Ngeri Tragedi 98 Terulang, Pemuda Lintas Iman 'Turun Gunung', Tuntut DPR Pecat Anggota Provokator!

Erick Tanjung, Faqih Fathurrahman

Senin, 01 September 2025 | 10:47 WIB
Ngeri Tragedi 98 Terulang, Pemuda Lintas Iman 'Turun Gunung', Tuntut DPR Pecat Anggota Provokator!
Massa aksi bentrok dengan personel kepolisian di kawasan Senayan saat menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (28/8/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Di tengah panasnya suhu politik nasional pasca-demonstrasi ricuh, para pemimpin organisasi pemuda lintas iman akhirnya turun gunung. Mereka berkumpul untuk menyatukan suara, menuntut para elite politik untuk berhenti memprovokasi rakyat dan mendesak aparat keamanan agar tidak bertindak represif.

Tak main-main, mereka secara khusus meminta pimpinan partai politik untuk memecat anggota DPR yang dinilai telah melukai hati rakyat dengan pernyataan-pernyataan provokatif.

Seruan paling keras datang dari Ketua PP Pemuda Katolik, Stefanus Gusma. Ia menunjuk hidung para legislator dan pengurus partai yang dinilai menjadi biang kerok memanasnya situasi dengan ucapan-ucapan yang tidak empatik.

"Meminta agar pimpinan Partai Politik segera memberhentikan para anggota DPR RI dan pengurus partai yang mengeluarkan pernyataan provokatif dan melukai hati rakyat," tegas Gusma dalam pernyataan bersama, Minggu (31/8/2025).

Ia juga menuntut agar para pimpinan partai menginstruksikan seluruh kadernya untuk menjaga lisan dan lebih berempati pada masalah rakyat.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat, juga meminta pemerintah dan DPR untuk berhenti bersikap tuli dan segera mendengarkan apa yang menjadi jeritan rakyat.

"Dengar tuntutan rakyat serta mengevaluasi setiap kebijakan dan program pemerintah yang dinilai merugikan dan membebani rakyat," kata Sahat.

Khawatir Tragedi 98 Terulang

Kekhawatiran terbesar dari para tokoh pemuda ini adalah terulangnya kembali sejarah kelam kerusuhan 1998. Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmad Tawalla, secara khusus meminta semua pihak untuk menolak penggiringan isu SARA.

baca juga

Ia juga memberikan pesan ganda kepada aparat keamanan. Di satu sisi, ia meminta Polri dan TNI untuk bertindak terukur dan tidak represif terhadap para demonstran yang damai.

Di sisi lain, ia mendesak aparat untuk menindak tegas para pelaku anarkis yang melakukan perusakan, pembakaran, dan penjarahan.

Sementara itu, Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharuddin, menyerukan agar seluruh kader dan elemen masyarakat kembali ke akar budaya bangsa, dialog.

"Mari para kader bergotong-royong, bahu-membahu, membangun ruang dialog dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan semua elemen masyarakat," ucap Addin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Anggota TNI Ditangkap Polisi, Kapuspen: 'Tidak Ada, Itu Menyesatkan!'

Viral Anggota TNI Ditangkap Polisi, Kapuspen: 'Tidak Ada, Itu Menyesatkan!'

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 16:31 WIB

Terjun ke Demo Kwitang, Zaskia Adya Mecca Lihat Orang Berbaju Sipil Larang Kegiatan Dokumentasi

Terjun ke Demo Kwitang, Zaskia Adya Mecca Lihat Orang Berbaju Sipil Larang Kegiatan Dokumentasi

Entertainment | Minggu, 31 Agustus 2025 | 07:30 WIB

Driver Ojol Tewas Dikeroyok Disangka Intel, Rieke Diah Pitaloka: Penuhi Hak Almarhum!

Driver Ojol Tewas Dikeroyok Disangka Intel, Rieke Diah Pitaloka: Penuhi Hak Almarhum!

Entertainment | Minggu, 31 Agustus 2025 | 06:00 WIB

Terkini

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Bekaci | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:32 WIB

×