Menteri Mukhtarudin: Bangun Ekosistem Terpadu untuk Pekerja Migran Indonesia

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 23 Oktober 2025 | 14:02 WIB
Menteri Mukhtarudin: Bangun Ekosistem Terpadu untuk Pekerja Migran Indonesia
Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menyatakan tengah membangun sebuah sistem, sebuah ekosistem pekerjaan migran yang terintegrasi dari hulu, tengah, dan hilir (Suara.com/Tantri Amela Iskandar)

Suara.com - Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem pekerja migran terintegrasi dari hulu hingga hilir. Upaya ini dilakukan untuk memastikan perlindungan dan pemberdayaan bagi pekerja migran Indonesia di luar negeri.

“Saya sedang membangun sebuah sistem, sebuah ekosistem pekerjaan migran yang terintegrasi dari hulu, tengah, dan hilir. Targetnya bukan ekonomi, tapi pemberdayaan manusia,” ujar Mukhtarudin.

Menurutnya, sistem baru ini akan menghubungkan proses rekrutmen, pelatihan, sertifikasi, hingga penempatan tenaga kerja secara lebih terarah dan saling terkait.

“Yang dilatih apa, siapa, dan untuk di mana semuanya harus link and match. Kita tidak mau asal kirim, tapi memastikan mereka bekerja secara bermartabat di negara yang punya perlindungan baik,” jelasnya.

Menteri Mukhtarudin juga menyampaikan bahwa Kementerian P2MI kini menjadi leading sector urusan pekerja migran  (Suara.com/Tantri Amela Iskandar)
Menteri Mukhtarudin juga menyampaikan bahwa Kementerian P2MI kini menjadi leading sector urusan pekerja migran (Suara.com/Tantri Amela Iskandar)

Mukhtarudin juga menyampaikan bahwa Kementerian P2MI kini menjadi leading sector urusan pekerja migran, dengan peran sebagai regulator sekaligus operator.

“Sekarang kami bukan hanya operator, tapi juga regulator. Urusan pekerja migran adalah urusan Kementerian P2MI,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah akan mengintegrasikan lebih dari 36 ribu lembaga vokasi di pusat dan daerah untuk menyiapkan tenaga kerja Indonesia yang berkemampuan menengah dan tinggi.

“Kita sedang integrasikan lembaga vokasi agar bisa mencetak pekerja migran medium dan high skill, sesuai arahan Presiden,” ujarnya.

Mukhtarudin juga menyoroti pentingnya perlindungan pekerja migran non-prosedural. Menurutnya, banyak kasus di luar negeri justru terjadi pada pekerja yang berangkat tanpa prosedur resmi.

baca juga

“Yang banyak masalah justru yang non-prosedural. Tapi negara tetap hadir untuk melindungi mereka, karena mereka warga negara Indonesia,” kata dia.

Ke depan, Mukhtarudin ingin membangun sistem sirkular, di mana pekerja migran yang telah kembali ke Tanah Air dapat diberdayakan untuk membuka usaha atau bekerja di sektor industri dalam negeri.

“Kita fasilitasi mereka agar tidak kembali jadi PMI lagi, tapi bisa buka usaha atau bekerja sesuai skill yang sudah dimiliki,” pungkasnya. ***

Kontributor : Tantri Amela Iskandar 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TEI 2025: Punya 7 Sertifikasi, Permen Jahe Produksi Binaan LPEI Ini Berjaya di Amerika

TEI 2025: Punya 7 Sertifikasi, Permen Jahe Produksi Binaan LPEI Ini Berjaya di Amerika

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 20:00 WIB

Kacang Mete Indonesia Sukses Jadi Camilan Penerbangan Internasional

Kacang Mete Indonesia Sukses Jadi Camilan Penerbangan Internasional

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 17:56 WIB

TEI 2025: LPEI & KemenkeuSatu Perkuat Ekspor UMKM Lewat Pameran dan Business Matching

TEI 2025: LPEI & KemenkeuSatu Perkuat Ekspor UMKM Lewat Pameran dan Business Matching

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 10:08 WIB

PNM & Menteri PKP Berikan Pembiayaan Terjangkau untuk Renovasi Rumah Usaha Nasabah Mekaar di Malang

PNM & Menteri PKP Berikan Pembiayaan Terjangkau untuk Renovasi Rumah Usaha Nasabah Mekaar di Malang

Bisnis | Minggu, 19 Oktober 2025 | 16:49 WIB

NHM Hadirkan Sinergi Hulu ke Hilir Ekosistem Produksi Emas di Minerba Convex 2025

NHM Hadirkan Sinergi Hulu ke Hilir Ekosistem Produksi Emas di Minerba Convex 2025

Bisnis | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 22:32 WIB

Telkom Perkuat Literasi dan Perlindungan Digital di Kalangan Pelajar Lewat Cyberheroes 2025

Telkom Perkuat Literasi dan Perlindungan Digital di Kalangan Pelajar Lewat Cyberheroes 2025

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 17:50 WIB

Terkini

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:22 WIB

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:20 WIB

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:04 WIB

×