Siapa Pemilik PT Gudang Garam? Perusahaan Rokok yang Viral Dikabarkan PHK Massal!

Riki Chandra

Sabtu, 06 September 2025 | 12:11 WIB
Siapa Pemilik PT Gudang Garam? Perusahaan Rokok yang Viral Dikabarkan PHK Massal!
PT Gudang Garam. [Dok. Antara]

Suara.com - Kabar Pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di pabrik rokok PT Gudang Garam, Tuban, Jawa Timur, kembali menjadi sorotan publik.

Informasi tersebut diketahui dari video yang viral di media sosial memperlihatkan suasana haru puluhan karyawan yang terdampak PHK. Mereka saling bersalaman sebagai tanda perpisahan.

Kabar ini langsung menuai reaksi dari netizen. "Sedih juga melihat PHK masal pegawai PT Gudang Garam. Dunia kerja sedang tidak baik-bak saja," tulis akun @yusufmuhammad, Sabtu (6/9/2025).

Dampak PHK ini tidak hanya dirasakan oleh para pekerja, tetapi juga keluarga mereka, yang bergantung pada penghasilan dari perusahaan rokok terbesar di Indonesia ini.

PHK massal ini muncul di tengah dinamika industri rokok nasional yang menghadapi tekanan pasar dan regulasi. PT Gudang Garam sendiri dikenal sebagai salah satu pemain terbesar di industri tembakau dan kretek Indonesia.

Selain dampak sosial, PHK ini juga menimbulkan perhatian terkait keberlanjutan bisnis. Sebagai perusahaan besar, PT Gudang Garam selama ini dikenal karena inovasi produknya, termasuk rokok kretek mild yang populer di pasar domestik.

Pemilik PT Gudang Garam

Bos PT Gudang Garam hari ini adalah Susilo Wonowidjojo, seorang pengusaha asal Kediri. Sosok ini dikenal sebagai generasi kedua dari keluarga yang telah lama berkecimpung di industri rokok sejak didirikannya Gudang Garam oleh ayahnya, Surya Wonowidjojo, pada tahun 1958.

Lahir pada 18 November 1956 di Kediri, Susilo tumbuh di tengah keluarga perintis usaha rokok yang awalnya bernama Inghwie. Ia bergabung dalam operasional perusahaan pada 1976, menempati posisi sebagai Direktur di usia 20-an.

Selama lebih dari satu dekade, ia ikut mengembangkan lini produksi, termasuk memperkenalkan mesin-mesin modern untuk pelintingan rokok kretek, langkah yang membuat Gudang Garam mampu memproduksi rokok secara masif dan efisien.

Setelah wafatnya ayahnya pada 1985, kepemimpinan perusahaan sempat dipegang kakaknya, Rahman Halim. Meski demikian, Susilo tetap menjadi bagian inti manajemen hingga resmi diangkat sebagai Wakil Direktur Utama pada 2002.

Di tahun yang sama, ia meluncurkan inovasi baru berupa rokok kretek mild, yang kemudian menjadi produk unggulan pasar Indonesia. Pada 2008, Susilo resmi mengambil alih posisi puncak perusahaan setelah kakaknya meninggal, mempertahankan Gudang Garam sebagai raksasa industri rokok di Tanah Air.

Sebagai pengusaha utama, Susilo Wonowidjojo tercatat sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia. Berdasarkan catatan Forbes, kekayaannya sempat mencapai US$9,2 juta pada 2018, dan pada 2024 diperkirakan mencapai US$2,9 juta, membuatnya menempati posisi ke-23 daftar orang terkaya Indonesia.

Sebagian besar kekayaan Susilo berasal dari sahamnya di PT Gudang Garam, yang terus mempertahankan pangsa pasar besar di industri rokok nasional.

Prestasi Susilo juga terlihat dari terobosan dan inovasi yang ia ciptakan. Dari pengembangan mesin pabrik hingga peluncuran rokok kretek mild, langkah-langkahnya membawa Gudang Garam menjadi simbol keunggulan industri rokok Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PHK Massal 8.000 Karyawan, Perusahaan Ini Beri Pesangon Rp13 Miliar

PHK Massal 8.000 Karyawan, Perusahaan Ini Beri Pesangon Rp13 Miliar

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:38 WIB

Isu PHK Massal Netflix, 800 Karyawan Mungkin Terdampak

Isu PHK Massal Netflix, 800 Karyawan Mungkin Terdampak

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:36 WIB

Perusahaan Rokok Asal Korsel Bangun Pabrik Baru di RI, Kapasitas Tembus 35 Miliar Batang

Perusahaan Rokok Asal Korsel Bangun Pabrik Baru di RI, Kapasitas Tembus 35 Miliar Batang

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Bos Gudang Garam Ungkap Beratnya Cukai Rokok: Jual Rp26.000, Setor ke Negara Rp19.000

Bos Gudang Garam Ungkap Beratnya Cukai Rokok: Jual Rp26.000, Setor ke Negara Rp19.000

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:03 WIB

Gudang Garam Raup Laba Rp2,9 Triliun Meski Pendapatan Anjlok 7,2 Persen

Gudang Garam Raup Laba Rp2,9 Triliun Meski Pendapatan Anjlok 7,2 Persen

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 13:19 WIB

Meski Labanya Ribuan Persen, Saham GGRM Belum Layak Dibeli

Meski Labanya Ribuan Persen, Saham GGRM Belum Layak Dibeli

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:51 WIB

TikTok - Tokopedia Bantah Isu PHK Massal Pegawai Usai Bertemu DPR dan Menaker

TikTok - Tokopedia Bantah Isu PHK Massal Pegawai Usai Bertemu DPR dan Menaker

Video | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:03 WIB

Nyaris 10.000 Karyawan Tokopedia Kena PHK Massal, Bermula dari Akusisi Tiktok

Nyaris 10.000 Karyawan Tokopedia Kena PHK Massal, Bermula dari Akusisi Tiktok

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:53 WIB

PHK Massal Buruh Pabrik: Benarkah Up-skilling Hanya Ilusi?

PHK Massal Buruh Pabrik: Benarkah Up-skilling Hanya Ilusi?

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:00 WIB

Isu 55.000 Buruh Kena PHK, Said Iqbal: Harga Gas Diturunkan untuk Tekan Ancaman PHK

Isu 55.000 Buruh Kena PHK, Said Iqbal: Harga Gas Diturunkan untuk Tekan Ancaman PHK

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:57 WIB

Terkini

Audiensi Aliansi Jogja Memanggil dan Pemda DIY Buntu, Tuntutan Upah Layak Tak Dijawab Tegas

Audiensi Aliansi Jogja Memanggil dan Pemda DIY Buntu, Tuntutan Upah Layak Tak Dijawab Tegas

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Pencabutan Bea Keluar Ekspor Emas Hanya Rumor Belaka

Pencabutan Bea Keluar Ekspor Emas Hanya Rumor Belaka

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:42 WIB

PEVC 2026 Dorong Indonesia Jadi Pemain Utama Ekosistem Kendaraan Listrik

PEVC 2026 Dorong Indonesia Jadi Pemain Utama Ekosistem Kendaraan Listrik

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter

Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Pertamina Ajak Anak Muda Jadi Penggerak Inovasi Indonesia di Momentum Sumpah Pemuda

Pertamina Ajak Anak Muda Jadi Penggerak Inovasi Indonesia di Momentum Sumpah Pemuda

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:37 WIB

4 Pelembap Andalan Bikin Wajah Lembap, Skin Barrier Kuat, Sekaligus Cerah

4 Pelembap Andalan Bikin Wajah Lembap, Skin Barrier Kuat, Sekaligus Cerah

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Transjakarta Masih Rekayasa Operasional Imbas Demo Bundaran HI, 20 Rute Terdampak

Transjakarta Masih Rekayasa Operasional Imbas Demo Bundaran HI, 20 Rute Terdampak

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Siswa Sekolah Rakyat Pimpin Ribuan Peserta Ikrarkan Sumpah Pemuda

Siswa Sekolah Rakyat Pimpin Ribuan Peserta Ikrarkan Sumpah Pemuda

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32 WIB

Respon Djarum Setelah Kantor Digeledah KPK Soal Dugaan Korupsi Bea Cukai

Respon Djarum Setelah Kantor Digeledah KPK Soal Dugaan Korupsi Bea Cukai

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27 WIB

Pimpinan DPR Tegaskan Sekat Parpol Tak Boleh Retakkan Komitmen Menjaga Konstitusi

Pimpinan DPR Tegaskan Sekat Parpol Tak Boleh Retakkan Komitmen Menjaga Konstitusi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:25 WIB

×