Hotman Paris Singgung Saksi Ahli Kubu Nadiem: 'Pantas Anda Pakai BMW Sekarang, ya'

Erick Tanjung, Faqih Fathurrahman

Selasa, 07 Oktober 2025 | 19:27 WIB
Hotman Paris Singgung Saksi Ahli Kubu Nadiem: 'Pantas Anda Pakai BMW Sekarang, ya'
Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim bersama kuasa hukum Hotman Paris. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Hotman Paris Hutapea, melontarkan sindiran kepada saksi ahli yang dihadirkan, Chairul Huda.
  • Hotman mempertanyakan reputasi Chairul sebagai ahli hukum pidana yang sering muncul di kasus-kasus korupsi besar.
  • Sidang praperadilan menguji keabsahan status tersangka Nadiem Makarim dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.

Suara.com - Suasana sidang praperadilan Nadiem Makarim tegang saat kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea, melontarkan sindiran kepada saksi ahli yang dihadirkan, Chairul Huda. Hotman mempertanyakan reputasi Chairul sebagai ahli hukum pidana yang sering muncul di kasus-kasus korupsi besar, hingga menyindir mobil mewah yang digunakannya.

Momen ini terjadi dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (7/10/2025). Hotman mengawali pertanyaannya dengan mempertanyakan kehebatan Chairul Huda.

"Sehebat apa sih ahli ini? Ada berapa ribu kasus sudah ditangani? Coba sebutkan kasus besar yang bebas berkat kesaksian Anda selain Budi Gunawan?" tanya Hotman.

Chairul Huda dengan tenang menjawab, "Ada banyak, Hadi Purnomo (mantan Dirjen Pajak). Lalu, Dahlan Iskan."

Hotman kemudian menimpali jawaban tersebut dengan sindiran.

"Pantas Anda pakai BMW sekarang ya. Kemarin pun seharian kita ketemu di PN Jakpus Anda sebagai ahli untuk kasus impor gula," ucap Hotman.

Fokus pada Audit Kerugian Negara

Setelah itu, Hotman kembali ke substansi perkara. Ia meminta pendapat Chairul Huda mengenai empat putusan praperadilan lain yang mensyaratkan adanya audit kerugian negara dari BPK atau BPKP sebelum seseorang ditetapkan sebagai tersangka korupsi.

Chairul Huda menjelaskan bahwa jika sudah ada empat putusan serupa, maka hal itu bisa dijadikan yurisprudensi atau kaidah hukum yang dapat menjadi pertimbangan hakim dalam memutuskan sah atau tidaknya penetapan tersangka.

baca juga

"Kalau sudah empat begini, itu menunjukkan suatu hal yang bisa ditarik sebagai sebuah yurisprudensi... sehingga menjadi pertimbangan hakim praperadilan manapun," jelas Chairul.

Sebagai informasi, sidang praperadilan ini digelar untuk menguji keabsahan status tersangka Nadiem Makarim dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook. Sidang kali ini beragendakan pembuktian, di mana kubu Nadiem menyerahkan setumpuk berkas kepada hakim tunggal I Ketut Darpawan.

Sidang ini juga dihadiri oleh keluarga Nadiem, termasuk kedua orang tuanya dan istrinya, Franka Franklin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Bongkar Modus 'Jalur Cepat' Korupsi Haji: Bayar Fee, Berangkat Tanpa Antre

KPK Bongkar Modus 'Jalur Cepat' Korupsi Haji: Bayar Fee, Berangkat Tanpa Antre

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 19:08 WIB

Saksi Ahli Pidana Kubu Nadiem Beberkan Empat Syarat Penetapan Tersangka

Saksi Ahli Pidana Kubu Nadiem Beberkan Empat Syarat Penetapan Tersangka

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 19:05 WIB

Ayahnya Korupsi Rp26 Miliar, Anak Eks Walkot Cirebon Terciduk Maling Sepatu di Masjid

Ayahnya Korupsi Rp26 Miliar, Anak Eks Walkot Cirebon Terciduk Maling Sepatu di Masjid

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 19:00 WIB

Terkini

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:43 WIB

Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus

Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:35 WIB

ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!

ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:16 WIB

Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi

Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:00 WIB

Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?

Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:53 WIB

Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli

Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:49 WIB

Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta

Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:41 WIB

ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun

ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:31 WIB

Hendardi Sentil Kejagung: Jangan Defensif dan Lecehkan Nalar Publik Soal Penanganan Korupsi

Hendardi Sentil Kejagung: Jangan Defensif dan Lecehkan Nalar Publik Soal Penanganan Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:18 WIB

Di Balik Penggeledahan yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah: Anomali dan Tanda Tanya Penyidikan

Di Balik Penggeledahan yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah: Anomali dan Tanda Tanya Penyidikan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:09 WIB

×