Jadi Tersangka Penghasutan Demo Anarkis, Direktur Lokataru Dijerat UU ITE dan Perlindungan Anak

Bangun Santoso

Selasa, 02 September 2025 | 15:16 WIB
Jadi Tersangka Penghasutan Demo Anarkis, Direktur Lokataru Dijerat UU ITE dan Perlindungan Anak
Direktur Lokataru, Delpredo Marhaen. (Suara.com/Yaumal)
Baca 10 detik
  • Penangkapan Direktur Lokataru
  • Jerat Pasal Berlapis
  • Penyelidikan polisi telah berlangsung sejak 25 Agustus

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari lembaga bantuan hukum Lokataru. Direktur Lokataru, Delpredo Marhaen ditangkap oleh jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya pada Senin (1/9/2025).

Penangkapan ini menjadi puncak dari penyelidikan intensif terkait dugaan peran Delpredo dalam serangkaian aksi unjuk rasa yang berujung ricuh di sejumlah titik vital di Jakarta.

Delpredo disebut oleh polisi tidak hanya dihadapkan pada tuduhan pidana biasa. Ia diduga kuat menjadi otak di balik ajakan dan hasutan provokatif yang sengaja menyasar kalangan pelajar, termasuk anak di bawah umur, untuk terlibat dalam aksi anarkis.

Keterlibatan anak-anak inilah yang membuat kasus ini menjadi sorotan tajam, menyeret Delpredo ke dalam jerat pasal berlapis yang menggabungkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), hingga Undang-Undang Perlindungan Anak.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam, dalam keterangannya pada Selasa (2/9/2025), membenarkan penangkapan tersebut.

Menurutnya, langkah tegas ini diambil setelah penyidik mengantongi bukti yang cukup kuat.

"Kami menangkap DMR (Delpredo) setelah mengumpulkan serangkaian keterangan saksi dan barang bukti sehingga dilakukan dilakukan penangkapan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam di Jakarta, Selasa (2/9).

Lebih jauh, Kombes Ade Ary menjelaskan bahwa penyidik telah mendalami kasus ini secara maraton sejak Senin (25/8/2025). Proses pengumpulan fakta dan bukti difokuskan pada dugaan tindak pidana yang dilakukan Delpredo, yang diduga menjadi pemicu kericuhan di beberapa lokasi strategis.

"Lokasi dugaan aksi anarkis ini dilakukan di depan sejak tanggal 25 Agustus di sekitar depan Gedung DPR/MPR, sekitar Gelora Tanah Abang dan beberapa beberapa wilayah di Jakarta," katanya.

baca juga

Polda Metro Jaya menjerat Delpredo dengan pasal-pasal yang sangat serius. Ia diduga secara aktif menyebarkan informasi elektronik yang berisi hasutan dan pemberitahuan bohong, yang pada akhirnya memicu kerusuhan dan keresahan di tengah masyarakat. Tindakan ini secara spesifik melanggar UU ITE yang baru saja direvisi.

Selain itu, dugaan memperalat anak-anak untuk kepentingan aksi massa menempatkan Delpredo dalam posisi yang semakin sulit. Ia dituduh merekrut dan membiarkan anak-anak berada dalam situasi berbahaya tanpa perlindungan, sebuah pelanggaran berat terhadap hak-hak anak.

Pelaku, diduga merekrut dan memperalat anak, membiarkan anak tanpa perlindungan jiwa yang melanggar pasal 160 KUHP atau pasal 45A ayat 3 jo pasal 28 ayat 3 UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Selain itu, pelaku diduga melanggar pasal 76 H jo pasal 15 jo pasal 87 Undang Undang 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Kombes Ade Ary menegaskan bahwa proses hukum akan terus berjalan. Pihak kepolisian berkomitmen untuk menangani kasus ini secara profesional dan transparan, memastikan semua prosedur hukum dipenuhi.

Saat ini, kata dia, penyidik masih terus melakukan pendalaman secara hati-hati dan prosedural sesuai dengan standar operasional yang berlaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dalih Polisi Tetapkan Direktur Lokataru Delpedro Marhaen Tersangka Hasutan Aksi Anarkis

Dalih Polisi Tetapkan Direktur Lokataru Delpedro Marhaen Tersangka Hasutan Aksi Anarkis

News | Selasa, 02 September 2025 | 15:05 WIB

Kenapa Delpedro Marhaen Ditangkap Malam-malam? Prosedur Janggal hingga Penjelasan Polisi

Kenapa Delpedro Marhaen Ditangkap Malam-malam? Prosedur Janggal hingga Penjelasan Polisi

News | Selasa, 02 September 2025 | 14:35 WIB

Sebelum Ditangkap, Delpedro Marhaen Ungkit 'Parcok' di 2024: Polisi Sedang Memanen Dosa-dosanya!

Sebelum Ditangkap, Delpedro Marhaen Ungkit 'Parcok' di 2024: Polisi Sedang Memanen Dosa-dosanya!

News | Selasa, 02 September 2025 | 14:35 WIB

Direktur Lokataru Delpedro Marhaen Ditangkap, Jadi Tersangka Penghasutan Demo Libatkan Anak

Direktur Lokataru Delpedro Marhaen Ditangkap, Jadi Tersangka Penghasutan Demo Libatkan Anak

News | Selasa, 02 September 2025 | 13:36 WIB

Kronologi Penangkapan Aktivis HAM Delpedro Marhaen di Kantornya

Kronologi Penangkapan Aktivis HAM Delpedro Marhaen di Kantornya

News | Selasa, 02 September 2025 | 09:39 WIB

Profil Delpedro Marhaen, Direktur Lokataru Foundation yang Dijemput Paksa Aparat

Profil Delpedro Marhaen, Direktur Lokataru Foundation yang Dijemput Paksa Aparat

Lifestyle | Selasa, 02 September 2025 | 09:31 WIB

Siapa Delpedro Marhaen? Aktivis Dijemput Paksa Polisi Malam-malam

Siapa Delpedro Marhaen? Aktivis Dijemput Paksa Polisi Malam-malam

News | Selasa, 02 September 2025 | 07:52 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×