Bom Waktu Kereta Cepat Whoosh, Jokowi Ditagih Tanggung Jawab Utang Rp118 T dan Rugi Triliunan

Bangun Santoso

Selasa, 14 Oktober 2025 | 16:38 WIB
Bom Waktu Kereta Cepat Whoosh, Jokowi Ditagih Tanggung Jawab Utang Rp118 T dan Rugi Triliunan
Momen Jokowi dan Iriana saat menaiki Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh. (Foto: Vico - Biro Pers Sekretariat Presiden).
baca 10 detik
  • Akademisi Ubedilah Badrun secara langsung meminta pertanggungjawaban Presiden Jokowi atas utang Kereta Cepat Whoosh sebesar Rp118 triliun, karena Jokowi adalah pengambil kebijakan utama proyek tersebut
  • Kereta Cepat Whoosh diproyeksikan terus merugi hingga Rp4,1 triliun per tahun, dengan kerugian pada semester pertama 2025 saja diperkirakan mencapai Rp1,6 triliun
  • Ubedilah menyebut kondisi finansial Whoosh sebagai "bom waktu" dan menegaskan bahwa proyek ini sejak awal tidak masuk akal dan bukan merupakan skala prioritas negara

Suara.com - Polemik mega proyek Kereta Cepat Whoosh kembali memanas setelah terungkapnya tumpukan utang dan kerugian fantastis. Aktivis sekaligus akademisi, Ubedilah Badrun, dengan tegas menunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai pihak yang paling harus bertanggung jawab atas kekisruhan finansial ini.

Menurut Ubedilah, kebijakan Jokowi di masa lalu menjadi pangkal dari masalah yang kini membelit proyek strategis nasional tersebut. Ia menilai, keputusan untuk merealisasikan proyek ini dan memilih Tiongkok sebagai mitra adalah murni kebijakan dari kepala negara saat itu.

"Saya kira kalau saya boleh katakan, ya Joko Widodo (yang harus tanggung jawab)," kata Ubedilah dalam siniar Forum Keadilan TV pada Senin (13/10/2025).

Ubedilah menegaskan bahwa tanggung jawab itu melekat pada Jokowi karena perannya sebagai pengambil keputusan tertinggi yang membuat proyek Kereta Cepat Whoosh menjadi nyata.

"Karena (Jokowi) mengubah tadinya dengan Jepang daripada dengan China, dan saat itu presidennya adalah Joko Widodo," ucapnya.

Persoalan ini kembali menjadi sorotan publik setelah utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung membengkak hingga mencapai Rp118 triliun.

Ironisnya, setelah resmi beroperasi, kereta super cepat ini justru terus menelan kerugian yang diperkirakan mencapai Rp4,1 triliun per tahun.

Ubedilah mengaku sejak awal sudah menentang proyek ini karena dianggap sebagai sebuah bisnis yang tidak masuk akal dan bukan menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat.

"Waktu itu saya termasuk yang menolak, ini bukan skala prioritas," katanya.

baca juga

Kekhawatiran Ubedilah kini terbukti. Ia bahkan memproyeksikan kerugian Kereta Cepat Whoosh akan terus membengkak di masa mendatang, melebihi angka-angka yang sudah diprediksi sebelumnya.

"Nanti di semester pertama ini, tahun 2025, itu sudah rugi sekitar Rp1,6 triliun," ujar dia.

Dengan kondisi keuangan yang terus merugi triliunan rupiah setiap tahun, pertanyaan besar pun muncul, bagaimana Indonesia bisa melunasi utang sebesar Rp118 triliun? Ubedilah menyebut situasi ini tak ubahnya bom waktu yang siap meledak kapan saja.

"Ini menjadi bom waktu seperti yang disampaikan oleh kepala dari kereta cepat itu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger! dr. Tifa Tuding Ibu Jokowi Bukan Ibu Kandung, Roy Suryo dan Refly Harun Ikut Terlibat?

Geger! dr. Tifa Tuding Ibu Jokowi Bukan Ibu Kandung, Roy Suryo dan Refly Harun Ikut Terlibat?

Video | Selasa, 14 Oktober 2025 | 15:00 WIB

Bestari Barus: Jokowi Inspirasi PSI, Diharap Segera Bergabung

Bestari Barus: Jokowi Inspirasi PSI, Diharap Segera Bergabung

News | Selasa, 14 Oktober 2025 | 15:19 WIB

Geger Ijazah Jokowi, ANRI Tak Punya Salinannya, Pengamat Ungkap Potensi Sanksi Pidana

Geger Ijazah Jokowi, ANRI Tak Punya Salinannya, Pengamat Ungkap Potensi Sanksi Pidana

News | Selasa, 14 Oktober 2025 | 14:33 WIB

Doktor Kebijakan Publik Gugat ANRI, Sebut Ijazah Jokowi Bisa Dimakan Rayap di Tangan KPU

Doktor Kebijakan Publik Gugat ANRI, Sebut Ijazah Jokowi Bisa Dimakan Rayap di Tangan KPU

News | Selasa, 14 Oktober 2025 | 14:28 WIB

Sebut 99,9 Persen Palsu, Roy Suryo Bongkar Kejanggalan Ijazah Jokowi, Kini Buru Bukti ke KPU Solo

Sebut 99,9 Persen Palsu, Roy Suryo Bongkar Kejanggalan Ijazah Jokowi, Kini Buru Bukti ke KPU Solo

News | Selasa, 14 Oktober 2025 | 14:07 WIB

Dokter Tifa Syok Terima Ijazah Jokowi dari KPU: Tanda Tangan Rektor dan NIM Diblok Hitam

Dokter Tifa Syok Terima Ijazah Jokowi dari KPU: Tanda Tangan Rektor dan NIM Diblok Hitam

News | Selasa, 14 Oktober 2025 | 13:59 WIB

Peneliti BRIN Ungkap Demokrasi Sejati Adalah Saat Suara Rakyat Didengar, Bukan Hanya Dipilih

Peneliti BRIN Ungkap Demokrasi Sejati Adalah Saat Suara Rakyat Didengar, Bukan Hanya Dipilih

News | Selasa, 14 Oktober 2025 | 07:01 WIB

Terkini

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:16 WIB

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:05 WIB

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:00 WIB

×