Tak Mau Pindah, Pedagang Pasar Burung Barito Disanksi SP1 Pemkot Jaksel

Vania Rossa, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 08 Oktober 2025 | 10:34 WIB
Tak Mau Pindah, Pedagang Pasar Burung Barito Disanksi SP1 Pemkot Jaksel
Ilustrasi pasar burung Barito [Suara.com/Hilal Rauda Fiqry]
  • Pedagang Pasar Burung Barito yang menolak pindah ke Sentra Fauna Lenteng Agung menerima SP1 dari Pemkot Jaksel.
  • Kawasan Barito akan direvitalisasi menjadi Taman Bendera Pusaka, menggabungkan tiga taman sekaligus.
  • Pemberian sanksi dilakukan bertahap (SP1–SP3) dengan pendekatan humanis, sambil memastikan relokasi pedagang berjalan lancar.

Suara.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan mulai memberikan sanksi terhadap para pedagang di Pasar Burung Barito, Kebayoran Baru. Setelah berulang kali diberikan kesempatan untuk pindah ke lokasi baru, mereka kini resmi menerima Surat Peringatan (SP) 1 pada Selasa (7/10/2025).

Langkah ini diambil karena para pedagang belum juga meninggalkan kawasan Barito dan tetap beraktivitas di lokasi yang akan direvitalisasi menjadi ruang terbuka hijau terpadu. 

Kawasan itu nantinya akan menggabungkan tiga taman sekaligus, yakni Taman Langsat, Taman Ayodya, dan Taman Leuser menjadi Taman Bendera Pusaka. 

Rencana penataan kawasan Barito ini sebenarnya sudah disosialisasikan sejak beberapa bulan lalu. 

Pemerintah juga telah menyediakan lokasi pengganti bagi para pedagang, yaitu di Sentra Fauna Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa. 

Namun, sebagian besar pedagang masih enggan berpindah dengan fasilitasnya belum jadi.

Kepala Bagian Hukum Kota Administrasi Jakarta Selatan, Dedi Rohedi, menegaskan bahwa pemberian SP1 dilakukan sesuai dengan arahan langsung Wali Kota Jakarta Selatan, M. Anwar.

"Sudah kita kasih waktunya agak lama dengan tujuan memberikan kesempatan mereka untuk merubah pola pikirnya. Kami pastikan pemerintah selalu memberikan yang terbaik kepada warganya, termasuk pelaku UMKM," kata Dedi, Selasa (8/10/2025).

Menurut Dedi, proses pemberian sanksi administratif ini dilakukan secara bertahap. Setelah SP1 berlaku selama 7x24 jam, Pemkot akan melanjutkan dengan SP2 selama 3x24 jam, dan terakhir SP3 yang hanya berlaku 1x24 jam sebelum tindakan lanjutan diambil.

Ia menambahkan, Pemkot Jakarta Selatan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar proses relokasi berjalan lancar tanpa menimbulkan gesekan di lapangan. 

"Setelahnya kita akan terus berkoordinasi dengan unsur terkait untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Operasional Satpol PP Jakarta Selatan, Ali Haryanto, mengatakan SP1 diserahkan langsung kepada pedagang yang masih berjualan, sementara bagi kios yang tutup, surat ditempel di pintu.

"Tentunya yang pimpinan pesan ke kami, harus melakukan pendekatan secara humanis, sudah kami lakukan tadi," pungkas Ali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Protes Raperda KTR, Massa Pedagang Geruduk DPRD DKI: Pendapatan Kami Hari ini buat Hidup Besok!

Protes Raperda KTR, Massa Pedagang Geruduk DPRD DKI: Pendapatan Kami Hari ini buat Hidup Besok!

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 15:52 WIB

Diikat Warga saat Tertangkap, Viral Polisi Pura-pura Beli Tomat Jambret Kalung Pedagang!

Diikat Warga saat Tertangkap, Viral Polisi Pura-pura Beli Tomat Jambret Kalung Pedagang!

News | Kamis, 02 Oktober 2025 | 13:16 WIB

Polemik Relokasi Pedagang Pasar Burung Barito, DPRD DKI Surati Gubernur Pramono Anung

Polemik Relokasi Pedagang Pasar Burung Barito, DPRD DKI Surati Gubernur Pramono Anung

News | Selasa, 30 September 2025 | 23:05 WIB

Terkini

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:55 WIB

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:29 WIB

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:45 WIB

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:19 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:53 WIB

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:04 WIB