Demo DPR Ricuh, Polisi Tangkap 374 Orang, Mayoritas Anak di Bawah Umur dan Tuntutannya Absurb!

Dythia Novianty, Faqih Fathurrahman

Rabu, 03 September 2025 | 08:40 WIB
Demo DPR Ricuh, Polisi Tangkap 374 Orang, Mayoritas Anak di Bawah Umur dan Tuntutannya Absurb!
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi. [Suara.com/M Yasir]
Baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya tangkap ratusan massa ricuh, mayoritas pelajar terprovokasi media sosial
  • Aksi tidak terorganisir dan dipicu hasutan serta kabar bohong di internet
  • Bentrok lanjutan terjadi usai tewasnya Affan, total 794 demonstran kembali ditangkap

Suara.com - Polda Metro Jaya menangkap sekitar 374 massa aksi yang membuat kericuhan pada aksi 25 Agustus lalu dalam demonstrasi di kawasan Gedung DPR RI.

Saat aksi terjadi pada 25 Agustus lalu, massa datang banyak yang tidak untuk menyampaikan pendapat, pasalnya saat di depan Gedung DPR RI, sama sekali tidak ada mobil komando.

Tuntutan mereka pun absurd, tidak terorganisir seperti aksi massa yang biasa dilakukan.

Mereka hanya datang ke depan gedung DPR RI akibat termakan retorika di sosial media.

“Pada aksi yang berujung ricuh, sama sekali tidak diawali proses penyampaian pendapat, jadi datang langsung ricuh. Polda Metro Jaya telah melakukan upaya pengamanan 337 orang,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Selasa (2/9/2025).

Sebagian besar massa yang tertangkap merupakan anak-anak.

Kendari demikian, para bocah tersebut telah dilepaskan usai pemanggilan orang tua.

Berdasarkan rincian ada 202 anak di bawah umur, 26 mahasiswa dan 109 warga.

Mereka datang usai melihat sosial media yang berisi provokasi yang dibuat oleh keenam tersangka dan saat ini telah mendekam di balik jeruji besi.

baca juga

“Ini fakta yang ditemukan,” katanya.

Massa terprovokasi atas hasutan yang mengajak kepada pelajar untuk melakukan aksi anarkis dengan cara menyebarkan flyers yang berisi kata-kata “kita lawan bareng”.

“Disitu juga ada hashtag #jangantakut kemudian ada caption dibawahnya polisi butut, jangan takut,” ungkapnya.

Kemudian aksi demonstrasi dengan eskalasi tinggi kembali terjadi pada tanggal 28 Agustus lalu.

Massa kembali berbuat anarkis. Pasalnya, saat itu mereka geram karena Affan Kurniawan yang pada 28 Agustus malam tewas terlindas mobil Rantis milik Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta.

Aksi solidaritas terhadap Affan memuncak esok harinya, pada 29 Agustus lalu dan berujung bentrok.

Akibatnya, 794 demonstran yang melakukan aksi kekerasan ditangkap polisi.

Sejumlah pelajar saat berjalan untuk bergabung dalam unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR/DPD RI di Jakarta, Senin (25/8/2025). ANTARA/Khaerul Izan
Sejumlah pelajar saat berjalan untuk bergabung dalam unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR/DPD RI di Jakarta, Senin (25/8/2025). [ANTARA/Khaerul Izan]

“Didominasi oleh pelajar anak yang seharusnya melakukan kegiatan belajar mengajar di sekolahnya masing-masing,” ungkapnya.

Adapun ratusan peserta aksi yang ditangkap berasal dari berbagai daerah seperti Bekasi Kabupaten, Bekasi Kota, Depok, Jakarta.

Kemudian anak-anak pelajar yang berasal dari Indramayu, dari Cirebon, dari Purwakarta dari Cianjur, dari Serang, dari Depok karena mengikuti ajakan medsos ini.

Dari hasil penyelidikan, mereka melakukan aksi usai termakan hasutan, kemudian mengajak anak-anak lainya menyebar kabar bohong yang menimbulkan kerusuhan.

Kemudian akun-akun yang intens mengajak para pelajar untuk melakukan anarkis tersebut ,ada juga yang mengajak membuat atau menjelaskan tata cara pembuatan bom molotov dengan iming-iming perbuatannya dilindungi hukumnya dan keamanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CSIS Kritik Pemerintah: Pendekatan Keamanan Prabowo Picu Masalah Baru dalam Demo?

CSIS Kritik Pemerintah: Pendekatan Keamanan Prabowo Picu Masalah Baru dalam Demo?

News | Selasa, 02 September 2025 | 18:18 WIB

Geger Ngigau Dipukuli, Polisi Sebut Mahasiswa Unnes Tewas Kecelakaan: Ditabrak Pemotor Ngebut!

Geger Ngigau Dipukuli, Polisi Sebut Mahasiswa Unnes Tewas Kecelakaan: Ditabrak Pemotor Ngebut!

News | Selasa, 02 September 2025 | 17:56 WIB

Demo Berdarah 25 Agustus hingga 1 September: 9 Nyawa Melayang, 1.821 Orang Ditangkap Polisi

Demo Berdarah 25 Agustus hingga 1 September: 9 Nyawa Melayang, 1.821 Orang Ditangkap Polisi

News | Selasa, 02 September 2025 | 17:39 WIB

TikTok Live Aktif Lagi Setelah Hilang karena Aksi Demo

TikTok Live Aktif Lagi Setelah Hilang karena Aksi Demo

Tekno | Selasa, 02 September 2025 | 17:37 WIB

Gibran Sambangi Rumah Duka Andika, Pelajar Tewas di Demo DPR: Dialog dengan Ortu, Ini Isinya

Gibran Sambangi Rumah Duka Andika, Pelajar Tewas di Demo DPR: Dialog dengan Ortu, Ini Isinya

News | Selasa, 02 September 2025 | 16:26 WIB

Jejak Lokataru Foundation: Organisasi HAM, Direkturnya Ditangkap Paksa Polisi

Jejak Lokataru Foundation: Organisasi HAM, Direkturnya Ditangkap Paksa Polisi

News | Selasa, 02 September 2025 | 17:49 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×