Kekayaan Mardiono yang Terpilih Jadi Ketum PPP, Tembus Triliun di LHKPN

Ruth Meliana | Suara.com

Minggu, 28 September 2025 | 08:51 WIB
Kekayaan Mardiono yang Terpilih Jadi Ketum PPP, Tembus Triliun di LHKPN
Muhamad Mardiono Ketum PPP yang baru terpilih [Instagram/@muhamad.mardiono]

Suara.com - Muhamad Mardiono terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) periode 2025-2030. Mardiono terpilih secara aklamasi pada hari pertama Muktamar X PPP, Sabtu (27/9/2025).

Pemilihan ketua umum dipercepat oleh pimpinan sidang karena situasi dianggap mendesak. Sejak Muktamar X PPP dimulai, perbedaan pendapat antar kader telah memicu keributan dan kekacauan di lokasi acara, terutama antara kubu pendukung Mardiono dan calon ketua umum lainnya.

Gara-gara itu sosok Mardiono jadi sorotan, termasuk harta kekayaannya. Lantas berapa kekayaan Mardiono yang terpilih jadi Ketum PPP? Simak penjelasan berikut ini.

Harta Kekayaan Mardiono

Muhamad Mardiono Ketum PPP yang baru terpilih [Instagram/@muhamad.mardiono]
Muhamad Mardiono Ketum PPP yang baru terpilih [Instagram/@muhamad.mardiono]

Muhamad Mardiono terakhir kali melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 17 Januari 2025 untuk periodik 2024. Dia melaporkan harta kekayaan dalam kapasitasnya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan.

Aset terbesar Mardiono adalah properti yakni mencakup 175 item berupa tanah dan bangunan yang tersebar di berbagai lokasi strategis. Mulai dari Sleman, Bantul, Kulon Progo, hingga kota-kota besar seperti Cilegon, Tangerang, Serang, dan Jakarta Selatan. Semua aset ini dilaporkan sebagai hasil jerih payah sendiri dengan nilai total mencapai Rp 630.470.790.000 (Rp630 miliar).

Mardiono juga melaporkan kepemilikan berupa 14 aset berupa motor dan mobil dengan total nilai Rp 6.776.350.000 (Rp 6,7 miliar). Untuk harga bergerak lainnya dengan total nilai Rp 1.308.500.000 (Rp1,3 miliar).

Selain itu Mardiono juga mempunyai surat berharga senilai Rp661.612.535.369 (Rp661 miliar), kas dan setara kas Rp 789.221.219 (Rp 789 juta) dan harta lainnya senilai Rp 23.222.862.130 (Rp23 miliar).

Dari kekayaan itu, Mardiono memiliki utang sebesar Rp 153.209.731.778 (Rp153 miliar). Setelah dikurangi utang, total kekayaan bersih Mardiono mencapai Rp1,17 triliun. Rp 1.170.970.526.940 (Rp1,17 triliun).

Profil Mardiono

Muhamad Mardiono Ketum PPP yang baru terpilih [Instagram/@muhamad.mardiono]
Muhamad Mardiono Ketum PPP yang baru terpilih [Instagram/@muhamad.mardiono]

Muhamad Mardiono lahir di Yogyakarta pada 11 Juli 1957 sehingga sekarang berusia 68 tahun. Sebelum dikenal di kancah politik, dia adalah seorang pengusaha sukses.

Mardiono adalah pemilik dari sejumlah perusahaan besar yang tergabung dalam BCS Group.

Beberapa perusahaannya yang dikenal luas antara lain PT Cipta Niaga Internasional, PT Serang Asri Hotel, PT Bahari Caraka Sarana, dan PT Bank Perkreditan Rakyat (BPRS) Muamalah Cilegon. Bisnisnya juga mencakup pengelolaan SPBU, kawasan industri, dan pengadaan perlengkapan militer.

