Dukungan Mengalir Maju Calon Ketum PPP, Mardiono: Saya Siap Berjuang Lagi! Kembali PPP ke Parlemen!

Dythia Novianty | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Jum'at, 19 September 2025 | 07:39 WIB
Dukungan Mengalir Maju Calon Ketum PPP,  Mardiono: Saya Siap Berjuang Lagi! Kembali PPP ke Parlemen!
Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M. Mardiono di Jakarta, Kamis (18/9/2025). [Suara.com/Bagaskara]
Baca 10 detik
  • Mardiono siap kembali pimpin PPP periode 2025–2030 atas dukungan mayoritas DPW dan DPC
  • Muktamar X PPP dipercepat dan akan digelar pada akhir September 2025
  • PPP fokus bangkit usai gagal lolos parlemen di Pemilu 2024 dan tolak ketua umum dari luar kader

Suara.com - Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M. Mardiono, menyatakan kesiapannya untuk kembali memimpin partai berlambang Ka'bah tersebut untuk periode 2025-2030, menyusul deklarasi dukungan dari sejumlah Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP.

Dukungan ini muncul menjelang Muktamar X yang rencananya akan dipercepat dan diselenggarakan pada akhir September ini dan Mardiono didukung sebagai calon ketua umum.

Mardiono menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh para kader di seluruh Indonesia.

"Alhamdulillah, saya telah menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya pada seluruh ketua wilayah dan para kader di seluruh Indonesia yang telah mempercayai pada saya, meminta pada saya melanjutkan, memimpin kembali untuk periode 2025-2030," ujar Mardiono di Hotel Sheraton Jakarta, Kamis (18/9/2025).

Kendati begitu, Mardiono menyadari bahwa amanah ini adalah perjuangan yang berat, terutama mengingat hasil Pemilu 2024 yang menyebabkan PPP tidak lolos ambang batas parlemen (parliamentary threshold).

"Ini tentu amanah yang berat memang bagi saya ya, saya harus berjuang kembali apalagi tentu karena PPP saat ini tidak lolos parliamentary threshold, maka tujuan utama untuk perjuangan ke depan adalah bagaimana PPP nanti di pemilu 2029 itu bisa kembali di parlemen untuk memenuhi parliamentary threshold," tegasnya.

Ia menekankan pentingnya kebersamaan dan kerja sama seluruh kader PPP di seluruh Indonesia untuk mencapai tujuan tersebut.

Logo PPP. (ist)
Logo PPP. (ist)

"Tentu ini perjuangan yang tidak mudah, sehingga perlu kebersamaan, perlu bergandeng tangan seluruh lapisan kader, seluruh Indonesia, untuk berjuang secara bersama-sama," tambahnya.

Sebagai seorang kader yang telah mengabdikan diri selama 28 tahun, Mardiono menegaskan kesiapannya untuk terus berjuang selama masih dibutuhkan oleh partai.

"Dan alhamdulillah, ketika rekan-rekan wilayah yang mayoritas di seluruh Indonesia itu meminta kembali saya, maka insya Allah, bismillah, sebagaimana yang beberapa waktu saya sampaikan, saya sebagai seorang kader kalau masih dibutuhkan untuk melanjutkan perjuangan, ya saya bismillah, tapi andaikata tidak ya alhamdulillah," jelasnya.

Untuk diketahui, PPP akan segera menggelar Muktamar X pada tanggal 27, 28, dan 29 September, yang kemudian akan dilanjutkan dengan acara Bimbingan Teknis (Bimtek).

Percepatan muktamar ini merupakan amanat konstitusi PPP yang menetapkan masa khidmat kepengurusan setiap lima tahun sekali dan akan berakhir pada bulan Desember.

Sebelumnya, Sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) hingga Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP yang disebut dari 33 Provinsi mendeklarasikan dukungan kepada Plt Ketua Umum PPP M Mardiono sebagai calon Ketua Umum PPP untuk periode 2025-2030.

Deklarasi dukungan ini dilakukan menjelang PPP melaksanakan Muktamar ke X di Jakarta.

Hal itu berdasarkan video yang diterima oleh Suara.com. Deklarasi itu dilakukan di Hotel Sheraton Jakarta, Kamis (18/9/2025) malam. Dibacakan oleh Ketua DPW PPP Sulsel, Imam Fauzan Amir Uskara dan diikuti yang lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PPP Legowo Jokowi Pilih PSI: 'Lagi Pula Anak Beliau Sudah Jadi Ketum'

PPP Legowo Jokowi Pilih PSI: 'Lagi Pula Anak Beliau Sudah Jadi Ketum'

News | Senin, 09 Juni 2025 | 16:37 WIB

Jokowi Lebih Pilih PSI, Analis: Cukup Rasional, Kalau di PPP Perpecahan Masih Cukup Kuat

Jokowi Lebih Pilih PSI, Analis: Cukup Rasional, Kalau di PPP Perpecahan Masih Cukup Kuat

News | Senin, 09 Juni 2025 | 10:16 WIB

Demo Kader PPP Minta Rommy Dipecat, Elite Partai: Kerjaannya Cuma Itu-itu Saja

Demo Kader PPP Minta Rommy Dipecat, Elite Partai: Kerjaannya Cuma Itu-itu Saja

News | Rabu, 04 Juni 2025 | 21:12 WIB

Markas DPP PPP Digeruduk Kader, Tuntut Rommy Dipecat!

Markas DPP PPP Digeruduk Kader, Tuntut Rommy Dipecat!

News | Rabu, 04 Juni 2025 | 21:03 WIB

PPP Memanas, Dorongan Kandidat Eksternal Pimpin Partai Ditolak Sejumlah Kader

PPP Memanas, Dorongan Kandidat Eksternal Pimpin Partai Ditolak Sejumlah Kader

News | Selasa, 03 Juni 2025 | 10:22 WIB

Merapat ke PSI atau PPP? Menakar Keuntungan jika Jokowi jadi Ketum Parpol

Merapat ke PSI atau PPP? Menakar Keuntungan jika Jokowi jadi Ketum Parpol

News | Senin, 02 Juni 2025 | 19:46 WIB

Terkini

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:38 WIB

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:34 WIB

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:26 WIB

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:24 WIB

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:48 WIB

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:42 WIB