Bobon Santoso Ungkap Perjalanan Berbahaya di Papua: Heli Batal Jemput, Dikawal TNI Bersenjata

Dwi Bowo Raharjo Suara.Com
Jum'at, 24 Oktober 2025 | 18:10 WIB
Bobon Santoso Ungkap Perjalanan Berbahaya di Papua: Heli Batal Jemput, Dikawal TNI Bersenjata
Youtuber kuliner Bobon Santoso di Papua Pegunungan. (tangkap layar/ist)
Baca 10 detik
  • Bobon mengungkapkan bahwa ia sedang berada di daerah Lanny Jaya, sebuah wilayah yang disebutnya sebagai "zona hitam".
  • Kondisi cuaca ekstrem membuat rencana penjemputan via udara harus dibatalkan.
  • Bobon menyebutkan bahwa lokasi perjalanannya saat ini merupakan tempat terakhir terjadinya penculikan Pilot Susi Air, Philip Mehrtens.

Suara.com - Youtuber kuliner, Bobon Santoso, kembali menarik perhatian publik dengan membagikan pengalamannya yang menegangkan saat melakukan perjalanan di wilayah Papua Pegunungan.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @bobonsantoso, Bobon mengungkapkan bahwa ia sedang berada di daerah Lanny Jaya, sebuah wilayah yang disebutnya sebagai "zona hitam" dan sangat berbahaya karena masih banyak Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).

"Tadinya kita harusnya dijemput pakai heli, karena angin lagi kencang, heli akhirnya mundur, tidak jadi jemput kita," ujar Bobon, mengawali ceritanya tentang awal mula kesulitan yang dihadapi timnya, dikutip Jumat (24/10/2025).

Kondisi cuaca ekstrem membuat rencana penjemputan via udara harus dibatalkan, memaksa mereka melanjutkan perjalanan dengan cara lain.

Bobon tidak merahasiakan risiko yang mengintai di daerah tersebut.

"Zona hitam ya, dan tentunya ini sangat berbahaya," tegasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa lokasi perjalanannya saat ini merupakan tempat terakhir terjadinya penculikan Pilot Susi Air, Philip Mehrtens.

Keberadaan Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah tersebut menjadi salah satu alasan utama mengapa perjalanan ini sangat berisiko.

Ia mempertanyakan ke dirinya sendiri mengapa ia bersedia melakukan perjalanan berbahaya ini, Bobon tidak memberikan penjelasan rinci.

Baca Juga: Bukan Seumur Hidup, Hukuman 2 Eks TNI Penembak Mati Bos Rental Dikorting jadi 15 Tahun, Kok Bisa?

Namun, ia sempat meminta tips singkat dari salah satu anggota TNI yang mengawalnya.

"Kasih tips sedikit, kalau ada letusan senjata," tanya Bobon.

"Bila ada hal yang menonjol, kita akan selamatkan dulu, Mas Bobon, kita langsung peluk, kita kasih aman dulu itu sebagai ajudan baru Mas Bobon, tetap semangat Mas Bobon," lanjutnya, menunjukkan betapa seriusnya ancaman keamanan di sana.

Dalam perjalanannya ini, Bobon tidak sendirian. Ia dikawal ketat oleh puluhan anggota TNI.

"Ini pasukan kita ada jumlahnya 30-an lebih yang mengawal kita hari ini," ungkap Bobon, memperlihatkan betapa besar upaya pengamanan yang diberikan untuknya.

"Luar biasa Mas Bobon, berdoa semoga agar tidak ada apa-apa," tutur seorang prajurit TNI yang mengawal Bobon, menandakan harapan dan doa agar perjalanan tersebut berjalan lancar dan aman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI