ASN di Makassar Tewas Setelah Selamatkan Banyak Nyawa dari Kebakaran

Muhammad Yunus | Suara.com

Selasa, 02 September 2025 | 15:34 WIB
ASN di Makassar Tewas Setelah Selamatkan Banyak Nyawa dari Kebakaran
Yasmin, Paman dari Syaiful Akbar, korban kerusuhan di gedung DPRD Kota Makassar [Suara.com/Lorensia Clara]
Baca 10 detik
  • ASN yang Gugur Saat Kerusuhan DPRD Makassar
  • Detik-Detik Terakhir Syaiful Hubungi Keluarga: “Saya Sudah Terjebak Ini”
  • Keluarga Syaiful : Jangan Ada Lagi Kerusuhan, Jangan Sampai Nyawa Melayang Sia-Sia

Suara.com - Suasana duka masih menyelimuti rumah sederhana di Perumahan Bontobiraeng Indah, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

Kursi-kursi plastik tersusun rapi di teras. Sejumlah kerabat duduk termangu, menunduk, seolah tak percaya Syaiful Akbar kini hanya tinggal kenangan.

Istrinya tak kuasa berkata. Yang ada hanyalah tatapan kosong yang tergambar di wajahnya.

Syaiful, Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Ujungtanah, menjadi korban dalam kerusuhan di gedung DPRD Makassar, pekan lalu.

Jenazahnya telah dimakamkan di Palopo, tempat ia mengabdi selama puluhan tahun sebagai ASN. Namun, luka kepergian itu masih sangat terasa.

Paman korban, Yasmin bilang masih mengingat jelas detik-detik terakhir komunikasi Syaiful dengan keluarganya.

Jumat, 29 Agustus 2025 malam itu, sekitar pukul 21.30 wita, Syaiful menghubungi anak bungsu dan istrinya.

"Dia bilang, 'saya sudah terjebak ini'. Dibalas anaknya, 'cari jalan keluar, Pak'. Tapi api sudah membesar dari (lantai) bawah dan belakang," tutur Yasmin saat ditemui.

Saat kejadian, Syaiful sedang mewakili Camat Ujung Tanah dalam rapat Paripurna APBD Perubahan di DPRD Kota Makassar.

Hingga pukul 22.17 Wita, komunikasi sudah terputus. Tak ada lagi jawaban. Hanya keheningan yang menyisakan firasat buruk.

Anaknya langsung berteriak histeris, "sudah tidak ada bapakku!". Trauma itu masih melekat kuat di kepala putri bungsunya hingga kini.

"Keluarga duga pas komunikasi terputus itu beliau sudah memutuskan melompat karena api sudah sampai di atas lantai tiga," ucapnya.

Gedung DPRD Makassar dibakar massa Jumat (29/8/2025). [Suara.com/Lorensia Clara]
Gedung DPRD Makassar dibakar massa Jumat (29/8/2025). [Suara.com/Lorensia Clara]

Menurut keterangan rekan-rekannya, sebelum api melalap habis gedung, Syaiful sempat lebih dulu menolong pegawai lain yang berebut di pintu keluar.

Pengalaman masa lalunya di bagian Ketentraman dan Ketertiban Umum membuatnya terlatih menghadapi situasi panik.

Syaiful dan beberapa Satpol PP lantas naik ke lantai empat. Dalam keadaan putus asa, mereka memilih untuk melompat, karena tak ada lagi jalan lain.

Namun, keberanian itu justru merenggut nyawanya sendiri.

"Dia selamatkan orang dulu bersama Satpol PP karena pernah tugas di Tantrib. Sementara api makin besar, dia tidak sadar," kata Yasmin.

Yasmin sempat dilarikan ke rumah sakit Grestelina untuk mendapatkan perawatan. Namun, sayang nyawanya tak tertolong.

Bagi keluarga, Syaiful bukan hanya ASN dengan rekam jejak kerja lebih dari 20 tahun. Ia sosok yang loyal, tidak pernah membantah perintah atasan, sekaligus seorang ayah penyayang.

"Dia jadi panutan. Loyal, berkinerja baik dan penyayang keluarga. Itu karakternya," kenang Yasmin.

Namun, kepergian Syaiful tak hanya meninggalkan duka, melainkan juga kebanggaan. Baginya, pengabdian almarhum merupakan warisan berharga.

"Terus terang, almarhum adalah kebanggaan di keluarga besar karena dia PNS," lanjutnya.

Sayangnya, tidak semua anggota keluarga bisa hadir di pemakaman. Seorang saudara kandungnya yang sedang bertugas di kepulauan terpencil di Selayar tak bisa menyeberang karena ombak tinggi.

"Itu yang bikin kami makin sedih sekali," ungkap Yasmin.

Di tengah duka yang masih menggunung, keluarga Syaiful menitipkan satu pesan. Jangan lagi ada kerusuhan. Jangan sampai ada nyawa orang yang terenggut sia-sia.

Kondisi DPRD Makassar Pasca Pembakaran
Kondisi DPRD Makassar Pasca Pembakaran

"Saya berharap masyarakat jangan lagi ada kerusuhan berikutnya. Ini ujian terberat bagi keluarga kami. Jangan ada lagi yang merasakan seperti kami," ucap Yasmin dengan nada bergetar.