Pengaruhnya di dunia usaha semakin kuat saat Mardiono menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Banten dari 2002 hingga 2007. Posisi strategis itu pun berlanjut saat Mardino menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Kadin.

Selain berkiprah di dunia bisnis, Mardiono juga memiliki rekam jejak panjang di pemerintahan dan politik. Dia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PPP di bawah kepemimpinan Muhammad Romahurmuziy.

Pada 2020, Mardino sempat berencana maju sebagai calon ketua umum PPP namun mengurungkan niatnya, yang akhirnya Suharso Monoarfa terpilih secara aklamasi.

Dalam pemerintahan, Mardiono pernah menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di era Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kini di masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dia pun dipercaya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok Muhammad Mardiono, Klaim Terpilih Ketum PPP di Tengah Kericuhan Muktamar

Sosok Muhammad Mardiono, Klaim Terpilih Ketum PPP di Tengah Kericuhan Muktamar

News | Minggu, 28 September 2025 | 08:14 WIB

Mardiono Ungkap Kericuhan di Muktamar X PPP Akibatkan Korban Luka yang Dilarikan ke Rumah Sakit

Mardiono Ungkap Kericuhan di Muktamar X PPP Akibatkan Korban Luka yang Dilarikan ke Rumah Sakit

News | Minggu, 28 September 2025 | 01:11 WIB

Muktamar X PPP: Mardiono Akui Konflik Internal Jadi Biang Kegagalan di Pemilu 2024

Muktamar X PPP: Mardiono Akui Konflik Internal Jadi Biang Kegagalan di Pemilu 2024

News | Minggu, 28 September 2025 | 00:58 WIB

Terkini

PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:26 WIB

Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif

Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:12 WIB

Siap-Siap! Besok Puncak Arus Balik Kedua di Kampung Rambutan, 6 Ribu Orang Bakal Tiba di Jakarta

Siap-Siap! Besok Puncak Arus Balik Kedua di Kampung Rambutan, 6 Ribu Orang Bakal Tiba di Jakarta

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:30 WIB

Fenomena Pendatang Baru: DPRD Ingatkan Pemprov DKI Jakarta Soal Bom Waktu Sosial

Fenomena Pendatang Baru: DPRD Ingatkan Pemprov DKI Jakarta Soal Bom Waktu Sosial

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:21 WIB

Soroti Penyalahgunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran, KPK: Bisa Jadi Pintu Masuk Korupsi

Soroti Penyalahgunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran, KPK: Bisa Jadi Pintu Masuk Korupsi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:46 WIB

Pemprov DKI Minta TNI dan PT Temasra Jaya Hentikan Pembongkaran Bangunan di Menteng

Pemprov DKI Minta TNI dan PT Temasra Jaya Hentikan Pembongkaran Bangunan di Menteng

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:05 WIB

Viral Zebra Cross Hilang Disulap Jadi Pac-Man di Tebet, Dinas Bina Marga DKI Buka Suara

Viral Zebra Cross Hilang Disulap Jadi Pac-Man di Tebet, Dinas Bina Marga DKI Buka Suara

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:43 WIB

PBNU Tegas Dukung Iran, Gus Yahya Serukan Perdamaian dan Desak RI Ambil Langkah Diplomatik

PBNU Tegas Dukung Iran, Gus Yahya Serukan Perdamaian dan Desak RI Ambil Langkah Diplomatik

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:32 WIB

Pencurian Ternak Modus Tembak dan Kuliti Sapi Bikin Geger Kupang! Pelaku Aparat Desa hingga ABH

Pencurian Ternak Modus Tembak dan Kuliti Sapi Bikin Geger Kupang! Pelaku Aparat Desa hingga ABH

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:32 WIB

Ada Bazar di Monas, KA Keberangkatan Gambir Bakal Berhenti di Jatinegara

Ada Bazar di Monas, KA Keberangkatan Gambir Bakal Berhenti di Jatinegara

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:24 WIB