Siswi MTS Cipayung Gantung Diri Akibat Bullying, Menteri PPPA: Anak Butuh Ruang Aman untuk Curhat

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Jum'at, 19 September 2025 | 14:13 WIB
Siswi MTS Cipayung Gantung Diri Akibat Bullying, Menteri PPPA: Anak Butuh Ruang Aman untuk Curhat
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi. (Foto dok. Kemen PPPA)
baca 10 detik
  • Arifah mengingatkan anak perlu memiliki ruang aman untuk berkeluh kesah, baik di rumah bersama orang tua maupun di sekolah bersama guru.
  • Tim Puspa telah mengunjungi rumah duka dan menyampaikan ketersediaan layanan konseling atau penguatan psikologis jika diperlukan bagi orang tua.
  • Arifah mengajak seluruh orang tua dan guru untuk meningkatkan perhatian dan pengasuh terhadap anak untuk menciptakan kelekatan yang baik.

Suara.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya seorang siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Cipayung, Jakarta Timur, yang diduga bunuh diri karena menjadi korban bullying.

Arifah menekankan pentingnya peran orang-orang terdekat, seperti orang tua, guru, maupun pengasuh dalam memberikan pengawasan, menciptakan kedekatan, serta memastikan lingkungan aman dan nyaman bagi anak.

“Saya ingin mengingatkan para orang tua dan guru bahwa seorang anak yang mengakhiri hidupnya pastinya didorong oleh banyak faktor, salah satunya stres berkepanjangan yang tidak mendapatkan penanganan secara tepat," kata Arifah dalam keterangannya, Jumat (19/9/2025).

Arifah mengingatkan kalau anak perlu memiliki ruang aman untuk berkeluh kesah, baik di rumah bersama orang tua maupun di sekolah bersama guru.

Ruang aman itu penting agar anak tidak memendam perasaan yang bisa membahayakan dirinya.

"Hal ini penting dilakukan agar anak merasa leluasa bercerita dan mengekspresikan emosinya. Dengan demikian, anak tidak memendam perasaan yang dapat membahayakan dirinya, dan kita bersama dapat mencegah peristiwa yang tidak diinginkan,” pesan Arifah.

Berdasarkan informasi, Pusat Pelayanan Keluarga (Puspa), program dan layanan Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP), telah melakukan penjangkauan ke sekolah dan melakukan psikoedukasi dengan tujuan penguatan psikologis kepada siswa-siswi di MTs tersebut.

Tim Puspa juga telah mengunjungi rumah duka dan menyampaikan ketersediaan layanan konseling atau penguatan psikologis jika diperlukan bagi orang tua dan anggota keluarga lainnya.

Arifah mengajak seluruh orang tua dan guru untuk meningkatkan perhatian dan pengasuh terhadap anak untuk menciptakan kelekatan yang baik.

baca juga

Hal ini menjadi upaya dalam pencegahan dan membantu anak mengkomunikasikan hal-hal privasi maupun yang dirasa mengganggu kesehariannya.

Ketika anak mau bercerita dan terbuka dengan orang terdekat, maka menjadi langkah awal untuk membantu anak dalam memproses emosi, pikiran, maupun perilaku yang dilakukan sehingga mencegah anak mendapatkan risiko-risiko keberbahayaan ke depan.

“Lingkungan keluarga dan sekitar anak perlu memberikan rasa aman dan nyaman sehingga ketika anak merasa tidak baik-baik saja, mereka paham harus meminta bantuan kepada siapa dan di mana. Dalam hal ini, kolaborasi antara orang tua dan guru menjadi poin penting yang perlu ditingkatkan,” ujarnya.

Arifah menegaskan, seluruh anak Indonesia harus terbebas dari kekerasan, khususnya di lingkungan yang seharusnya menjadi tempat aman bagi anak.

Catatan Redaksi:

Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email [email protected] dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadapi 'Gender Trap', Menteri PPPA Desak Polwan Diberi Peran Lebih di Posisi Strategis

Hadapi 'Gender Trap', Menteri PPPA Desak Polwan Diberi Peran Lebih di Posisi Strategis

News | Minggu, 14 September 2025 | 11:03 WIB

Anak Demo di Cirebon: Menteri PPPA Minta Usut Motifnya! Alarm Bagi Keluarga dan Sekolah?

Anak Demo di Cirebon: Menteri PPPA Minta Usut Motifnya! Alarm Bagi Keluarga dan Sekolah?

News | Rabu, 10 September 2025 | 20:45 WIB

Menteri PPPA Jenguk 13 Anak Demonstran di Cirebon, Tegaskan Keadilan Restoratif Wajib Diterapkan

Menteri PPPA Jenguk 13 Anak Demonstran di Cirebon, Tegaskan Keadilan Restoratif Wajib Diterapkan

News | Rabu, 10 September 2025 | 19:03 WIB

Alarm Darurat! Ratusan Anak Terjebak Gelombang Demo di Seluruh Indonesia

Alarm Darurat! Ratusan Anak Terjebak Gelombang Demo di Seluruh Indonesia

News | Kamis, 04 September 2025 | 12:43 WIB

Siswa SMK Tewas Usai Ikut Demo di DPR, Menteri PPPA Minta Maaf Akui Negara Gagal Lindungi Anak

Siswa SMK Tewas Usai Ikut Demo di DPR, Menteri PPPA Minta Maaf Akui Negara Gagal Lindungi Anak

News | Kamis, 04 September 2025 | 09:42 WIB

Terkini

Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam Seminggu

Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam Seminggu

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:43 WIB

Berprestasi, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Berprestasi, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 08:39 WIB

Polemik Pembentukan Korps Kadet untuk Pelajar, Akademisi: Rawan Kepentingan Elektoral

Polemik Pembentukan Korps Kadet untuk Pelajar, Akademisi: Rawan Kepentingan Elektoral

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:38 WIB

Sinopsis Dead-End Job: Lee Jae-wook Terjebak Pekerjaan Mengerikan

Sinopsis Dead-End Job: Lee Jae-wook Terjebak Pekerjaan Mengerikan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 08:30 WIB

Microsoft Kucurkan 1,7 Miliar Dolar AS ke Indonesia, Meutya Dorong RI Jadi Hub AI ASEAN

Microsoft Kucurkan 1,7 Miliar Dolar AS ke Indonesia, Meutya Dorong RI Jadi Hub AI ASEAN

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 08:30 WIB

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura Tanpa Pemain Lokal, John Herdman Beri Jawaban Tegas

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura Tanpa Pemain Lokal, John Herdman Beri Jawaban Tegas

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 08:28 WIB

Jejak Karier Guruh Soekarnoputra, Maestro Seni yang Juga Berkiprah di Dunia Politik

Jejak Karier Guruh Soekarnoputra, Maestro Seni yang Juga Berkiprah di Dunia Politik

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 08:25 WIB

Review Lagu 'Patient Zero' Taylor Swift: Pesan Menohok Buat Kamu yang Terjebak Hubungan Manipulatif

Review Lagu 'Patient Zero' Taylor Swift: Pesan Menohok Buat Kamu yang Terjebak Hubungan Manipulatif

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 08:20 WIB

Di Tengah Heboh Lapas Cibinong, Napi Narkoba Pekanbaru Kabur Belum Ditangkap

Di Tengah Heboh Lapas Cibinong, Napi Narkoba Pekanbaru Kabur Belum Ditangkap

Riau | Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

PDIP: Guruh Soekarnoputra Sosok Marhaenis dan Pejuang Partai

PDIP: Guruh Soekarnoputra Sosok Marhaenis dan Pejuang Partai

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:17 WIB

×