Palak Rp 500 Ribu ke Pengunjung Tebet Eco Park, Komunitas Fotografer Minta Maaf

Vania Rossa, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 20 Oktober 2025 | 16:12 WIB
Palak Rp 500 Ribu ke Pengunjung Tebet Eco Park, Komunitas Fotografer Minta Maaf
Taman Tebet Ecopark. (Suara.com/Dini Afrianti)
baca 10 detik
  • Pemprov DKI Jakarta memanggil komunitas fotografer yang sempat menimbulkan kegaduhan di Tebet Eco Park karena memungut biaya Rp500 ribu untuk kegiatan foto.
  • Komunitas tersebut mengakui kesalahannya dan telah meminta maaf secara terbuka.
  • Pemprov memastikan taman tetap bebas diakses publik dan akan memperketat pengawasan agar kasus serupa tidak terulang.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akhirnya memanggil komunitas fotografer yang sempat membuat gaduh karena membatasi pengunjung Tebet Eco Park dan meminta pungutan sebesar Rp500 ribu bagi yang ingin memotret menggunakan kamera. 

Setelah dimintai klarifikasi, komunitas tersebut mengakui kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, mengatakan laporan terkait pungutan itu pertama kali disampaikan oleh warga berinisial AM. Ia menuturkan, setelah dilakukan pemanggilan dan dialog, perwakilan komunitas fotografi mengakui perbuatannya.

"Koordinator sudah meminta maaf atas kejadian tersebut yang membuat Eco Park tidak kondusif, sehingga terjadinya laporan melalui media sosial oleh warga atas nama AM," ujar Satriadi kepada wartawan, Senin (20/10/2025).

Satriadi memastikan, kejadian tersebut menjadi pelajaran agar komunitas atau pihak mana pun tidak semena-mena mengatur aktivitas publik di taman yang seharusnya bisa diakses secara gratis oleh masyarakat.

Sementara itu, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta juga menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memberlakukan biaya apa pun untuk kegiatan fotografi di kawasan Tebet Eco Park.

Kasie Taman Kota Distamhut DKI, Dimas Ario Nugroho, menyebut pihaknya telah menelusuri kasus tersebut dan memastikan bahwa pungutan tersebut bukan berasal dari pengelola taman resmi, melainkan dari komunitas yang mengatasnamakan diri sebagai pengelola fotografi di area tersebut.

"Dari pihak dinas tidak melarang adanya aktivitas fotografi di dalam area taman, baik itu dari komunitas maupun perorangan. Dari pihak dinas maupun teman-teman di lapangan tidak mengeluarkan izin khusus. Dan sudah dilakukan panggilan dan klarifikasi terhadap komunitas tersebut sebelum ramai di media," kata Dimas saat dikonfirmasi terpisah.

Dimas menjelaskan, komunitas yang dimaksud bernama Komunitas Fotografi Tebet Eco Park. Komunitas itu, kata dia, tidak memiliki hubungan atau afiliasi dengan Dinas Pertamanan maupun pihak pengelola taman.

baca juga

"Mereka membuat operasional mereka sendiri seperti rompi, ID card, dan lain-lain. Inisiatif dari komunitas," ujarnya.

Ia menegaskan, kegiatan yang dilakukan komunitas tersebut merupakan inisiatif pribadi tanpa izin resmi dari pemerintah daerah. Karena itu, Distamhut DKI langsung memberikan teguran setelah melakukan klarifikasi.

"Kita sudah melakukan panggilan, klarifikasi, dan teguran terhadap komunitas tersebut,” ungkap Dimas.

Lebih lanjut, Dimas memastikan pihaknya akan memperjelas aturan kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari. Ia menekankan, kegiatan fotografi di taman publik seperti Tebet Eco Park tidak dikenakan biaya, selama tidak bersifat komersial.

Sebagai tindak lanjut, pengawasan di lapangan akan diperketat untuk mencegah pihak-pihak tertentu memanfaatkan ruang publik demi kepentingan pribadi.

"Pengawasan akan ditingkatkan lagi terkait kemampuan petugas dalam pemantauan kegiatan-kegiatan yang berpotensi menyalahi aturan terutama," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komunitas Fotografi Palak Pengunjung yang Ingin Berfoto di Tebet Eco Park Rp500 Ribu, Ini Dalihnya

Komunitas Fotografi Palak Pengunjung yang Ingin Berfoto di Tebet Eco Park Rp500 Ribu, Ini Dalihnya

News | Senin, 20 Oktober 2025 | 14:07 WIB

Inspirasi 5 Prompt AI Foto Prewedding: Mirip Editan Fotografer Profesional

Inspirasi 5 Prompt AI Foto Prewedding: Mirip Editan Fotografer Profesional

Tekno | Rabu, 24 September 2025 | 18:38 WIB

Lowongan Kerja Kemenko PM September 2025: dari Videografer sampai Social Media Specialist

Lowongan Kerja Kemenko PM September 2025: dari Videografer sampai Social Media Specialist

Bisnis | Senin, 22 September 2025 | 17:28 WIB

Terkini

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

×