Heboh WN Israel Punya KTP Cianjur, Dedi Mulyadi Cecar Sang Bupati

Yazir F, Ismail

Senin, 27 Oktober 2025 | 13:02 WIB
Heboh WN Israel Punya KTP Cianjur, Dedi Mulyadi Cecar Sang Bupati
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung. ANTARA/Ricky Prayoga
  • Pemkab Cianjur memastikan KTP warga negara Israel yang viral adalah palsu.

  • Pengecekan sistem nasional tidak menemukan data atas nama Aron Geller.

  • Bupati Cianjur mengimbau masyarakat agar tidak mudah menyebarkan informasi tanpa verifikasi.

Suara.com - Kegaduhan yang dipicu oleh beredarnya foto kartu tanda penduduk (KTP) milik seorang pria yang diidentifikasi sebagai warga negara (WN) Israel di Kabupaten Cianjur akhirnya menemukan titik terang.

Pemerintah Kabupaten Cianjur, setelah melakukan verifikasi mendalam, memastikan bahwa dokumen tersebut adalah palsu dan tidak pernah diterbitkan oleh instansi resmi manapun.

Klarifikasi ini disampaikan langsung oleh Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam sebuah video yang diunggah pada Minggu, 26 Oktober 2025.

Dalam video tersebut, Dedi Mulyadi menanyakan perihal kebenaran kabar yang telah meresahkan publik dan menjadi pertanyaan banyak jurnalis kepadanya.

"Tadi saya ditanya wartawan mengenai adanya warga negara Israel yang ber-KTP Cianjur, ini bagaimana penjelasannya?" tanya Dedi.

Menjawab pertanyaan itu, Wahyu Ferdian dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan menyeluruh.

“Kami sudah cross-check by system, dan itu terkoneksi dengan sistem di nasional, baik menggunakan nama maupun NIK (Nomor Induk Kependudukan). Hasilnya tidak ditemukan,” jelas Wahyu.

Ia menambahkan bahwa KTP tersebut dipastikan palsu dan dibuat sendiri oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Disdukcapil di Kabupaten Cianjur dan Disdukcapil manapun tidak ada yang mengeluarkan KTP tersebut," tegasnya.

Latar Belakang Kasus yang Viral

Isu ini pertama kali mencuat di media sosial setelah foto KTP seorang pria bernama Aron Geller beredar luas.

Dalam KTP palsu yang tertanggal pembuatan tahun 2023 itu, Geller tercatat beralamat di Kampung Pasir Hayam, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, dengan status Warga Negara Indonesia (WNI).

Dedi Mulyadi klarifikasi langsung ke Bupati soal kabar orang Israel ber-KTP Cianjur (Instagram)
Dedi Mulyadi klarifikasi langsung ke Bupati soal kabar orang Israel ber-KTP Cianjur (Instagram)

Narasi yang menyertai unggahan tersebut semakin memanaskan situasi. Sejumlah akun media sosial, termasuk komunitas peduli Palestina, menyebarkan informasi bahwa Geller dan istrinya tidak hanya memiliki KTP, tetapi juga berhasil mendapatkan paspor Indonesia secara ilegal.

Isu ini diperparah dengan dugaan bahwa dokumen kependudukan itu dibuat dengan tujuan agar Geller dapat membeli tanah di Cianjur atas namanya sendiri.

Kegaduhan ini mendorong respons cepat dari berbagai tingkatan pemerintahan.

Selain klarifikasi dari Bupati Cianjur, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi, juga memastikan bahwa KTP tersebut palsu.

Pengecekan pada Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) nasional juga mengonfirmasi bahwa tidak ada data atas nama Aron Geller yang terdaftar.

Bupati Wahyu Ferdian, dalam kesempatan terpisah, juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.

"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya," ujarnya.

Penegasan ini diharapkan dapat mengakhiri spekulasi dan membuktikan bahwa sistem data kependudukan nasional yang terintegrasi tidak dapat dimanipulasi dengan mudah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger WNA Israel Punya KTP Cianjur, Bupati Tegaskan 100 Persen Palsu: NIK Tak Terbaca Sistem

Geger WNA Israel Punya KTP Cianjur, Bupati Tegaskan 100 Persen Palsu: NIK Tak Terbaca Sistem

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 11:54 WIB

WNA Israel Punya KTP Cianjur Viral di Medsos, Kok Bisa Lolos? Ini Faktanya

WNA Israel Punya KTP Cianjur Viral di Medsos, Kok Bisa Lolos? Ini Faktanya

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 11:46 WIB

Ditanya Standar Ganda soal Israel dan Rusia, Presiden FIFA Malah Bahas Konflik ASEAN

Ditanya Standar Ganda soal Israel dan Rusia, Presiden FIFA Malah Bahas Konflik ASEAN

Bola | Senin, 27 Oktober 2025 | 09:20 WIB

Datangi Pabrik Aqua Lagi, Dedi Mulyadi Ungkap Sumber Airnya yang Tak Sesuai Iklan

Datangi Pabrik Aqua Lagi, Dedi Mulyadi Ungkap Sumber Airnya yang Tak Sesuai Iklan

News | Minggu, 26 Oktober 2025 | 07:28 WIB

Menlu AS Tuduh Badan PBB UNRWA 'Antek' Hamas Usai ICJ Putuskan Kewajiban Israel

Menlu AS Tuduh Badan PBB UNRWA 'Antek' Hamas Usai ICJ Putuskan Kewajiban Israel

News | Sabtu, 25 Oktober 2025 | 12:08 WIB

Terpopuler: Penghasilan YouTube KDM yang Sidak Pabrik AQUA hingga Aturan Umrah Mandiri

Terpopuler: Penghasilan YouTube KDM yang Sidak Pabrik AQUA hingga Aturan Umrah Mandiri

Lifestyle | Sabtu, 25 Oktober 2025 | 07:00 WIB

Terkini

ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang

ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:21 WIB

Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya

Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 10:47 WIB

Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang

Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:20 WIB

Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi

Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:08 WIB

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:21 WIB

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:19 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:56 WIB

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:50 WIB

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:18 WIB