WNA Korban Helikopter Jatuh di Tanah Bumbu Dijemput Keluarga

Muhammad Yunus

Minggu, 07 September 2025 | 17:08 WIB
WNA Korban Helikopter Jatuh di Tanah Bumbu Dijemput Keluarga
Petugas mengangkat peti berisi jenazah korban kecelakaan Helikopter BK117 D3 (Santha Kumar Prabhakaran) WNA asal India untuk dipulangkan ke negara asal melalui Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru saat pelepasan di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (7/9/2025) [Suara.com/ANTARA]
Baca 10 detik
  • Tiga Jenazah WNA Korban Helikopter di Tanah Bumbu Dipulangkan Usai Identifikasi DVI
  • Tim DVI Polda Kalsel Identifikasi 8 Korban Helikopter, 5 WNI Masih Tunggu Hasil Tes DNA
  • Keluarga Korban Helikopter Didampingi Perusahaan Estindo Air Saat Proses Pemulangan Jenazah

Suara.com - Tim Identifikasi Korban Bencana (DVI) melepas kepulangan tiga jenazah warga negara asing (WNA) korban kecelakaan helikopter BK117 D3 yang jatuh di kawasan hutan Desa Emil Baru, Mentewe, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Tim DVI Polda Kalsel di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, Minggu 7 September 2025, menyerahkan jenazah kepada keluarga korban dengan melaksanakan serangkaian acara secara tertutup tanpa awak media.

Pewarta ANTARA di lapangan, melaporkan sejak pagi hingga sore hari, Tim DVI beserta jajaran mempersiapkan seluruh rangkaian pelepasan hingga pukul 15.00 WITA.

Setelah mempersiapkan ruangan, Tim DVI dan sejumlah pejabat pemerintah daerah setempat dan instansi terkait menggelar pertemuan dengan para keluarga WNA korban kecelakaan helikopter.

Para keluarga korban WNA juga beberapa kali memasuki ruangan Laboratorium Virologi RS Bhayangkara Banjarmasin dengan dokumen-dokumen serta berkomunikasi beberapa kali dengan petugas di Post Mortem DVI Polda Kalsel di RS setempat.

Para keluarga WNA tersebut juga tampak didampingi oleh perwakilan dari Estindo Air, perusahaan pemilik helikopter yang ditumpangi tiga WNA yang mengalami kecelakaan beberapa waktu lalu itu.

Hingga Minggu, Tim DVI telah selesai mengidentifikasi delapan jasad korban kecelakaan helikopter, yang mana tiga diantaranya merupakan WNA yang teridentifikasi terlebih dahulu pada Sabtu (6/9) dan hari ini diambil pihak keluarga korban.

Sedangkan lima jasad WNI yang juga telah diidentifikasi belum bisa dipulangkan ke keluarga korban karena masih menunggu hasil tes deoxyribonucleic acid (DNA) yang telah dikirimkan ke laboratorium di Jakarta.

Tes DNA terhadap lima jasad WNI dilakukan karena tingkat kerusakan jasad cukup parah, tidak bisa menggunakan metode catatan medis seperti gigi maupun properti yang melekat di tubuh.

baca juga

Berbeda dengan tiga WNA yang memiliki catatan medis lengkap serta kondisi jasad tidak terlalu parah sehingga lebih mudah diidentifikasi.

Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr Muhammad El Yandiko mengatakan bahwa kondisi beberapa jasad WNI hancur dengan tingkat kerusakan cukup berat akibat kebakaran.

Sehingga membutuhkan tes DNA agar dapat dikenali sesuai identitas yang sebenarnya.

Korban kecelakaan helikopter diantaranya terdiri dari seorang pilot bernama Kapten Haryanto berasal dari Kota Batam, Kepulauan Riau, teknisi bernama Hendra Darmawan (Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan).

Enam penumpang, yakni Mark Werren (Australia), Santha Kumar Prabhakaran (India), Claudine Pereira Quito (Brasil), Iboy Irfan Rosa (Kabupaten Kuantan Singingi, Riau), Yudi Febrian Rahman (Pekan Baru, Riau), Andys Rissa Pasulu (Kota Balikpapan, Kalimantan Timur).

Tim SAR menemukan bangkai helikopter di titik 03° 5’6” S – 115° 37’39.07” E, kawasan hutan sekitar Desa Emil Baru, Kecamatan Mentewe, Tanah Bumbu, Kalsel, pada Rabu (3/9) sekitar pukul 14.45 WITA, sejak hilang kontak pada Senin (1/9) sekitar pukul 08.54 WITA.

Helikopter tersebut ditemukan pada jarak sekitar 700 meter dari titik koordinat yang sebelumnya diberikan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Tim SAR berhasil mengevakuasi seluruh jasad pada Kamis (4/9) malam sekitar pukul 21.50 WITA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Korban Helikopter Jatuh di Hutan Kalsel Diidentifikasi, Dua Warga Riau

8 Korban Helikopter Jatuh di Hutan Kalsel Diidentifikasi, Dua Warga Riau

News | Minggu, 07 September 2025 | 09:53 WIB

Terungkap! Rontgen Gigi Hingga Tato Bantu Identifikasi WNA Korban Helikopter Kalsel

Terungkap! Rontgen Gigi Hingga Tato Bantu Identifikasi WNA Korban Helikopter Kalsel

News | Sabtu, 06 September 2025 | 22:33 WIB

"Saya Kritis": Pesan Terakhir Korban Helikopter Jatuh di Kalimantan

"Saya Kritis": Pesan Terakhir Korban Helikopter Jatuh di Kalimantan

News | Jum'at, 05 September 2025 | 16:21 WIB

Terkini

Kericuhan Malioboro Dinilai Jadi Kanal Frustrasi Sosial, Represif Aparat Hanya Perburuk Keadaan

Kericuhan Malioboro Dinilai Jadi Kanal Frustrasi Sosial, Represif Aparat Hanya Perburuk Keadaan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Buku Revolusi Nuklir: Menjelajahi Masa Depan dan Keganjilan Hidup Manusia

Buku Revolusi Nuklir: Menjelajahi Masa Depan dan Keganjilan Hidup Manusia

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Bicara Kasus Keracunan MBG, Kepala BGN Sudaryono: Hancur Hatiku, Saya Baper

Bicara Kasus Keracunan MBG, Kepala BGN Sudaryono: Hancur Hatiku, Saya Baper

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan

Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar

Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar

Bali | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Harga dan Spesifikasi HP Flagship Terbaru di Indonesia: Mewah, Performa Gahar!

Harga dan Spesifikasi HP Flagship Terbaru di Indonesia: Mewah, Performa Gahar!

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Bos Danantara Pandu Sjahrir Tak Bantah Miliki Saham di Supra Sekuritas

Bos Danantara Pandu Sjahrir Tak Bantah Miliki Saham di Supra Sekuritas

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang

Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:54 WIB

4 Tinted Sunscreen Lokal SPF 30, Kunci Wajah Tampak Flawless dan Atasi PIH

4 Tinted Sunscreen Lokal SPF 30, Kunci Wajah Tampak Flawless dan Atasi PIH

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:52 WIB

PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar

PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:51 WIB

×