Tragedi Musala Ambruk di Sidoarjo, 38 Santri Terkubur Reruntuhan: Akankah Berhasil Diselamatkan?

Bangun Santoso

Selasa, 30 September 2025 | 13:14 WIB
Tragedi Musala Ambruk di Sidoarjo, 38 Santri Terkubur Reruntuhan: Akankah Berhasil Diselamatkan?
Tragedi runtuhnya Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur. (Dok. BNPB)
baca 10 detik
  • Sebanyak 38 santri Ponpes Al Khoziny Sidoarjo diperkirakan masih terjebak di bawah reruntuhan 
  • Dari total 140 korban, 102 santri telah dievakuasi, dengan rincian 91 selamat mandiri dan 11 diselamatkan tim SAR
  • Proses evakuasi yang dilakukan tim SAR gabungan menghadapi dua kendala utama

Suara.com - Suasana tegang dan penuh doa masih menyelimuti Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur. Tim SAR gabungan terus berpacu dengan waktu dalam operasi penyelamatan dramatis pasca ambruknya gedung musala di kompleks tersebut.

Hingga kini, nasib 38 santri masih menjadi tanda tanya besar karena mereka diperkirakan masih terjebak di bawah tumpukan puing bangunan.

Informasi krusial ini dikonfirmasi Badan SAR Nasional (Basarnas) yang memimpin operasi penyelamatan. Dari total sekitar 140 santri yang berada di lokasi saat kejadian nahas itu, sebagian besar telah berhasil dievakuasi, namun puluhan lainnya masih menunggu untuk diselamatkan.

"Berdasarkan informasi dari pihak pondok pesantren terdapat kurang lebih 140 santri yang menjadi korban, di mana 102 di antaranya telah dievakuasi," ungkap Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, di Posko SAR dekat lokasi kejadian, Selasa (30/9/2025).
Artinya, saat ini diperkirakan masih ada 38 santri yang masih terjebak.

Nanang merinci, dari 102 santri yang selamat, 91 di antaranya berhasil menyelamatkan diri secara mandiri sesaat setelah bangunan runtuh.

Sementara itu, 11 santri lainnya merupakan hasil kerja keras tim SAR gabungan yang berjibaku mengevakuasi mereka dari bawah reruntuhan sejak Senin (29/9) petang.

Namun, kabar duka tak terhindarkan. Dari 11 santri yang berhasil dievakuasi oleh tim penyelamat, satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Islam Siti Hajar Sidoarjo.

Di tengah ketidakpastian, secercah harapan muncul. Nanang mengungkapkan bahwa tim penyelamat sempat berhasil menjalin komunikasi dengan salah satu santri yang masih terperangkap di dalam reruntuhan. Hal ini memompa optimisme bahwa korban dapat segera ditemukan dan dievakuasi dalam kondisi selamat.

Untuk memaksimalkan proses evakuasi, pihak berwenang telah memperluas area steril di sekitar lokasi kejadian. Langkah ini diambil untuk mengatasi salah satu kendala utama, kerumunan warga yang berpotensi mengganggu konsentrasi tim penyelamat.

baca juga

"Karena petugas yang sedang berusaha evakuasi sangat sensitif terhadap suara, sementara di depan ponpes banyak masyarakat berkerumun dan menimbulkan suara-suara yang mengganggu konsentrasi," jelas Nanang sebagaimana dilansir Antara.

Selain gangguan suara, tantangan terbesar yang dihadapi tim di lapangan adalah kondisi reruntuhan yang sangat tidak stabil. Tingkat kerentanan material bangunan yang bisa kembali ambruk setiap saat menjadi ancaman serius bagi keselamatan korban yang terjebak maupun tim penyelamat itu sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biaya Pendidikan di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Gedung Musala Roboh Diduga Telan Korban 100 Santri

Biaya Pendidikan di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Gedung Musala Roboh Diduga Telan Korban 100 Santri

Lifestyle | Selasa, 30 September 2025 | 12:18 WIB

Tragedi Ponpes Al Khoziny: 38 Orang Hilang, Pencarian Masih Berlanjut

Tragedi Ponpes Al Khoziny: 38 Orang Hilang, Pencarian Masih Berlanjut

News | Selasa, 30 September 2025 | 11:28 WIB

Siapa Pendiri Ponpes Al Khoziny Sidoarjo? Pondok Tertua di Jatim, Bangunan Ambruk Timpa 100 Santri

Siapa Pendiri Ponpes Al Khoziny Sidoarjo? Pondok Tertua di Jatim, Bangunan Ambruk Timpa 100 Santri

News | Selasa, 30 September 2025 | 11:28 WIB

Tragedi Ponpes Al Khoziny: Musala Ambruk saat Salat Ashar, Puluhan Santri Tertimpa Reruntuhan!

Tragedi Ponpes Al Khoziny: Musala Ambruk saat Salat Ashar, Puluhan Santri Tertimpa Reruntuhan!

Video | Senin, 29 September 2025 | 21:05 WIB

Ambruknya Musala di Ponpes Al Khoziny, Puluhan Santri Dievakuasi

Ambruknya Musala di Ponpes Al Khoziny, Puluhan Santri Dievakuasi

Foto | Senin, 29 September 2025 | 19:12 WIB

Profil dan Karier Mimik Idayana: Laporkan Bupati Sidoarjo yang Mutasi 60 ASN

Profil dan Karier Mimik Idayana: Laporkan Bupati Sidoarjo yang Mutasi 60 ASN

Lifestyle | Rabu, 24 September 2025 | 18:00 WIB

Polda Jatim Sita 11 Buku 'Kiri' dan Anarkisme Tersangka Demo, Benarkah Berisi Paham Terlarang?

Polda Jatim Sita 11 Buku 'Kiri' dan Anarkisme Tersangka Demo, Benarkah Berisi Paham Terlarang?

Lifestyle | Minggu, 21 September 2025 | 17:12 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×