PBNU Tegaskan Tak Terlibat Korupsi Kuota Haji, Dukung Penuh KPK

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Senin, 15 September 2025 | 18:43 WIB
PBNU Tegaskan Tak Terlibat Korupsi Kuota Haji, Dukung Penuh KPK
Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. (Suara.com/Novian)
Baca 10 detik
  • KPK memeriksa staf PBNU berinisial SB (Syaiful Bahri) sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji.
  • Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut diperiksa KPK terkait dugaan korupsi haji.
  • Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut dicekal KPK berpergian keluar negeri.

Suara.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menegaskan bahwa organisasinya tidak terlibat dalam proses pembagian kuota haji yang kini tengah diselidiki oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

PBNU menyatakan menghormati penuh proses hukum yang berjalan dan mendukung upaya pemberantasan korupsi.

"Kami memastikan bahwa PBNU tidak terlibat dalam proses pembagian kuota maupun yang lain-lain. Kita bisa pastikan PBNU tidak terlibat," ujar Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, di Jakarta, Senin (15/9/2025).

Kendati demikian, Gus Ipul memahami jika ada pengurus PBNU yang dipanggil oleh KPK untuk memberikan keterangan. Ia berharap setiap individu yang diminta keterangannya dapat bersikap kooperatif sebagai bagian dari warga negara yang baik.

"Jika ada pengurus yang memang diperlukan keterangannya, tentu kita sungguh-sungguh menghormati. Kita harapkan yang diminta keterangan ini bisa memberikan penjelasan dengan baik," tuturnya.

Kasus dugaan korupsi ini telah naik ke tahap penyidikan oleh KPK sejak 9 Agustus 2025. Penyelidikan berfokus pada penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji periode 2023–2024 di Kementerian Agama.

Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, telah dimintai keterangan dalam proses ini. Selain itu, KPK juga telah memeriksa staf PBNU berinisial SB (Syaiful Bahri) sebagai saksi, yang diduga memiliki keterkaitan dengan mantan staf khusus Menteri Agama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skandal Kuota Haji: Ustaz Khalid Basalamah Kembalikan Uang ke KPK

Skandal Kuota Haji: Ustaz Khalid Basalamah Kembalikan Uang ke KPK

News | Senin, 15 September 2025 | 17:51 WIB

Lawan KPK di Pengadilan, Kakak Hary Tanoesoedibjo Minta Status Tersangka Digugurkan!

Lawan KPK di Pengadilan, Kakak Hary Tanoesoedibjo Minta Status Tersangka Digugurkan!

News | Senin, 15 September 2025 | 16:58 WIB

Skandal Korupsi Haji Rp1 Triliun, Kapan KPK Umumkan Tersangka Agar Tak Rusak Reputasi NU?

Skandal Korupsi Haji Rp1 Triliun, Kapan KPK Umumkan Tersangka Agar Tak Rusak Reputasi NU?

News | Minggu, 14 September 2025 | 19:20 WIB

Terkini

Rupiah Menguat Meski Tertahan di Level Rp18.000, Terkuat Kedua di Asia Tenggara

Rupiah Menguat Meski Tertahan di Level Rp18.000, Terkuat Kedua di Asia Tenggara

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:05 WIB

Saat Rumah Petani Luwu Timur Rata dengan Tanah Demi Ambisi PSN

Saat Rumah Petani Luwu Timur Rata dengan Tanah Demi Ambisi PSN

Sulsel | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:05 WIB

Tangis Bocah Berujung Viral, Ayah Terduga Pelaku Penganiayaan di Cimahi Ditangkap

Tangis Bocah Berujung Viral, Ayah Terduga Pelaku Penganiayaan di Cimahi Ditangkap

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:03 WIB

Apa Urgensinya? Direksi BPJS TK Didesak Jelaskan Alasan Calon Pegawai Dilatih Jalan di Atas Api

Apa Urgensinya? Direksi BPJS TK Didesak Jelaskan Alasan Calon Pegawai Dilatih Jalan di Atas Api

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:00 WIB

Menguak Makna Kehilangan dalam Novel Looking for Alaska Karya John Green

Menguak Makna Kehilangan dalam Novel Looking for Alaska Karya John Green

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:00 WIB

3 Moisturizer Azeclair Terbaik yang Ampuh Hempas Jerawat dan Pudarkan Bekasnya

3 Moisturizer Azeclair Terbaik yang Ampuh Hempas Jerawat dan Pudarkan Bekasnya

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:59 WIB

Tukin TNI dan Pegawai Kemhan Naik ke 90 Persen, DPR: Prajurit Harus Makin Profesional

Tukin TNI dan Pegawai Kemhan Naik ke 90 Persen, DPR: Prajurit Harus Makin Profesional

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:58 WIB

Sekolah Nyaris Roboh, Siswa di Tasikmalaya Belajar dengan Rasa Waswas

Sekolah Nyaris Roboh, Siswa di Tasikmalaya Belajar dengan Rasa Waswas

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:58 WIB

Makan Kenyang Cuma Rp30 Ribu! Nikmati Promo Spesial BRI di Nikugo Selama Agustus

Makan Kenyang Cuma Rp30 Ribu! Nikmati Promo Spesial BRI di Nikugo Selama Agustus

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:56 WIB

Pikap KDMP Terlibat Tabrakan Beruntun dengan Bus Peziarah di Ponorogo, Begini Nasib Penumpangnya

Pikap KDMP Terlibat Tabrakan Beruntun dengan Bus Peziarah di Ponorogo, Begini Nasib Penumpangnya

Jatim | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:53 WIB

×