Kabinet Prabowo Copy Paste Era Bung Karno, Ikrar Nusa Bhakti: Pemborosan di Tengah Ekonomi Sulit

Chandra Iswinarno

Senin, 13 Oktober 2025 | 23:05 WIB
Kabinet Prabowo Copy Paste Era Bung Karno, Ikrar Nusa Bhakti: Pemborosan di Tengah Ekonomi Sulit
Pengamat Politik BRIN, Ikrar Nusa Bhakti. Ia menilai Kabinet Prabowo-Gibran tak ubahnya seperti era Soekarno terlalu besar dan tidak efisien. [Tangkapan layar/ Youtube]
baca 10 detik
    • Ikrar BRIN kritik kabinet Prabowo-Gibran mirip kabinet Soekarno.
    • Banyaknya wakil menteri dinilai boros dan tidak efisien.
    • Ikrar minta Prabowo utamakan rakyat, bukan bagi-bagi jabatan.

Suara.com - Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dinilai terlalu besar dan tidak efisien.

Menurut Pakar Politik BRIN Ikrar Nusa Bhakti, komposisi kabinet ini mirip dengan kabinet di era Presiden pertama RI, Soekarno, yang beranggotakan ratusan menteri.

Dalam pandangannya, pembentukan kabinet tersebut tidak memiliki urgensi yang kuat dan justru membebani keuangan negara di tengah situasi ekonomi yang menantang.

Sebagai contoh, Ikrar menyoroti banyaknya pengangkatan wakil menteri yang menurutnya tidak memiliki peran penting dalam struktur kementerian.

"Menteri tugas utamanya itu bagaimana dia membuat sebuah kebijakan di kementerian, yang menjalankan itu dirjen-dirjennya. Buat apa dia punya wakil menteri?” kritik Ikrar, melalui podcast kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP, dikutip pada Senin (13/10/2025).

Ikrar menilai, kabinet di era Presiden ke-8 RI tersebut tampak seperti salinan langsung dari kabinet era Soekarno.

"Presiden Prabowo Subianto itu ya itu adalah seperti copy paste dari kabinet Bung Karno, yang jumlah menterinya itu sampai 160-an sekian lebih, sekarang kayaknya Prabowo sudah lebih dari 100 lebih ya gitu,” ungkapnya.

Ia juga mengaku bingung dengan sistem penamaan dan pemecahan kementerian yang semakin rumit. Menurutnya, perubahan ini memperlihatkan adanya motif politik dibanding kebutuhan riil rakyat.

"Itu (pemecahan pada sejumlah kementerian) buat saya what for gitu kan. Kayaknya seperti bagi-bagi jabatan ya, tanpa memperhatikan kebutuhan kita,” ucap Ikrar, keheranan.

baca juga

Lebih lanjut, Ikrar menilai perekrutan banyak pejabat dalam kabinet menjadi bentuk pemborosan anggaran di tengah ekonomi yang belum stabil.

"Tapi yang ingin saya katakan adalah Prabowo di tengah kesulitan ekonomi ini, masih juga merekrut banyak orang untuk duduk di dalam kabinet,” ujar Ikrar.

Ia pun mengingatkan Presiden Prabowo agar memprioritaskan rakyat di atas kepentingan pejabat.

“Komentar orang bahwa Pak Prabowo ini seorang presiden yang lebih banyak 'omon-omon', mudah-mudahan ini benar-benar dipatahkan. Misalnya (dengan) bagaimana dia mendahulukan rakyat ketimbang pejabat, benarkah sebagian besar anak-anak muda Indonesia sulit untuk mendapatkan pekerjaan? Ini yang harus ditangani terlebih dulu,” katanya.

Reporter : Nur Saylil Inayah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ikrar Nusa Bhakti: Jokowi Legacy Ini Sangat Berbahaya Bagi Indonesia

Ikrar Nusa Bhakti: Jokowi Legacy Ini Sangat Berbahaya Bagi Indonesia

News | Senin, 13 Oktober 2025 | 15:28 WIB

Survei Kepuasan Tinggi, Profesor LIPI Soroti Geng Solo dan Menteri 'Nilai Merah' di Kabinet Prabowo

Survei Kepuasan Tinggi, Profesor LIPI Soroti Geng Solo dan Menteri 'Nilai Merah' di Kabinet Prabowo

News | Senin, 13 Oktober 2025 | 12:21 WIB

Rapat 'Rahasia' di Kertanegara? Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Malam Minggu, Ada Apa?

Rapat 'Rahasia' di Kertanegara? Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Malam Minggu, Ada Apa?

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 11:27 WIB

Terkini

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

×