentik dan merakyat?

Ataukah ini murni sebuah momen refleksi dari seseorang yang telah kehilangan segalanya dan tidak lagi merasa perlu menjaga citra?

Apapun alasannya, pengakuan ini berhasil membuat publik kembali membicarakannya, bukan lagi sebagai politisi yang jatuh, tetapi sebagai manusia dengan masa lalu yang tak terduga.

Bagaimana pendapat Anda? Apakah nilai akademis yang buruk relevan untuk menilai kinerja seorang pejabat publik?

Atau kisah Sahroni membuktikan bahwa sukses bisa diraih lewat jalan lain? Diskusikan di kolom komentar!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pencabutan Artikel 'Ahmad Sahroni Panik! Cari Tas LV...'

Pencabutan Artikel 'Ahmad Sahroni Panik! Cari Tas LV...'

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 23:24 WIB

Publik Tantang PDIP Tiru NasDem Pecat Sahroni dan Nafa Urbach: Kapan Deddy Sitorus?

Publik Tantang PDIP Tiru NasDem Pecat Sahroni dan Nafa Urbach: Kapan Deddy Sitorus?

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 21:23 WIB

Rumah Dijarah, Ahmad Sahroni Sindir Tetangga yang Lupa Kebaikannya

Rumah Dijarah, Ahmad Sahroni Sindir Tetangga yang Lupa Kebaikannya

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 18:47 WIB

Kontroversi Tunjangan Dewan, Adies Kadir Dinonaktifkan dari Anggota DPR! Ini Alasan Golkar

Kontroversi Tunjangan Dewan, Adies Kadir Dinonaktifkan dari Anggota DPR! Ini Alasan Golkar

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 18:42 WIB

Sahroni & Nafa Dinonaktifkan Nasdem, Warganet: HP Aja Bisa Dinonaktifkan

Sahroni & Nafa Dinonaktifkan Nasdem, Warganet: HP Aja Bisa Dinonaktifkan

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 17:01 WIB

Kocak! Eks Persija Jakarta Dibully Netizen Dikira Ahmad Sahroni

Kocak! Eks Persija Jakarta Dibully Netizen Dikira Ahmad Sahroni

Bola | Minggu, 31 Agustus 2025 | 16:48 WIB

Ahmad Sahroni Dikabarkan Pingsan Usai Mengetahui Rumah dan Brankasnya Dijarah, Hoaks?

Ahmad Sahroni Dikabarkan Pingsan Usai Mengetahui Rumah dan Brankasnya Dijarah, Hoaks?

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 16:29 WIB

Terkini

Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora

Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:00 WIB

PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran

PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:42 WIB

Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD

Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:38 WIB

Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro

Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:30 WIB

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:10 WIB

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:00 WIB

Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial

Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:35 WIB

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:25 WIB

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:20 WIB

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB