"Segel Tambang, Bukan Wisata Alam": Warga Puncak Sampaikan Protes ke Menteri LH

Vania Rossa

Sabtu, 04 Oktober 2025 | 13:57 WIB
"Segel Tambang, Bukan Wisata Alam": Warga Puncak Sampaikan Protes ke Menteri LH
Massa membawa spanduk bertuliskan “Segel Tambang, Bukan Wisata Alam". (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • Warga Puncak Bogor menggelar aksi spontan menghadang iring-iringan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol untuk memprotes penutupan sejumlah lokasi ekowisata.
  • Massa membawa spanduk bertuliskan “Segel Tambang, Bukan Wisata Alam” sebagai simbol tuntutan agar pemerintah lebih berpihak pada masyarakat terdampak.
  • Warga menilai kebijakan penyegelan dilakukan tanpa solusi yang jelas dan berharap pemerintah menghadirkan keadilan antara pelestarian lingkungan dan kesejahteraan rakyat.

Suara.com - Sejumlah warga di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, menggelar aksi protes saat Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol melintas di kawasan Simpang Pasir Angin, Megamendung, Jumat (3/10/2025).

Aksi yang dilakukan secara spontan ini merupakan bentuk kekecewaan warga terhadap kebijakan penutupan sejumlah lokasi ekowisata di kawasan tersebut.

Mereka menuntut kejelasan dan solusi dari pemerintah atas dampak kebijakan itu terhadap mata pencaharian warga.

Dengan membawa spanduk dan puluhan tangkai bunga, warga menghadang iring-iringan kendaraan dinas Menteri Hanif Faisol.

Salah satu tulisan pada atribut protes bertuliskan, “Segel Tambang, Bukan Wisata Alam”, yang menjadi simbol keresahan masyarakat setempat.

“Kami adalah karyawan dan pekerja yang menjadi korban dari penyegelan tempat usaha oleh Menteri Lingkungan Hidup,” ujar koordinator aksi, Asep Suhandi.

Menurut Asep, aksi itu muncul secara spontan setelah warga mengetahui adanya kunjungan Menteri Hanif untuk kegiatan penanaman pohon dan aksi bersih sungai di kawasan Puncak.

“Begitu tahu Menteri LH datang, kami ingin menyampaikan aspirasi secara langsung. Kalau suara kami tak juga didengar, kami siap lanjutkan aksi ke Hambalang,” tegasnya.

Warga menilai kebijakan penutupan lokasi wisata dilakukan sepihak tanpa mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi bagi pekerja setempat.

baca juga

“Kami tidak menolak aturan lingkungan, tapi tolong juga perhatikan kesejahteraan kami. Tanpa tempat usaha, bagaimana kami bisa bertahan hidup?” lanjut Asep.

Para demonstran mengklaim selama ini mereka telah mematuhi aturan pemerintah dan berpartisipasi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Melalui aksi ini, mereka berharap pemerintah bisa mencari solusi yang adil dan berimbang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kembalikan 36 Buku Tersangka Kasus Demo Agustus, Rocky Gerung Berharap Polisi Baca Isinya, Mengapa?

Kembalikan 36 Buku Tersangka Kasus Demo Agustus, Rocky Gerung Berharap Polisi Baca Isinya, Mengapa?

News | Sabtu, 04 Oktober 2025 | 13:30 WIB

Rocky Gerung Pasang Badan Bebaskan Aktivis Kasus Demo Agustus: Mereka Bukan Kriminal!

Rocky Gerung Pasang Badan Bebaskan Aktivis Kasus Demo Agustus: Mereka Bukan Kriminal!

News | Sabtu, 04 Oktober 2025 | 10:23 WIB

Komdigi Ungkap Nasib TikTok di Indonesia Usai Izin Dibekukan

Komdigi Ungkap Nasib TikTok di Indonesia Usai Izin Dibekukan

Tekno | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 22:32 WIB

Terkini

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:31 WIB

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:21 WIB

Arti Hidung Gatal Tiba-Tiba, Pertanda Ada yang Membicarakan?

Arti Hidung Gatal Tiba-Tiba, Pertanda Ada yang Membicarakan?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop

Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:49 WIB

×