DPR Akan Panggil Trans7, Cucun: Jangan Demi Rating Malah Memecah Belah Bangsa

Bernadette Sariyem | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:20 WIB
DPR Akan Panggil Trans7, Cucun: Jangan Demi Rating Malah Memecah Belah Bangsa
Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal saat memberikan keterangan pers. [Suara.com/Novian]
  • Tayangan "Xpose Uncensored" Trans7 dinilai telah melecehkan kiai dan pesantren.
  • DPR akan memanggil pihak Trans7, KPI, serta Kementerian Komunikasi dan Digital.
  • Manajemen Trans7 telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik.

Suara.com - Ruang publik media penyiaran kembali memanas setelah program Xpose Uncensored di stasiun televisi Trans7 menuai badai kecaman karena dinilai melecehkan kiai dan Pondok Pesantren Lirboyo.

Reaksi keras datang dari parlemen, Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengecam tayangan tersebut dan berencana memanggil jajaran Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), hingga manajemen Trans7.

Episode yang menjadi sorotan publik ini menampilkan narasi dan visual yang dianggap menciptakan stereotip negatif terhadap kehidupan pesantren.

Salah satu segmennya bahkan diberi judul provokatif: “Santrinya minum susu aja kudu jongkok, emang gini kehidupan di pondok?”.

Potongan video yang viral di media sosial ini sontak memicu kemarahan warganet, terutama dari kalangan santri dan alumni pesantren, hingga melahirkan tagar #BoikotTrans7 yang menggema di platform X (dulu Twitter) sejak Senin (13/10) malam.

Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan, tayangan tersebut tidak hanya melanggar etika sosial, tetapi juga berisiko mengganggu persatuan bangsa.

Menurutnya, media massa memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keharmonisan, bukan justru menyulut perpecahan.

“Kita semua harus menjaga ruang publik dari narasi-narasi yang bisa melukai perasaan masyarakat, apalagi yang berkaitan dengan simbol keagamaan," kata Cucun, Rabu (15/10/2025).

Dia melanjutkan, "Media seharusnya menjadi perekat bangsa, bukan malah menjadi alat penggiring opini yang bisa memecah belah atau menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” kata dia lagi.

Legislator dari Dapil Jawa Barat II ini mensinyalir adanya unsur kesengajaan dalam membangun narasi yang menyesatkan lewat judul dan konten tayangan tersebut.

"Kalau hemat saya, ditilik dari judul tayangannya, ada unsur kesengajaan dalam membangun narasi yang menyesatkan. Artinya hal ini bisa masuk ke dalam ranah penghasutan," ujar Cucun.

Sebagai Pimpinan DPR yang mengoordinasikan bidang kesejahteraan rakyat, termasuk isu agama, Cucun memastikan akan menggunakan fungsi pengawasan DPR untuk menindaklanjuti persoalan ini.

Pemanggilan pihak terkait menjadi langkah konkret untuk meminta pertanggungjawaban.

“Kami DPR tentunya memiliki tanggung jawab untuk melakukan pengawasan terhadap isu yang meresahkan masyarakat. Kami akan panggil perwakilan dari Komdigi, KPI, dan Trans7 itu sendiri. Kita akan beraudiensi terkait persoalan ini,” ungkapnya.

Gelombang Protes Meluas, PBNU Siap Tempuh Jalur Hukum

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Feodalisme, Ustaz Adi Hidayat Sebut Cium Tangan Kiai Itu Warisan Adab

Bukan Feodalisme, Ustaz Adi Hidayat Sebut Cium Tangan Kiai Itu Warisan Adab

News | Rabu, 15 Oktober 2025 | 21:02 WIB

Disebut Pakai Uang Haram Sekolahkan Anak di Ponpes, DJ Amoy Karamoy: Ya Udah Kamu yang Biayain

Disebut Pakai Uang Haram Sekolahkan Anak di Ponpes, DJ Amoy Karamoy: Ya Udah Kamu yang Biayain

Entertainment | Rabu, 15 Oktober 2025 | 20:26 WIB

Kerja Bakti di Ponpes Disebut Nguli, Gus Miftah Murka: Mereka Gak Pernah Mondok

Kerja Bakti di Ponpes Disebut Nguli, Gus Miftah Murka: Mereka Gak Pernah Mondok

Entertainment | Rabu, 15 Oktober 2025 | 18:53 WIB

UAS Umpamakan Hubungan Santri dengan Kiai lewat Mahzab Cinta: Susah Dilogikakan!

UAS Umpamakan Hubungan Santri dengan Kiai lewat Mahzab Cinta: Susah Dilogikakan!

Entertainment | Rabu, 15 Oktober 2025 | 18:28 WIB

Berapa Jumlah Santri Pesantren Lirboyo? Salah Satu Ponpes Terbesar di Indonesia

Berapa Jumlah Santri Pesantren Lirboyo? Salah Satu Ponpes Terbesar di Indonesia

Lifestyle | Rabu, 15 Oktober 2025 | 18:11 WIB

Begini Sistem Pendidikan dan Pengajaran di Ponpes Lirboyo, Benarkah Cederai Ilmu Agama?

Begini Sistem Pendidikan dan Pengajaran di Ponpes Lirboyo, Benarkah Cederai Ilmu Agama?

Lifestyle | Rabu, 15 Oktober 2025 | 18:40 WIB

Tayangan Xpose Uncensored Menuai Protes, Trans7 Didemo Massa

Tayangan Xpose Uncensored Menuai Protes, Trans7 Didemo Massa

Foto | Rabu, 15 Oktober 2025 | 18:01 WIB

Terkini

Polda Jambi Ringkus M. Alung Buronan Sabu 58 Kg yang Sempat Kabur

Polda Jambi Ringkus M. Alung Buronan Sabu 58 Kg yang Sempat Kabur

News | Jum'at, 17 April 2026 | 09:13 WIB

Menko Yusril Beberkan Alasan Kasus Air Keras Andrie Yunus Tak Bisa Masuk Peradilan Umum

Menko Yusril Beberkan Alasan Kasus Air Keras Andrie Yunus Tak Bisa Masuk Peradilan Umum

News | Jum'at, 17 April 2026 | 08:55 WIB

Militer Israel Tembaki Lebanon Selatan Meski Gencatan Senjata Resmi Berlaku

Militer Israel Tembaki Lebanon Selatan Meski Gencatan Senjata Resmi Berlaku

News | Jum'at, 17 April 2026 | 08:53 WIB

Usai Lawatan ke Eropa, Prabowo Langsung Tancap Gas Bahas Program Prioritas di Ratas

Usai Lawatan ke Eropa, Prabowo Langsung Tancap Gas Bahas Program Prioritas di Ratas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 08:30 WIB

Paus Leo ke Masjid Agung Aljazair: Assalamualaikum

Paus Leo ke Masjid Agung Aljazair: Assalamualaikum

News | Jum'at, 17 April 2026 | 08:22 WIB

Kepada Bahlil, Prabowo Perintahkan Sikat Tambang Ilegal di Hutan: Diberi Waktu Satu Minggu

Kepada Bahlil, Prabowo Perintahkan Sikat Tambang Ilegal di Hutan: Diberi Waktu Satu Minggu

News | Jum'at, 17 April 2026 | 08:04 WIB

Israel Pertahankan Zona Keamanan 10 Kilometer di Lebanon Selama Masa Gencatan Senjata

Israel Pertahankan Zona Keamanan 10 Kilometer di Lebanon Selama Masa Gencatan Senjata

News | Jum'at, 17 April 2026 | 08:02 WIB

Israel dan Lebanon Hentikan Kontak Senjata Selama 10 Hari untuk Memulai Proses Diplomasi

Israel dan Lebanon Hentikan Kontak Senjata Selama 10 Hari untuk Memulai Proses Diplomasi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:44 WIB

TNI AD Bangun 300 Jembatan dalam 3 Bulan, KSAD Laporkan Langsung ke Prabowo

TNI AD Bangun 300 Jembatan dalam 3 Bulan, KSAD Laporkan Langsung ke Prabowo

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:44 WIB

Banjir Setinggi 1 Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim Pagi Ini

Banjir Setinggi 1 Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim Pagi Ini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:37 WIB