Kronologi Truk Tanki 2.400 liter BBM Terbakar di Cianjur, Sebabkan Ledakan Mencekam

M Nurhadi

Minggu, 02 November 2025 | 08:06 WIB
Kronologi Truk Tanki 2.400 liter BBM Terbakar di Cianjur, Sebabkan Ledakan Mencekam
Garis polisi terpasang di lokasi kebakaran yang berawal dari truk tangki BBM yang mengalami kecelakaan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Desa Sirnagalih Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (2/11/2025). ANTARA/Ahmad Fikri.
baca 10 detik
  • Truk tangki BBM terguling di Cianjur.

  • 6 ruko, 3 rumah, 7 kendaraan hangus.

  • Polres selidiki asal percikan api.

Suara.com - Sebuah kecelakaan tragis yang melibatkan truk tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) memicu kebakaran hebat di Jalan Perintis Kemerdekaan, Cianjur, Jawa Barat.

Insiden tersebut menghanguskan sedikitnya enam ruko, tiga rumah warga, serta tujuh unit kendaraan. Kepolisian Resor (Polres) Cianjur saat ini tengah mendalami penyebab pasti dari percikan api yang menyulut bencana tersebut.

Kepala Satlantas Polres Cianjur, AKP Hardian Andrianto, di Cianjur (Minggu), menjelaskan kronologi awal pemicu kebakaran.

Kejadian bermula ketika truk tangki yang memuat 2.400 liter BBM melaju dari arah Bandung menuju Sukabumi. Truk tersebut kemudian hilang kendali dan terguling di lokasi kejadian.

"Sebelum terguling truk yang melaju dari arah Bandung menuju Sukabumi sempat menghantam truk bermuatan air mineral yang terparkir di pinggir jalan, seluruh BBM di dalam truk tumpah di lokasi," kata AKP Hardian.

Percikan Api dan Ledakan Mencekam

Setelah truk terguling dan muatan BBM tumpah ke jalan, api tidak langsung menyala. Namun, selang beberapa saat, terlihat percikan api yang dengan cepat menyambar tumpahan BBM yang sudah mengalir hingga sejauh beberapa puluh meter.

Percikan api ini kemudian mengakibatkan kebakaran di sejumlah titik di kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan.

Api yang membesar membakar sejumlah bangunan ruko, termasuk pos polisi di lokasi tersebut, di mana empat kendaraan sedang terparkir di depannya.

baca juga

Bahkan, saksi mata sempat melihat api menyala di saluran air di sekitar lokasi, diikuti dengan beberapa kali suara ledakan yang cukup keras, membuat warga berhamburan menjauh dari lokasi kejadian karena panik.

Guna memastikan asal mula percikan api, tim Inavis Polres Cianjur dan Damkar Cianjur kini tengah melakukan pendalaman dan penyelidikan. Informasi dari saksi mata menyebutkan bahwa percikan api pertama kali terlihat berawal dari arah tumpahan BBM di bundaran Perintis Kemerdekaan-Pasirhayam.

"Pendalaman dan penyelidikan dilakukan Inavis Polres Cianjur, guna memastikan dari mana percikan api berasal sehingga menyebabkan kebakaran di sejumlah titik termasuk bangunan ruko dan pos polisi serta kendaraan," tegas AKP Hardian.

Saat api sedang membesar, sejumlah saksi juga melihat seorang pengendara sepeda motor meminta tolong karena api sempat menyambar tubuhnya.

Korban tersebut langsung dilarikan ke RSUD Sayang Cianjur untuk mendapatkan pertolongan medis segera.

Hingga Minggu pagi, dikutip dari Antara, di lokasi menunjukkan bahwa petugas gabungan masih berupaya keras mengevakuasi sejumlah kendaraan yang terbakar menggunakan mobil derek berukuran besar.

Garis polisi telah terpasang mulai dari Bundaran Pasirhayam hingga lokasi truk terjungkal.

Sementara itu, petugas Damkar Cianjur masih melakukan proses pendinginan guna memastikan api tidak kembali menyala di bangunan ruko dan tiga rumah warga yang terletak di belakang ruko yang hangus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Imbas Tabung Gas Bocor, Wanita Lansia Bos Warung Makan di Penjaringan Tewas Terpanggang

Diduga Imbas Tabung Gas Bocor, Wanita Lansia Bos Warung Makan di Penjaringan Tewas Terpanggang

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 18:21 WIB

Telan Kerugian Rp1,7 Miliar, Kebakaran Gudang Dekorasi Pesta di Jaktim karena Apa?

Telan Kerugian Rp1,7 Miliar, Kebakaran Gudang Dekorasi Pesta di Jaktim karena Apa?

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 17:53 WIB

Heboh WN Israel Punya KTP Cianjur, Dedi Mulyadi Cecar Sang Bupati

Heboh WN Israel Punya KTP Cianjur, Dedi Mulyadi Cecar Sang Bupati

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 13:02 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×