Kemenag Petakan 80 Pesantren Berisiko Bangunan Runtuh, Susun Aturan Baru Demi Keselamatan Santri

Kamis, 30 Oktober 2025 | 21:36 WIB
Kemenag Petakan 80 Pesantren Berisiko Bangunan Runtuh, Susun Aturan Baru Demi Keselamatan Santri
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar tiba di Tanah Air stelah kunjungan kerja ke Vatikan. Jakarta, Kamis (30/10/2025). [Dok. Kemenag]
Baca 10 detik
  • Kemenag petakan 80 pesantren dengan struktur bangunan berisiko ambruk untuk ditangani secara khusus.
  • Aturan baru disusun fokus pada keselamatan dan keamanan bangunan tanpa batasi pendirian pesantren.
  • Kemenag kirim bantuan Rp200 juta untuk pesantren Situbondo pascakejadian atap asrama putri ambruk.

Suara.com - Kementerian Agama (Kemenag) mengidentifikasi sedikitnya 80 pondok pesantren di berbagai daerah yang dinilai membutuhkan perhatian serius terkait kondisi struktur bangunan.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah terulangnya peristiwa ambruknya bangunan di lingkungan pesantren.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan, hasil survei bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menunjukkan banyak pesantren berdiri dengan kondisi bangunan yang tidak memenuhi standar keamanan.

“Kami sudah melakukan survei. Kita temukan ada sekitar 80 pesantren yang berpotensi untuk kita berikan perhatian khusus karena melihat struktur dan kondisi bangunanya,” kata Nasaruddin di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, setibanya dari kunjungan kerja ke Vatikan-Roma, dalam keterangannya, Kamis (30/10/2025).

Menurut Nasaruddin, pemerintah akan memastikan agar musibah serupa tidak kembali terjadi.

Ia menegaskan bahwa negara akan hadir memberikan perhatian khusus, terutama bagi pesantren dengan kondisi bangunan yang rentan dan tidak aman bagi santri.

“Bersama Kementerian PU kami sudah melakukan survei di pesantren. Semoga nanti akan mendapatkan perhatian khusus. Negara selalu hadir dengan yang menimpa pondok pesantren,” sambungnya.

Sebagai tindak lanjut, Kemenag tengah menyusun regulasi baru yang berisi persyaratan pendirian dan pembukaan pondok pesantren dengan kriteria teknis yang lebih rinci.

Regulasi ini akan difokuskan pada aspek keselamatan dan keamanan bangunan, tanpa membatasi kebebasan masyarakat dalam mendirikan lembaga pendidikan keagamaan.

Baca Juga: Sudah Naik Penyidikan, Polda Jatim Sudah Tetapkan Tersangka Kasus Ponpes Al Khoziny?

“Bukan untuk membatasi, tapi kita memberikan persyaratan yang sangat diperlukan untuk terciptanya keselamatan dan keamanan di lingkungan pesantren,” tegasnya.

Terkait peristiwa atap asrama putri yang ambruk di Pesantren Syekh Abdul Qadir Jailani, Situbondo, Nasaruddin menyampaikan bahwa tim Kemenag telah turun ke lokasi untuk memberikan bantuan dan arahan langsung kepada pihak pesantren.

Sebelumnya, Dirjen Pendidikan Islam Amien Suyitno menuturkan bahwa pihaknya telah menugaskan Direktur Pesantren Basnang Said untuk mengunjungi pesantren tersebut sekaligus menyalurkan bantuan senilai Rp200 juta.

"Kami sampaikan duka cita atas peristiwa ini. Insya Allah Kemenag akan beri bantuan Rp200 juta dan itu akan diantar langsung oleh Direktur Pesantren," sebutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI