Viral Pajero Pelat Dinas Polri "Tot Tot Wuk Wuk" di Bandung Ternyata Bukan Polisi, Kini Diamankan!

Dinda Rachmawati | Suara.com

Senin, 20 Oktober 2025 | 13:17 WIB
Viral Pajero Pelat Dinas Polri "Tot Tot Wuk Wuk" di Bandung Ternyata Bukan Polisi, Kini Diamankan!
Viral! Pajero Pelat Dinas Polri "Tot Tot Wuk Wuk" di Bandung Ternyata Bukan Polisi (X/TikTok)
  • Pengemudi Pajero berpelat Polri palsu viral usai membunyikan sirene di tol. Polisi memastikan pelat tidak terdaftar dan pelaku sudah diamankan.
  • Aksi arogan pengemudi Pajero dengan strobo di tol bikin geram. Ternyata pelat dinas Polri yang dipakai palsu.
  • Viral Pajero “tot tot wuk wuk” di tengah macet, ternyata bukan mobil dinas. Polisi langsung amankan pengemudi dan kendaraannya.

Suara.com - Aksi pengemudi mobil Mitsubishi Pajero berpelat dinas Polri yang menggunakan sirene dan strobo di tengah kemacetan jalan di Jembatan Pasupati Bandung viral di media sosial dan menuai kemarahan publik. 

Dalam video yang diunggah akun TikTok Otomotif Running, terlihat mobil Pajero hitam tersebut membunyikan sirene seolah-olah kendaraan dinas resmi, padahal sedang berada di tengah antrean panjang kendaraan.

Dalam rekaman berdurasi singkat itu, pengemudi Pajero bahkan menantang pengguna jalan lain yang merekam aksinya. “Hayang (mau) diviralin? Nggak usah kayak gitu,” ucapnya dengan nada menantang. 

Sang perekam yang kesal pun membalas, “Macet... macet... macet...” sambil menyoroti suara sirene “tot tot wuk wuk” yang terus terdengar. 

Suasana panas di atas jembatan yang terkenal kawasan padat tersebut pun langsung menjadi perhatian warganet, terutama karena muncul di tengah gencarnya kampanye larangan penggunaan sirene dan strobo oleh kendaraan yang tidak berhak.

Fenomena “tot tot wuk wuk” memang tengah menjadi bahan perbincangan publik. Gerakan ini muncul sebagai bentuk protes terhadap perilaku arogan sejumlah pengemudi yang menyalakan sirene dan strobo padahal tidak memiliki izin atau keperluan darurat. 

Aksi semacam itu dianggap menyalahi aturan sekaligus mencerminkan sikap tidak tertib di jalan raya. Sesuai aturan, hanya kendaraan tertentu yang berhak menggunakan sirene dan lampu strobo.

Seperti ambulans, pemadam kebakaran, kendaraan darurat kecelakaan, kendaraan pimpinan lembaga negara, tamu negara, serta konvoi yang mendapat pengawalan resmi dari kepolisian.

Sementara kendaraan pribadi, termasuk milik pejabat yang tidak sedang bertugas resmi, dilarang menggunakan perlengkapan tersebut. Menanggapi viralnya video tersebut, pihak kepolisian bergerak cepat melakukan pengecekan. Hasilnya mengejutkan. 

Melalui akun resmi Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri, diketahui bahwa pengemudi Pajero hitam itu bukan anggota Polri. Bahkan, pelat dinas Polri yang digunakan juga palsu.

“Terkait kejadian tersebut dapat kami klarifikasi, pengemudi Pajero hitam berpelat Polri tersebut bukan anggota Polri. Setelah dilakukan pengecekan, pelat yang digunakan palsu dan tidak terdaftar di database Polri,” tulis Divpropam Polri dalam pernyataannya yang diunggah di media sosial resmi.

Viral! Pajero Pelat Dinas Polri "Tot Tot Wuk Wuk" di Bandung Ternyata Bukan Polisi (X/TikTok)
Viral! Pajero Pelat Dinas Polri "Tot Tot Wuk Wuk" di Bandung Ternyata Bukan Polisi (X/TikTok)

Polisi pun mengataian jika telah mengamankan kendaraan dan pengemudinya untuk proses hukum lebih lanjut. 

“Saat ini kendaraan dan pengemudi sudah kami amankan untuk diproses lebih lanjut. Langkah ini dilakukan guna menjaga kenyamanan pengguna jalan dan mencegah penyalahgunaan atribut kepolisian,” lanjut Divpropam Polri.

Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa penyalahgunaan atribut dinas bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga mencederai kepercayaan publik terhadap simbol institusi negara. 

Aksi arogan di jalan, apalagi dengan memanfaatkan atribut palsu, jelas bukan cermin kedisiplinan berkendara di ruang publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Orasi Ketua GP Ansor DKI 'Gorok Leher' saat Demo Trans7: Ainul Yakin Komisaris TransJakarta?

Heboh Orasi Ketua GP Ansor DKI 'Gorok Leher' saat Demo Trans7: Ainul Yakin Komisaris TransJakarta?

News | Senin, 20 Oktober 2025 | 12:17 WIB

Timothy Trending: Daftar Nama Pembully Beredar, HRD Siap Blacklist?

Timothy Trending: Daftar Nama Pembully Beredar, HRD Siap Blacklist?

Tekno | Minggu, 19 Oktober 2025 | 20:05 WIB

Film Dokumenter Dirty Vote 2 Bahas Apa? Karya Dandhy Laksono Bakal Segera Rilis

Film Dokumenter Dirty Vote 2 Bahas Apa? Karya Dandhy Laksono Bakal Segera Rilis

Lifestyle | Minggu, 19 Oktober 2025 | 10:14 WIB

Terkini

Refly Harun Sebut Kabar Berkas Roy Suryo P21 Cuma Karangan: Jaksa Belum Terima Apa Pun!

Refly Harun Sebut Kabar Berkas Roy Suryo P21 Cuma Karangan: Jaksa Belum Terima Apa Pun!

News | Selasa, 21 April 2026 | 18:05 WIB

Ketegangan Amerika SerikatIran Memanas, Ancaman Militer Menguat Jelang Akhir Gencatan Senjata

Ketegangan Amerika SerikatIran Memanas, Ancaman Militer Menguat Jelang Akhir Gencatan Senjata

News | Selasa, 21 April 2026 | 18:01 WIB

Pakar: Pakta Pertahanan Indonesia dan AS Bikin China Berpotensi Tercekik, Kenapa?

Pakar: Pakta Pertahanan Indonesia dan AS Bikin China Berpotensi Tercekik, Kenapa?

News | Selasa, 21 April 2026 | 17:47 WIB

Setahun Aksi Gruduk Rumah Jokowi, Rustam Klaim Dukungan Publik Menguat

Setahun Aksi Gruduk Rumah Jokowi, Rustam Klaim Dukungan Publik Menguat

News | Selasa, 21 April 2026 | 17:35 WIB

Terkuak! Ini Tampang 4 Anggota BAIS Penyerang Andrie Yunus: 3 Perwira dan 1 Bintara

Terkuak! Ini Tampang 4 Anggota BAIS Penyerang Andrie Yunus: 3 Perwira dan 1 Bintara

News | Selasa, 21 April 2026 | 17:32 WIB

Kritik Rencana Penambahan Layer Cukai Rokok Ilegal, Pakar Sebut Tak Efektif Tekan Konsumsi

Kritik Rencana Penambahan Layer Cukai Rokok Ilegal, Pakar Sebut Tak Efektif Tekan Konsumsi

News | Selasa, 21 April 2026 | 17:31 WIB

Lawan Pelecehan Seksual di Kereta Api, KAI: Fokus Tindak Pelakunya, Bukan Salahkan Korban

Lawan Pelecehan Seksual di Kereta Api, KAI: Fokus Tindak Pelakunya, Bukan Salahkan Korban

News | Selasa, 21 April 2026 | 17:19 WIB

DPR Tegaskan Kedaulatan Udara RI Mutlak, Militer AS Tak Bisa Asal Melintas

DPR Tegaskan Kedaulatan Udara RI Mutlak, Militer AS Tak Bisa Asal Melintas

News | Selasa, 21 April 2026 | 17:19 WIB

Rustam Effendi Tuding Pratikno Jadi Otak di Balik Isu Ijazah Jokowi: Pak Prabowo Harus Tahu!

Rustam Effendi Tuding Pratikno Jadi Otak di Balik Isu Ijazah Jokowi: Pak Prabowo Harus Tahu!

News | Selasa, 21 April 2026 | 17:13 WIB

Pasha Ungu Ingatkan Kritik Beda dengan Ujaran Kebencian, Ajak Semua Pihak Jaga Etika Demokrasi

Pasha Ungu Ingatkan Kritik Beda dengan Ujaran Kebencian, Ajak Semua Pihak Jaga Etika Demokrasi

News | Selasa, 21 April 2026 | 17:03 WIB