Geger Kematian Siswa SMP di Grobogan, Diduga Dibully di Sekolah, Polisi Periksa 9 Saksi

Bangun Santoso | Suara.com

Senin, 13 Oktober 2025 | 12:06 WIB
Geger Kematian Siswa SMP di Grobogan, Diduga Dibully di Sekolah, Polisi Periksa 9 Saksi
Ilustrasi bullying. [KlikKaltim.com]
  • Seorang siswa SMP di Geyer, Grobogan, meninggal dunia secara mendadak pada Sabtu (11/10/2025), memicu penyelidikan oleh pihak kepolisian
  • Dugaan kuat bahwa korban meninggal akibat perundungan (bullying) di sekolahnya ramai beredar
  • Polres Grobogan telah memeriksa sembilan orang saksi dari pihak sekolah dan teman korban

Suara.com - Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Geyer ditemukan meninggal dunia secara mendadak pada Sabtu (11/10/2025) siang. Kematian tragis ini sontak menjadi sorotan publik setelah rumor perundungan atau bullying di lingkungan sekolah menyeruak di media sosial.

Pihak kepolisian bergerak cepat merespons laporan yang masuk. Kasatreskrim Polres Grobogan, AKP Rizky Ari Budianto, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan dan langsung memulai proses penyelidikan untuk mengungkap tabir di balik peristiwa ini.

"Kami menerima laporan seorang laki-laki meninggal dunia di Puskesmas Geyer. Untuk penyebab kematiannya masih dalam proses penyelidikan,” ujar AKP Rizky Ari Budianto.

Hingga kini, tim Satreskrim Polres Grobogan telah menggali keterangan dari berbagai pihak untuk menyusun kepingan puzzle dari kasus ini.

Sejumlah saksi kunci, baik dari lingkungan sekolah maupun teman-teman korban, telah dipanggil untuk dimintai keterangan. Olah tempat kejadian perkara (TKP) juga tengah dilakukan untuk mencari petunjuk lebih lanjut.

“Saat ini kami sudah memeriksa sembilan orang saksi, baik teman korban maupun pihak sekolah. Tim juga sedang melakukan olah TKP,” tambah Rizky.

Meskipun dugaan bullying menjadi perbincangan hangat, pihak kepolisian menegaskan belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian korban.

Menurut Rizky, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari tim dokter forensik untuk mendapatkan gambaran yang jelas dan akurat secara ilmiah. Kepastian medis ini menjadi kunci untuk menentukan apakah ada unsur kekerasan atau faktor lain yang menyebabkan korban meninggal dunia.

"Penyebab kematiannya masih kami koordinasikan dengan dokter forensi,” bebernya.

Sementara itu, dari pihak keluarga, duka mendalam begitu terasa. Kakek korban menuturkan detik-detik saat ia menerima kabar mengejutkan tentang kondisi cucunya.

Ia mengaku mendapat informasi bahwa cucunya telah dilarikan ke Puskesmas Geyer sekitar pukul 12.00 WIB. Tanpa pikir panjang, ia langsung bergegas menuju puskesmas, namun takdir berkata lain.

"Saya waktu itu dapat kabar, sebelum jam 12 siang. Terus saya ke puskesmas, ternyata sudah meninggal," katanya dengan nada pilu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta Baru Kematian Siswa SMP Grobogan: Di-bully Lalu Diadu Duel, Tulang Tengkuk Patah

Fakta Baru Kematian Siswa SMP Grobogan: Di-bully Lalu Diadu Duel, Tulang Tengkuk Patah

News | Senin, 13 Oktober 2025 | 11:58 WIB

Santri Pelopor dan Pelapor: Melawan Bullying di Pesantren

Santri Pelopor dan Pelapor: Melawan Bullying di Pesantren

Your Say | Rabu, 24 September 2025 | 10:56 WIB

Terungkap Kronologi Lengkap Video Viral Perpeloncoan Maba Unsri Dipaksa Berciuman

Terungkap Kronologi Lengkap Video Viral Perpeloncoan Maba Unsri Dipaksa Berciuman

News | Selasa, 23 September 2025 | 15:49 WIB

Menteri PPPA Minta Pesantren Jadi Zona Aman dari Bullying, Ingatkan Bahaya Relasi Kuasa

Menteri PPPA Minta Pesantren Jadi Zona Aman dari Bullying, Ingatkan Bahaya Relasi Kuasa

News | Selasa, 23 September 2025 | 10:56 WIB

Siswi MTS Cipayung Gantung Diri Akibat Bullying, Menteri PPPA: Anak Butuh Ruang Aman untuk Curhat

Siswi MTS Cipayung Gantung Diri Akibat Bullying, Menteri PPPA: Anak Butuh Ruang Aman untuk Curhat

News | Jum'at, 19 September 2025 | 14:13 WIB

Di Balik Akun Anonim dan Ironi Perundungan di Ruang Digital

Di Balik Akun Anonim dan Ironi Perundungan di Ruang Digital

Your Say | Sabtu, 13 September 2025 | 13:47 WIB

Jakarta Darurat Perundungan? Rano Karno Soroti Data Kekerasan Anak

Jakarta Darurat Perundungan? Rano Karno Soroti Data Kekerasan Anak

News | Senin, 08 September 2025 | 06:05 WIB

Terkini

Negosiasi Islamabad Buntu, Israel Panaskan Mesin Siap Serang Iran dalam Waktu Dekat

Negosiasi Islamabad Buntu, Israel Panaskan Mesin Siap Serang Iran dalam Waktu Dekat

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:06 WIB

Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?

Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:52 WIB

Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!

Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:44 WIB

Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah

Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:44 WIB

Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah

Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:35 WIB

Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?

Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:29 WIB

Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi

Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:27 WIB

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:02 WIB

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB