Menko Cak Imin Minta Siswa SMK Disiapkan Kerja di Luar Negeri: Peluangnya Bagus

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Jum'at, 24 Oktober 2025 | 17:29 WIB
Menko Cak Imin Minta Siswa SMK Disiapkan Kerja di Luar Negeri: Peluangnya Bagus
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. (Suara.com/Lilis)
baca 10 detik
  • Pasar kerja global sedang terbuka lebar dan lulusan SMK berpeluang besar untuk mengisi kebutuhan tenaga terampil di berbagai sektor.
  • Bahasa asing menjadi bekal utama bagi siswa yang ingin meniti karier di luar negeri.
  • Pemerintah kini sedang membangun sistem vokasi terintegrasi yang mencakup pelatihan, sertifikasi, hingga penempatan tenaga kerja.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM), Muhaimin Iskandar (Cak Imin), meminta setiap SMK mulai menyiapkan siswa sejak dini agar siap bekerja di luar negeri.

Ia menilai pasar kerja global sedang terbuka lebar dan lulusan SMK berpeluang besar untuk mengisi kebutuhan tenaga terampil di berbagai sektor.

"Kita mendorong SMK-SMK untuk sejak dini membuat perencanaan bagi calon siswa yang memang sudah sejak awal akan bekerja di luar negeri. Bagaimana aspek bahasa menjadi kebutuhan dasar sejak semester 1," kata Cak Imin usai rapat dengan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin, di Jakarta, Jumat (24/10/2025).

Menurutnya, bahasa asing menjadi bekal utama bagi siswa yang ingin meniti karier di luar negeri. Karena itu, pemerintah ingin agar setiap SMK memiliki bahasa kedua selain bahasa Inggris, sesuai dengan negara tujuan kerja.

"Bahasa Jepang, bahasa Korea, bahasa negara-negara yang menjadi peluang penempatan di luar negeri," kata dia.

"Jadi desain talenta, talenta yang dibersiapkan untuk para SMK sejak menjadi calon siswa sampai menjadi siswa sudah benar-benar memiliki perencanaan yang matang bagi yang bermotivasi bekerja di luar negeri," lanjutnya.

Cak Imin menambahkan, kebijakan ini juga merupakan bagian dari kerja sama dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) yang dipimpin Mukhtarudin.

Ia menyebut penempatan tenaga kerja ke luar negeri bukan sekadar opsi, melainkan solusi yang realistis di tengah peluang global yang terus berkembang.

"Pak Menteri perlindungan pekerja migran menjadikan penempatan di luar negeri itu solusi. Solusi karena ada pasar dan peluang yang bagus," ucapnya.

baca juga

Sementara itu, Menteri BP2MI Mukhtarudin menyampaikan, pemerintah kini sedang membangun sistem vokasi terintegrasi yang mencakup pelatihan, sertifikasi, hingga penempatan tenaga kerja.

Program itu melibatkan lembaga-lembaga pendidikan vokasi, kementerian teknis, perguruan tinggi, dan pihak swasta.

"Kami memang mempersiapkan suatu sistem vokasi yang terintegrasi yaitu pelatihannya sendiri, sertifikasinya dan penempatannya. Jadi ini link and match antara yang melatih siapa, sertifikasinya, negara tujuannya seperti apa," ujarnya.

Dengan kolaborasi lintas kementerian ini, pemerintah berharap lulusan SMK Indonesia bisa lebih kompetitif dan menjadi bagian dari tenaga kerja global yang terserap di berbagai industri luar negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Mukhtarudin: Bangun Ekosistem Terpadu untuk Pekerja Migran Indonesia

Menteri Mukhtarudin: Bangun Ekosistem Terpadu untuk Pekerja Migran Indonesia

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 14:02 WIB

Cak Imin Sebut Program JKN Senjata Pemerintah Perangi Ketimpangan Sosial!

Cak Imin Sebut Program JKN Senjata Pemerintah Perangi Ketimpangan Sosial!

Bisnis | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 07:37 WIB

Pemerintah Umumkan Syarat Program Pelatihan Konstruksi untuk Santri, Minimal Usia 18 Tahun

Pemerintah Umumkan Syarat Program Pelatihan Konstruksi untuk Santri, Minimal Usia 18 Tahun

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 12:01 WIB

Pekerja Migran Indonesia di Malaysia Disiksa Sesama WNI, Menteri P2MI dan Kemenlu Turun Tangan

Pekerja Migran Indonesia di Malaysia Disiksa Sesama WNI, Menteri P2MI dan Kemenlu Turun Tangan

News | Kamis, 16 Oktober 2025 | 16:26 WIB

Prabowo Minta Tak Boleh Ada Aset Negara Mangkrak, Fasilitas Pemerintah Harus Dipakai untuk UMKM

Prabowo Minta Tak Boleh Ada Aset Negara Mangkrak, Fasilitas Pemerintah Harus Dipakai untuk UMKM

News | Kamis, 16 Oktober 2025 | 14:12 WIB

Terkini

Dewa United vs Persija Jakarta, Jakmania Dilarang Hadir ke Banten!

Dewa United vs Persija Jakarta, Jakmania Dilarang Hadir ke Banten!

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:25 WIB

The Cat Returns: Tentang Nyaris Berubah Jadi Kucing Karena Menolong Kucing

The Cat Returns: Tentang Nyaris Berubah Jadi Kucing Karena Menolong Kucing

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:11 WIB

×