Minim Penerangan, Ragunan Janji Evaluasi Wisata Malam Tanpa Ganggu Satwa

Senin, 13 Oktober 2025 | 13:23 WIB
Minim Penerangan, Ragunan Janji Evaluasi Wisata Malam Tanpa Ganggu Satwa
Wisata malam di Ragunan. (Suara.com/Dea Hardianingsih)
Baca 10 detik
  • Wisata malam di Taman Margasatwa Ragunan mendapat antusiasme tinggi, namun sejumlah pengunjung mengeluhkan minimnya penerangan di area kebun binatang.
  • Kepala Humas Ragunan, Wahyudi Bambang, menyebut pihaknya akan mengevaluasi fasilitas tersebut tanpa mengganggu satwa yang sensitif terhadap cahaya.
  • Selain penerangan, pengelola juga berencana menambah armada kendaraan buggy car untuk menunjang mobilitas pengunjung di malam hari.

Suara.com - Wisata malam di Taman Margasatwa Ragunan tengah menjadi sorotan setelah dibuka untuk umum pekan ini. Meski disambut antusias, sejumlah pengunjung mengeluhkan minimnya penerangan di area kebun binatang saat malam hari.

Menanggapi hal itu, Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, memastikan pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap fasilitas penerangan di kawasan wisata malam tersebut.

“Oh iya itu akan kami evaluasi,” kata Bambang kepada wartawan, Senin (13/10/2025).

Namun, Bambang menyebut penambahan lampu di area Ragunan tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Pasalnya, sebagian satwa di kawasan tersebut merupakan jenis diurnal, atau satwa yang aktif pada siang hari.

Terlalu banyak cahaya di malam hari justru dapat mengganggu ritme alami mereka.

“Salah satunya itu. Satwa yang berada di situ sebagian terganggu dengan intensitas cahaya yang berlebihan. Karena sebagian satwa bersifat diurnal (aktif di siang hari),” ujar Bambang.

Menurutnya, keseimbangan antara kenyamanan pengunjung dan satwa harus tetap dijaga. Karena itu, jika nantinya ada penambahan penerangan, lokasinya akan dibatasi pada area tertentu.

“Ya kalau mau tambahkan di lokasi piknik saja,” sambungnya.

Selain penerangan, Bambang menyebut pengelola juga akan mengevaluasi jumlah kendaraan yang beroperasi di dalam kawasan Ragunan pada malam hari.

Baca Juga: Berkah Pedagang Makanan di Wisata Malam Ragunan, Omzet Mencapai Rp 4 Juta!

Antusiasme masyarakat yang tinggi membuat kebutuhan armada tambahan perlu segera dipenuhi.

“Karena peminatnya sangat banyak, kendaraan buggy car perlu ditambahkan. Saat ini ada enam unit yang beroperasi,” ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI