Kenapa Hampir 200.000 Orang Demo di Prancis ?

Muhammad Yunus

Kamis, 11 September 2025 | 20:33 WIB
Kenapa Hampir 200.000 Orang Demo di Prancis ?
Ilustrasi bendera Prancis.[Unsplash/Alice Triquet]

Suara.com - Hampir 200.000 orang di seluruh Prancis ambil bagian dalam unjuk rasa pada Rabu (10/9) sebagai bagian dari gerakan “Block Everything” demikian diumumkan Menteri Dalam Negeri Bruno Retailleau dalam konferensi pers.

Retailleau mengatakan kaum muda “sangat terwakili” dalam aksi protes yang ia tuding telah dibajak oleh kelompok kiri radikal dan ultra-kiri.

Ia menegaskan bahwa meskipun terdapat sangat banyak upaya untuk melumpuhkan negara, para pemblokir tidak berhasil memblokir Prancis.

Menurut data resmi, terdapat total 812 aksi protes di seluruh negeri.

Di ibu kota Paris, bentrokan terjadi di beberapa lokasi strategis termasuk Porte d’Aubervilliers, sekolah menengah atas, dan stasiun kereta Gare du Nord.

Polisi menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa, sementara beberapa tempat sampah dibakar.

Di kawasan pusat kota Chatelet, sebuah bangunan terbakar, yang memicu intervensi besar dari pemadam kebakaran.

Saksi mata mengatakan kepada Anadolu bahwa kebakaran dipicu setelah gas air mata ditembakkan oleh aparat keamanan.

Pusat perbelanjaan Forum des Halles di jantung kota Paris juga ditutup setelah muncul seruan penjarahan saat para demonstran bergerak menuju lokasi tersebut.

baca juga

Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil juga mengumumkan adanya gangguan lalu lintas udara di bandara Marseille, Nice, Bastia, Ajaccio, Figari, dan Calvi, dengan penundaan dan pembatalan penerbangan yang diperkirakan terjadi sepanjang hari.

Retailleau sebelumnya mengatakan bahwa operasi keamanan besar-besaran telah dikerahkan, memobilisasi 80.000 personel polisi dan gendarmerie yang didukung oleh drone, helikopter, dan kendaraan lapis baja untuk mencegah blokade infrastruktur strategis.

Ia menginstruksikan pasukan keamanan untuk bertindak cepat dan tangkas.

Ia juga menuduh beberapa politisi berusaha menciptakan iklim pemberontakan di Prancis.

Prancis sedang menghadapi ketegangan politik yang meningkat setelah Bayrou kalah dalam mosi percaya di Majelis Nasional pada hari Senin.

Bayrou, yang pada Juli lalu mempresentasikan kerangka anggaran untuk 2026, berusaha mendapatkan dukungan terhadap rencana penghematan hampir 44 miliar Euro (sekitar Rp846,5 triliun).

Sebagai bagian dari upaya mengurangi utang publik Prancis yang terus melonjak, yang kini mencapai 113 persen dari PDB.

Presiden Prancis Emmanuel Macron menunjuk Menteri Angkatan Bersenjata Sebastien Lecornu sebagai perdana menteri baru pada Selasa (9/9). Ia ditugaskan untuk mengadakan konsultasi dengan partai-partai politik sebelum membentuk kabinetnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Saja Isi Tuntutan Demo Nepal? Bikin Presiden dan Perdana Menteri Mundur

Apa Saja Isi Tuntutan Demo Nepal? Bikin Presiden dan Perdana Menteri Mundur

News | Kamis, 11 September 2025 | 19:41 WIB

Keterlibatan Pelajar Berunjuk Rasa Meningkat: Bukti Kesadaran Dini Melawan Sistem yang Menindas!

Keterlibatan Pelajar Berunjuk Rasa Meningkat: Bukti Kesadaran Dini Melawan Sistem yang Menindas!

News | Kamis, 11 September 2025 | 18:56 WIB

Dikritik Tak Turun Saat Rusuh, Gubernur Pramono: Saya Mantan Demonstran, Tak Mau Ambil Panggung

Dikritik Tak Turun Saat Rusuh, Gubernur Pramono: Saya Mantan Demonstran, Tak Mau Ambil Panggung

News | Kamis, 11 September 2025 | 18:39 WIB

Terkini

Bisnis Tak Bisa Lagi Cuma Hitung Cuan, Risiko Politik Juga Harus Dibaca

Bisnis Tak Bisa Lagi Cuma Hitung Cuan, Risiko Politik Juga Harus Dibaca

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:28 WIB

Penggemar Toy Story Wajib Coba, High Tea Bertema Woody dan Buzz Hadir dari Ketinggian Lantai 70

Penggemar Toy Story Wajib Coba, High Tea Bertema Woody dan Buzz Hadir dari Ketinggian Lantai 70

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:27 WIB

Kecewa AMPB Balik Kanan, Ojol Ancam Usir Massa Pati Jika Kembali Demo di Jakarta

Kecewa AMPB Balik Kanan, Ojol Ancam Usir Massa Pati Jika Kembali Demo di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:27 WIB

KemenHAM Janji Partisipasi Publik Bukan Sekadar Slogan, Siap Tampung Kritik Pedas OMS

KemenHAM Janji Partisipasi Publik Bukan Sekadar Slogan, Siap Tampung Kritik Pedas OMS

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Berapa Harga Sepeda Lipat Brompton C Line? Ini Kisaran, Spesifikasi dan Kelebihannya

Berapa Harga Sepeda Lipat Brompton C Line? Ini Kisaran, Spesifikasi dan Kelebihannya

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Cegah Ricuh, Polisi Minta Pelajar Demo di DPR Pulang: Pulang Ya? Salaman Dulu

Cegah Ricuh, Polisi Minta Pelajar Demo di DPR Pulang: Pulang Ya? Salaman Dulu

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Suasana Demo Memanas, Pengunjung Tetap Santai Makan dan Belanja

Suasana Demo Memanas, Pengunjung Tetap Santai Makan dan Belanja

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Korupsi BUMN: Ketika Inovasi Berjalan Tanpa Pengawasan

Korupsi BUMN: Ketika Inovasi Berjalan Tanpa Pengawasan

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Beredar Isu Perselingkuhan, Sarah Wijayanto Ancam Akun Penyebar Hoax

Beredar Isu Perselingkuhan, Sarah Wijayanto Ancam Akun Penyebar Hoax

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Banjir Bandang Nepal: Penjelasan Runtuhan Gletser, Benarkah Dampak Nyata Perubahan Iklim?

Banjir Bandang Nepal: Penjelasan Runtuhan Gletser, Benarkah Dampak Nyata Perubahan Iklim?

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:12 WIB

×