Imbas Pemotongan Dana Transfer dari Pusat, Pramono Pangkas Kuota Rekrutmen PJLP hingga PPSU

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 07 Oktober 2025 | 14:42 WIB
Imbas Pemotongan Dana Transfer dari Pusat, Pramono Pangkas Kuota Rekrutmen PJLP hingga PPSU
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. [Suara.com/Fakhri]
baca 10 detik
  • Pramono mengatakan pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat berdampak langsung terhadap postur APBD 2026.
  • Formasi rekrutmen PJLP hingga PPSU pada tahun depan dipastikan tidak akan sebanyak tahun ini.
  • Pramono menyebut pengurangan hanya berlaku untuk kuota rekrutmen baru, bukan untuk tenaga yang sudah aktif bekerja di lapangan.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat berdampak langsung terhadap postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026.

Akibatnya, Pemprov DKI harus menyesuaikan sejumlah kebijakan, termasuk memangkas kuota rekrutmen tenaga kontrak hingga petugas lapangan.

Pramono menjelaskan, pada tahun ini Pemprov DKI masih bisa membuka rekrutmen besar-besaran untuk tenaga penyedia jasa lainnya perorangan (PJLP), termasuk petugas penyedia prasarana dan sarana umum (PPSU) serta petugas pemadam kebakaran (damkar).

“Selama ini kan PJLP kita, kayak kemarin damkar kita buka seribu, pasukan orange seribu seratus, pasukan putih lima ratus, karena ada pengurangan ini mungkin untuk tahun depan, peluang itu juga akan berkurang,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (7/10/2025).

Dengan menurunnya kemampuan fiskal daerah, formasi rekrutmen pada tahun depan dipastikan tidak akan sebanyak tahun ini.

Namun, Pramono menyebut pengurangan hanya berlaku untuk kuota rekrutmen baru, bukan untuk tenaga yang sudah aktif bekerja di lapangan.

Ia menuturkan, kondisi ini tidak terlepas dari pemangkasan dana transfer ke Jakarta yang mencapai Rp15 triliun. Kebijakan tersebut membuat proyeksi APBD DKI 2026 harus dikoreksi dari Rp95 triliun menjadi Rp79,06 triliun.

Rencana awal, Pemprov DKI memperkirakan akan menerima dana transfer dari pusat sebesar Rp26 triliun, yang mencakup dana bagi hasil (DBH), dana alokasi umum (DAU), dan dana alokasi khusus (DAK). Namun, setelah keputusan pemangkasan, nilainya hanya tersisa sekitar Rp11 triliun.

Meski begitu, Pramono memastikan bahwa pemangkasan APBD tidak akan berimbas pada pelaksanaan rekrutmen tahun ini.

baca juga

“Untuk tahun ini, semuanya tidak mengalami perubahan,” ujarnya.

Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) membersihkan sampah yang menumpuk akibat terbawa banjir di Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (5/3/2025). BPBD DKI Jakarta mencatat hingga pukul 11.00 WIB banjir yang menggenangi 77 RT di DKI Jakarta sejak Minggu (2/3) malam telah surut. ANTARA FOTO/Fauzan/nym.
Ilustrasi petugas PPSU. (ANTARA FOTO/Fauzan).

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa Pemprov DKI tidak akan menyentuh gaji aparatur sipil negara (ASN) untuk menutup defisit akibat pengurangan dana transfer.

“Tidak ada hal yang berkaitan dengan ASN,” imbuhnya.

Pramono mengatakan, fokus Pemprov DKI ke depan adalah menyesuaikan kebijakan belanja agar tetap efisien tanpa mengorbankan layanan publik.

Pemerintah daerah, kata dia, juga tengah mencari alternatif pembiayaan kreatif untuk memastikan program prioritas tetap berjalan meski ruang fiskal menyempit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

APBD DKI Dipangkas Rp15 T, Gubernur Pramono: Tunjangan PNS dan PPPK Aman, Tapi...

APBD DKI Dipangkas Rp15 T, Gubernur Pramono: Tunjangan PNS dan PPPK Aman, Tapi...

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 13:57 WIB

Lewat JAKI Sepi, Warga Jakarta Pilih Curhat Langsung ke Instagram Pramono - Rano

Lewat JAKI Sepi, Warga Jakarta Pilih Curhat Langsung ke Instagram Pramono - Rano

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 12:30 WIB

Gegara Dana Transfer Rp15 T Dipangkas, Pramono Minta Restu Purbaya Pakai Rp200 Triliun di Himbara

Gegara Dana Transfer Rp15 T Dipangkas, Pramono Minta Restu Purbaya Pakai Rp200 Triliun di Himbara

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 11:59 WIB

Purbaya Girang Pramono Mau Bangun Gedung Baru Bank Jakarta: Saya Enggak Keluar Uang

Purbaya Girang Pramono Mau Bangun Gedung Baru Bank Jakarta: Saya Enggak Keluar Uang

Bisnis | Selasa, 07 Oktober 2025 | 11:52 WIB

APBD Jakarta Dipangkas Hampir Rp 20 T, Menkeu Purbaya Guyon Masih Bisa Dipotong Lagi

APBD Jakarta Dipangkas Hampir Rp 20 T, Menkeu Purbaya Guyon Masih Bisa Dipotong Lagi

Bisnis | Selasa, 07 Oktober 2025 | 11:39 WIB

Terkini

Jelang MPLS 2026/2027, Gus Ipul Beri Pembekalan kepada 191 Sekolah Rakyat

Jelang MPLS 2026/2027, Gus Ipul Beri Pembekalan kepada 191 Sekolah Rakyat

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:34 WIB

Prabowo dan Narendra Modi Sambangi Candi Prambanan, PM India Dijadwalkan Beribadah

Prabowo dan Narendra Modi Sambangi Candi Prambanan, PM India Dijadwalkan Beribadah

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:12 WIB

Menteri Imipas Buka Suara soal Usulan Napi Penerima Amnesti Wajib Ikut Komcad

Menteri Imipas Buka Suara soal Usulan Napi Penerima Amnesti Wajib Ikut Komcad

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:46 WIB

Demo Pendukung MBG Digelar Hari Ini, 1.686 Personel Gabungan Turun Mengamankan

Demo Pendukung MBG Digelar Hari Ini, 1.686 Personel Gabungan Turun Mengamankan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:39 WIB

KPK Jangan Melempem! Usut Tuntas Skandal Amplop Menhut Raja Juli di Kasus Suap Hutan Kuansing

KPK Jangan Melempem! Usut Tuntas Skandal Amplop Menhut Raja Juli di Kasus Suap Hutan Kuansing

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:33 WIB

DPRD DKI Nilai Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp 5.000 Masih Wajar, Ini Alasannya

DPRD DKI Nilai Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp 5.000 Masih Wajar, Ini Alasannya

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:08 WIB

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:39 WIB

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:05 WIB

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

×