Rasa duka keluarga Syaiful juga dirasakan pemerintah. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, hadir langsung bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, serta Wali Kota Palopo Naili Trisal.

Mereka datang memberi semangat dan penghormatan terakhir bagi sosok abdi negara yang puluhan tahun mengabdikan hidupnya untuk masyarakat. Kehadiran itu membuat keluarga sedikit terhibur, sekaligus merasa perjuangan Syaiful tidak sia-sia.

"Kita hadir bersama Pak Wali Kota Makassar, Wali Kota Palopo, Ibu Wakil Wali Kota juga, dalam rangka untuk bertemu langsung keluarga dan melihat situasi," kata Sudirman.

Dalam kunjungan itu, Gubernur mengabulkan permintaan keluarga korban untuk memindahkan sekolah anak kedua Syaiful dari Palopo ke Makassar agar lebih dekat dengan ibunya.

Sudirman juga akan membelikan satu unit motor untuk anak korban dan memberi santunan untuk meringankan beban keluarga.

"Karena anak-anaknya masih banyak sekolah dan sekarang posisinya sebagai yatim, kita bantu. Kita kasih motor karena motornya terbakar, itu satu-satunya motor untuk antar anak. Jadi kita gantikan," tambahnya.

Lebih jauh, Andi Sudirman menitipkan harapan agar kejadian memilukan ini menjadi pelajaran. Ia meminta penyampaian aspirasi masyarakat dilakukan dengan tertib.

"Harapan saya, penyampaian aspirasi tidak melewati pukul 17.30 wita. Sebenarnya bisa sampai pukul 18.30 wita, tapi kita tidak mau nanti disusupi lagi. Tentu kita mau semuanya Sulsel damai," tuturnya.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ginjal Polisi Diinjak-injak Saat Unjuk Rasa Anarkis, Harus Cuci Darah

Ginjal Polisi Diinjak-injak Saat Unjuk Rasa Anarkis, Harus Cuci Darah

News | Senin, 01 September 2025 | 17:55 WIB

CEO Grab Turun Tangan! Dandi, Driver Ojol Korban Demo Makassar Jadi Perhatian Utama

CEO Grab Turun Tangan! Dandi, Driver Ojol Korban Demo Makassar Jadi Perhatian Utama

Your Say | Senin, 01 September 2025 | 17:32 WIB

Indonesia Diguncang Demo Anarkis, Prabowo: Demi Allah Saya Tak akan Mundur!

Indonesia Diguncang Demo Anarkis, Prabowo: Demi Allah Saya Tak akan Mundur!

News | Senin, 01 September 2025 | 17:11 WIB

Terkini

Trump Larang Israel Serang Lebanon, Benjamin Netanyahu Langsung Manut

Trump Larang Israel Serang Lebanon, Benjamin Netanyahu Langsung Manut

News | Sabtu, 18 April 2026 | 10:39 WIB

Tanggapi Ancaman Blokir Wikipedia, DPR Minta Pemerintah Kedepankan Dialog dan Kehati-hatian

Tanggapi Ancaman Blokir Wikipedia, DPR Minta Pemerintah Kedepankan Dialog dan Kehati-hatian

News | Sabtu, 18 April 2026 | 10:38 WIB

Harga BBM Pertamax Turbo hingga Dexlite Naik Hari Ini, DPR Beri Wanti-wanti

Harga BBM Pertamax Turbo hingga Dexlite Naik Hari Ini, DPR Beri Wanti-wanti

News | Sabtu, 18 April 2026 | 10:30 WIB

Selat Hormuz Dibuka Total, Iran Jamin Jalur Minyak Dunia Aman Saat Gencatan Senjata

Selat Hormuz Dibuka Total, Iran Jamin Jalur Minyak Dunia Aman Saat Gencatan Senjata

News | Sabtu, 18 April 2026 | 10:27 WIB

TNI Berikan Penjelasan Resmi Terkait Gugurnya Seorang Anak dan Kontak Tembak dengan OPM di Papua

TNI Berikan Penjelasan Resmi Terkait Gugurnya Seorang Anak dan Kontak Tembak dengan OPM di Papua

News | Sabtu, 18 April 2026 | 10:27 WIB

Sinyal Damai di Selat Hormuz: PBB Sambut Langkah Iran, Trump Masih 'Kunci' Pelabuhan

Sinyal Damai di Selat Hormuz: PBB Sambut Langkah Iran, Trump Masih 'Kunci' Pelabuhan

News | Sabtu, 18 April 2026 | 10:06 WIB

Gerak Cepat, BPJS Ketenagakerjaan Penuhi Hak Beno Prasetio yang Wafat Dalam Kecelakaan Kerja

Gerak Cepat, BPJS Ketenagakerjaan Penuhi Hak Beno Prasetio yang Wafat Dalam Kecelakaan Kerja

News | Sabtu, 18 April 2026 | 09:00 WIB

Satgas PKH Buka Suara Soal Pertemuan Letjen Richard Tampubolon dengan Gubernur Sherly

Satgas PKH Buka Suara Soal Pertemuan Letjen Richard Tampubolon dengan Gubernur Sherly

News | Sabtu, 18 April 2026 | 08:10 WIB

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

News | Sabtu, 18 April 2026 | 00:03 WIB

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB