Sinyal Retak? Jokowi Perintahkan Dukung Gibran 2 Periode, GCP Balas Telak: Wapres Tak Harus Dia!

Bangun Santoso | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Minggu, 21 September 2025 | 18:18 WIB
Sinyal Retak? Jokowi Perintahkan Dukung Gibran 2 Periode, GCP Balas Telak: Wapres Tak Harus Dia!
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka
  • Presiden Jokowi secara resmi telah memerintahkan seluruh organ relawannya untuk solid mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka untuk menjabat selama dua periode
  • Kelompok loyalis Prabowo, Gerakan Cinta Prabowo (GCP), menyatakan dukungan penuh untuk Prabowo di periode kedua
  • Sikap berbeda ini menandakan adanya potensi dinamika dan perbedaan kepentingan politik antara kubu Jokowi dan lingkaran pendukung Prabowo 

Suara.com - Peta politik menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mulai menunjukkan riak tak terduga. Di saat Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) secara tegas memerintahkan seluruh barisan relawannya untuk mengamankan duet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka hingga dua periode, sebuah manuver mengejutkan datang dari lingkaran loyalis Prabowo sendiri.

Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo (GCP), Kurniawan, memberikan sinyal bahwa loyalitas mereka memiliki batas.

Meskipun siap mati-matian mendukung Prabowo Subianto untuk masa jabatan kedua, GCP secara eksplisit menyatakan bahwa sosok Gibran Rakabuming Raka bukanlah harga mati sebagai calon wakil presiden pendamping.

Pernyataan ini menjadi pukulan telak bagi narasi soliditas koalisi yang sedang dibangun. Saat ditemui usai acara Apel Kebangsaan di Jakarta Timur, Sabtu (20/9/2025), Kurniawan awalnya menegaskan komitmennya pada Prabowo.

"Dua periode kalau Pak Prabowo tetap dipercaya kepada masyarakat, kita akan pilih dia," ujar Kurniawan.

Namun, suasana berubah ketika pertanyaan mengerucut pada sosok wakil presiden. Saat didesak apakah dukungan juga berlaku untuk siapa pun wakil yang mendampingi Prabowo, ia menjawab tegas, "kami akan mendukung."
Poin krusialnya adalah saat ditanya apakah figur wakilnya harus sama seperti saat ini. Jawaban Kurniawan singkat, lugas, dan penuh makna politik.

"Tidak harus yang sekarang pun nggak ada masalah," ucapnya.

Loyalitas Tunggal Hanya untuk Prabowo

Kurniawan menjelaskan bahwa prinsip dasar GCP adalah loyalitas mutlak yang ditujukan hanya kepada figur Prabowo Subianto, bukan pada paket kepemimpinannya.

Bagi mereka, keputusan mengenai siapa yang akan menjadi pendamping di kontestasi berikutnya adalah hak prerogatif penuh milik Prabowo, dan masyarakatlah yang pada akhirnya akan menjadi penentu.

"Karena yang menentukan pilihan itu masyarakat itu sendiri. Kita tawarkan A kalau masyarakat mendukung B, silahkan saja masyarakat. Tapi intinya, kita ini adalah loyalisnya Prabowo Subianto. Masalah Pak Prabowo nanti akan bergandengan tangan dengan siapa Itu hak prerogatifnya Pak Prabowo," pungkasnya.

Sikap GCP ini kontras 180 derajat dengan arahan yang baru saja ditegaskan oleh Jokowi. Sebelumnya, pada Jumat (19/9/2025), Jokowi mengonfirmasi klaim relawan Bara JP bahwa ada perintah untuk mendukung Prabowo-Gibran selama dua periode.

Ditemui di kediamannya di Solo, Jokowi tidak hanya membenarkan, tetapi juga menekankan bahwa instruksi tersebut bukanlah hal baru. Ia menggunakan kata "perintah", sebuah diksi kuat yang mengindikasikan arahan wajib bagi seluruh organ relawan pendukungnya.

"Sejak awal, saya sampaikan kepada seluruh relawan untuk itu (mendukung Prabowo-Gibran dua periode)," kata Jokowi.

Penegasan dari Jokowi ini adalah manuver untuk mengunci soliditas dukungan bagi pemerintahan saat ini hingga akhir masa jabatan kedua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Tifa Klaim Punya Data Australia, Sebut Pendidikan Gibran 'Rawan Scam dan Potensial Fake'

Dokter Tifa Klaim Punya Data Australia, Sebut Pendidikan Gibran 'Rawan Scam dan Potensial Fake'

News | Minggu, 21 September 2025 | 17:52 WIB

Pandji Pragiwaksono Bongkar Dugaan Rocky Gerung Jadi Jubir Prabowo: Kritik ke Prabowo Gak Logis

Pandji Pragiwaksono Bongkar Dugaan Rocky Gerung Jadi Jubir Prabowo: Kritik ke Prabowo Gak Logis

Entertainment | Minggu, 21 September 2025 | 17:39 WIB

Beda Biaya Kuliah Gibran di UTS Insearch Sydney vs MDIS Singapura, Bak Langit Bumi

Beda Biaya Kuliah Gibran di UTS Insearch Sydney vs MDIS Singapura, Bak Langit Bumi

News | Minggu, 21 September 2025 | 14:40 WIB

UTS Insearch Sydney Sekolah Apa? Tercantum di Riwayat Pendidikan Gibran

UTS Insearch Sydney Sekolah Apa? Tercantum di Riwayat Pendidikan Gibran

Lifestyle | Minggu, 21 September 2025 | 14:06 WIB

Momen Prabowo Subianto Disambut Hangat Diaspora di New York, Siap Sampaikan Pidato Penting di PBB!

Momen Prabowo Subianto Disambut Hangat Diaspora di New York, Siap Sampaikan Pidato Penting di PBB!

News | Minggu, 21 September 2025 | 07:51 WIB

Jokowi Beri Arahan 'Prabowo-Gibran 2 Periode', Relawan Prabowo: Tergantung Masyarakat Memilih

Jokowi Beri Arahan 'Prabowo-Gibran 2 Periode', Relawan Prabowo: Tergantung Masyarakat Memilih

News | Sabtu, 20 September 2025 | 23:10 WIB

Soenarko Sebut Geng Solo Virus di Kabinet, Minta Menteri Bermasalah dan Orang Jokowi Dicopot

Soenarko Sebut Geng Solo Virus di Kabinet, Minta Menteri Bermasalah dan Orang Jokowi Dicopot

Video | Minggu, 21 September 2025 | 08:00 WIB

Terkini

Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan

Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:02 WIB

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:55 WIB

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:49 WIB

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:39 WIB

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:29 WIB

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:23 WIB

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:14 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:46 WIB

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:39 WIB