PAN Dukung Pembangunan Kembali Ponpes Al Khoziny, tapi Desak Audit Menyeluruh Dulu

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 13 Oktober 2025 | 13:49 WIB
PAN Dukung Pembangunan Kembali Ponpes Al Khoziny, tapi Desak Audit Menyeluruh Dulu
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno. [Suara.com/Bagaskara]
baca 10 detik
  • PAN mendukung rencana pemerintah untuk membangun kembali Ponpes Al Khoziny yang ambruk.
  • Penggunaan APBN harus dapat dipertanggungjawabkan sepenuhnya kepada publik.
  • Audit ini tidak hanya berlaku untuk Ponpes Al Khoziny, tetapi juga harus diperluas ke semua ponpes di Indonesia.

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno, mendukung rencana pemerintah untuk membangun kembali Pondok Pesantren atau Ponpes Al Khoziny yang ambruk. Namun, ia memberikan syarat mutlak: audit menyeluruh harus dilakukan terlebih dahulu sebelum dana APBN digelontorkan.

Menurut Eddy, penggunaan APBN harus dapat dipertanggungjawabkan sepenuhnya kepada publik. Oleh karena itu, audit keuangan, pembangunan, dan konstruksi sangat diperlukan untuk memastikan akuntabilitas.

"Saya kira perlu dilaksanakan audit terlebih dahulu... agar kemudian jika dipergunakan lagi anggaran untuk pembangunannya bisa dipertanggungjawabkan kepada publik dengan baik," ujar Eddy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/10/2025).

Audit Harus Mencakup Semua Pesantren Tua

Ia menambahkan, usulan audit ini tidak hanya berlaku untuk Ponpes Al Khoziny, tetapi juga harus diperluas ke semua ponpes di Indonesia, terutama yang sudah berusia lanjut atau dibangun dengan anggaran terbatas.

"Banyak (ponpes) yang sudah berusia lanjut, banyak juga dibangun mungkin dengan anggaran yang belum maksimal, sehingga memang kondisi dari ponpes itu perlu diperiksa lagi keselamatannya," jelasnya.

Menanggapi usulan alokasi 20 persen APBN untuk dana ponpes, Eddy menyatakan setuju dengan politik anggaran untuk pendidikan. Namun, ia mengingatkan agar tragedi Al Khoziny menjadi pelajaran berharga.

"Ini merupakan sebuah insiden... yang memang membutuhkan pengkajian agar tidak terulang lagi. Sehingga ke depannya, anggaran yang akan dipergunakan untuk pembangunan ponpes di manapun di seluruh Indonesia tentu bisa dipertanggungjawabkan dengan tingkat akuntabilitas yang tinggi," tuturnya.

Eddy juga percaya bahwa aparat penegak hukum akan mengusut tuntas insiden ini dan mengumumkan hasilnya secara transparan kepada publik.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Ungkap Alasan Tak Mau Gegabah Usut Tragedi Ponpes Al Khoziny, Keluarga Korban Jadi Prioritas

Polisi Ungkap Alasan Tak Mau Gegabah Usut Tragedi Ponpes Al Khoziny, Keluarga Korban Jadi Prioritas

News | Senin, 13 Oktober 2025 | 12:17 WIB

Tragedi Ponpes Al Khoziny: 5 Fakta Terbaru yang Bikin Nyesek

Tragedi Ponpes Al Khoziny: 5 Fakta Terbaru yang Bikin Nyesek

Your Say | Senin, 13 Oktober 2025 | 08:05 WIB

Tragedi Ponpes Al Khoziny: Identifikasi Korban Terus Berlanjut, 53 Jenazah Teridentifikasi!

Tragedi Ponpes Al Khoziny: Identifikasi Korban Terus Berlanjut, 53 Jenazah Teridentifikasi!

News | Minggu, 12 Oktober 2025 | 23:46 WIB

Terkini

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan

Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN

Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat

Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi

Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi

Banten | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!

Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:03 WIB

×