Kompolnas Cocokkan 7 Wajah Anggota Brimob Pelindas Ojol Lewat KTA: Ada Peran Pengganti?

Erick Tanjung, Muhammad Yasir

Senin, 01 September 2025 | 16:21 WIB
Kompolnas Cocokkan 7 Wajah Anggota Brimob Pelindas Ojol Lewat KTA: Ada Peran Pengganti?
Komisioner Kompolnas Choirul Anam. [Suara.com/Yasir]

Suara.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) memastikan tujuh anggota Brimob yang berada di dalam rantis pelindas pengemudi ojek online, Affan Kurniawan (21) benar anggota Polri. Kepastian itu didapat setelah dilakukan verifikasi berlapis, termasuk mencocokkan wajah dengan identitas di Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri.

Komisioner Kompolnas, Choirul Anam, mengungkapkan pihaknya awalnya menerima daftar nama tujuh anggota Brimob tersebut. Namun, muncul isu di media sosial yang menyebut salah satu dari mereka bukan anggota Polri. Hal itu membuat Kompolnas turun langsung untuk melakukan pengecekan ulang.

“Kemarin cara ngeceknya kami lihat KTA langsung, mencocokkan wajahnya, terus menggali cerita singkat soal peran dia dalam mobil rantis tersebut,” kata Anam kepada wartawan, Senin (1/9/2025).

Menurut Anam, verifikasi dilakukan dengan metode berlapis; mencocokkan data di KTA, memastikan kesesuaian wajah, hingga meminta keterangan terkait posisi duduk dan peran masing-masing saat peristiwa maut terjadi. 

“Sepanjang itu kami melihat bahwa tujuh orang itu memang anggota Brimob,” tegasnya.

Kompolnas juga mengapresiasi peran publik yang aktif memberi masukan soal kasus ini. 

“Kami ucapkan terima kasih untuk partisipasi publik. Masukan di media sosial kami follow up dengan cara verifikasi mendalam,” tambah Anam.

Polri Bantah Isu Aktor Pengganti

Polri sebelumnya juga telah menepis keras tudingan di media sosial yang menyebut tujuh anggota Brimob pelindas Affan hanyalah ‘aktor pengganti’. 

Karowabprof Divisi Propam Polri, Brigjen Agus Wijayanto menegaskan identitas ketujuh orang tersebut sudah diverifikasi oleh Kompolnas sebagai pengawas eksternal.

“Kompolnas langsung sudah melaksanakan pengecekan dan kita berikan akses penuh,” kata Agus dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (1/9/2025).

Menurut Agus, tim Kompolnas bukan hanya diberi akses untuk melihat, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para terperiksa. 

“Insya Allah kami bergerak apa adanya sesuai fakta, dan tujuh personel ini adalah anggota Brimob,” tuturnya.

Live Instagram Propam

Divisi Propam Polri sempat menayangkan secara langsung pemeriksaan ketujuh anggota Brimob melalui akun Instagram resmi @divisipropampolri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komandan dan Sopir Rantis Brimob Terancam Dipecat Usai Tewaskan Ojol, Gelar Perkara Besok!

Komandan dan Sopir Rantis Brimob Terancam Dipecat Usai Tewaskan Ojol, Gelar Perkara Besok!

News | Senin, 01 September 2025 | 16:11 WIB

Polri Bantah Keras! 7 Brimob di Kasus Ojol Aktor Pengganti? Ini Bukti dari Kompolnas

Polri Bantah Keras! 7 Brimob di Kasus Ojol Aktor Pengganti? Ini Bukti dari Kompolnas

Video | Senin, 01 September 2025 | 16:00 WIB

Ferry Irwandi 'Ngamuk': Tuntut Jenderal Mundur Sampai Bongkar Dugaan Konspirasi Darurat Militer!

Ferry Irwandi 'Ngamuk': Tuntut Jenderal Mundur Sampai Bongkar Dugaan Konspirasi Darurat Militer!

Your Say | Senin, 01 September 2025 | 15:36 WIB

Terkini

Kebakaran Kemayoran Hanguskan 304 Bangunan, Rano Karno: Listrik Harus Dijaga!

Kebakaran Kemayoran Hanguskan 304 Bangunan, Rano Karno: Listrik Harus Dijaga!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:38 WIB

Nadiem Tuding Kasus Chromebook Bermula dari Dendam Birokrasi: Banyak yang Periuk Nasinya Terganggu

Nadiem Tuding Kasus Chromebook Bermula dari Dendam Birokrasi: Banyak yang Periuk Nasinya Terganggu

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:37 WIB

Habiburokhman Sentil Dino Patti Djalal: Jangan Sok Paling Tahu Diplomasi

Habiburokhman Sentil Dino Patti Djalal: Jangan Sok Paling Tahu Diplomasi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:35 WIB

Janda di Labuhanbatu Dianiaya Besan Hingga Pingsan, Laporan Mandek di Meja Polisi?

Janda di Labuhanbatu Dianiaya Besan Hingga Pingsan, Laporan Mandek di Meja Polisi?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:14 WIB

BRIN Minta Maaf atas Kesalahan Desain Lambang Garuda di Konten Hari Lahir Pancasila

BRIN Minta Maaf atas Kesalahan Desain Lambang Garuda di Konten Hari Lahir Pancasila

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:10 WIB

674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan

674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:42 WIB

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:23 WIB

Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi

Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:14 WIB

Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama

Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:08 WIB

Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?

Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:00 WIB