Geger Proyek 'Busuk' Whoosh, Amien Rais Semprot Jokowi dan Luhut: Aneh Sekali

Bangun Santoso

Selasa, 28 Oktober 2025 | 17:20 WIB
Geger Proyek 'Busuk' Whoosh, Amien Rais Semprot Jokowi dan Luhut: Aneh Sekali
Amien Rais. [Youtube Amien Rais Official]
  • Amien Rais mencecar Jokowi dan Luhut karena tetap ngotot melanjutkan proyek Whoosh, padahal Luhut sendiri mengakui proyek tersebut "busuk dari awal"
  • Amien menyoroti kejanggalan pemilihan China dengan bunga 2% yang 20 kali lebih mahal dibandingkan tawaran Jepang sebesar 0,18%, di tengah membengkaknya biaya proyek
  • Luhut Binsar Pandjaitan mengklarifikasi bahwa masalah Whoosh adalah soal restrukturisasi utang dan menegaskan tidak akan menggunakan APBN untuk menalangi utang tersebut

Suara.com - Tokoh politik senior, Amien Rais, melontarkan kritik pedas kepada Presiden ke-7 Jokowi dan Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, terkait polemik proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh yang tak kunjung usai. Amien secara terbuka mempertanyakan logika di balik keputusan pemerintah untuk terus melanjutkan proyek yang bahkan diakui bermasalah sejak awal.

Ketua Majelis Syura Partai Ummat ini mengaku heran dengan pernyataan Luhut yang menyebut proyek Whoosh "sudah busuk dari awal", namun di sisi lain, baik Luhut maupun Jokowi justru terkesan sangat bersemangat untuk menyelesaikannya. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai transparansi dan pengambilan keputusan di balik proyek strategis nasional tersebut.

“Kalau memang tahu busuk dari awal, tapi Luhut dan Jokowi justru tetap bersemangat melanjutkan proyek yang busuk itu. Jadi aneh sekali," tegas Amien Rais dalam video singkat di kanal YouTube Amien Rais Official, Senin (27/10/2025).

Kritik Amien Rais tidak berhenti di situ. Ia menyoroti keputusan pemerintah yang menyingkirkan Jepang dalam tender proyek, padahal Negeri Sakura menawarkan bunga pinjaman yang jauh lebih ringan, yakni hanya 0,18 persen. Sebaliknya, pemerintah justru memilih China yang mematok bunga 20 kali lipat lebih tinggi, sebesar 2 persen.

Fakta ini semakin diperparah dengan membengkaknya nilai investasi proyek yang kini mencapai 7,2 miliar dolar AS atau setara Rp116,54 triliun. Angka ini jauh melampaui proposal awal yang ditawarkan China sebesar 6,07 miliar dolar AS.

Sebelumnya, Luhut Binsar Pandjaitan dalam sebuah diskusi di Jakarta, Kamis (16/10/2025), mengakui bahwa proyek KCJB memang sudah bermasalah sejak ia mulai menanganinya di periode kedua pemerintahan Jokowi. “Sedari awal mengerjakan itu saya terima sudah busuk itu barang,” kata Luhut saat itu.

Meskipun demikian, Luhut menepis kekhawatiran bahwa penyelesaian utang kereta cepat akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia menegaskan bahwa persoalan yang ada saat ini hanyalah seputar restrukturisasi utang dengan pihak China, yang menurutnya sudah bersedia dan tidak ada masalah.

“Kita ribut soal Whoosh. Masalahnya apa sih? Itu kan tinggal restructuring saja. Siapa yang minta APBN? Enggak ada yang minta APBN. Restructuring saja,” ucap Luhut.

Ia pun menyarankan agar pihak yang tidak memahami data untuk tidak berkomentar.

“Jadi kalau saran saya, kalau kita enggak mengerti datanya, enggak usah komentar dulu. Cari datanya baru berkomentar. Baru enak," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Bakal Diperiksa Terkait Skandal Korupsi Kereta Whoosh? KPK Bilang Begini

Luhut Bakal Diperiksa Terkait Skandal Korupsi Kereta Whoosh? KPK Bilang Begini

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 16:32 WIB

Utang Menggunung di Balik Kemegahan Kereta Cepat, Siapa yang Tanggung Jawab?

Utang Menggunung di Balik Kemegahan Kereta Cepat, Siapa yang Tanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 16:08 WIB

KPK Usut Dugaan Markup Proyek Whoosh, PDIP: Bu Mega Sudah Ingatkan Sejak 2015

KPK Usut Dugaan Markup Proyek Whoosh, PDIP: Bu Mega Sudah Ingatkan Sejak 2015

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 15:47 WIB

Sebut Kereta Whoosh buat Investasi Sosial, Profesor Ini Sindir Jokowi: Makanya Kuliah yang Benar

Sebut Kereta Whoosh buat Investasi Sosial, Profesor Ini Sindir Jokowi: Makanya Kuliah yang Benar

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 15:41 WIB

Skandal Whoosh: 7 Fakta Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat yang Kini Diusut KPK

Skandal Whoosh: 7 Fakta Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat yang Kini Diusut KPK

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 15:08 WIB

Jokowi Sebut Whoosh Investasi Sosial, DPR: Sejak Awal Ini Bisnis Dikelola BUMN, Bukan Pemerintah!

Jokowi Sebut Whoosh Investasi Sosial, DPR: Sejak Awal Ini Bisnis Dikelola BUMN, Bukan Pemerintah!

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 14:40 WIB

Dalih 'Investasi Sosial' Jokowi soal Utang Whoosh Dikuliti DPR: Mana Akuntabilitasnya?

Dalih 'Investasi Sosial' Jokowi soal Utang Whoosh Dikuliti DPR: Mana Akuntabilitasnya?

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 14:29 WIB

Terkini

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:33 WIB

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:15 WIB

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:56 WIB

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:54 WIB