Liciknya Bripda Waldi: Nyamar Pakai Wig Usai Habisi Dosen Perempuan Jambi, 5 Fakta Bikin Merinding

Bangun Santoso | Suara.com

Senin, 03 November 2025 | 11:16 WIB
Liciknya Bripda Waldi: Nyamar Pakai Wig Usai Habisi Dosen Perempuan Jambi, 5 Fakta Bikin Merinding
Bripda Waldi tersangka pembunuhan dosen perempuan di Muara Bungo, Jambi. (Ist)
  • Terduga pelaku pembunuhan dosen di Jambi adalah Bripda Waldi (22), seorang anggota Bintara Propam Polres Tebo
  • Bripda Waldi melakukan serangkaian aksi licik untuk menghilangkan jejak, seperti membersihkan TKP, menyamar menggunakan wig, dan membalas pesan WhatsApp seolah-olah dirinya adalah korban
  • Motif sementara pembunuhan diduga karena masalah asmara, namun pelaku juga mengambil sejumlah aset berharga milik korban, termasuk mobil, motor, iPhone, dan perhiasan

Suara.com - Tabir kasus pembunuhan sadis terhadap seorang dosen perempuan berinisial EY (37) di Bungo, Jambi, perlahan tersingkap, menyorot sosok Bripda Waldi (22), anggota Polres Tebo yang menjadi terduga pelaku utama. Upaya Bripda Waldi untuk menghilangkan jejak kejahatannya dinilai sangat rapi dan licik, membuat penyidik harus bekerja ekstra keras.

Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono, bahkan secara terang-terangan menyebut pelaku sebagai sosok yang alot dan penuh tipu daya dalam menghadapi pemeriksaan.

"Pelaku ini ulet dan licik. Jadi belum ada bukti, pantang untuk dia mengakui. Walaupun kami tidak mengejar pengakuan pelaku," ungkap Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono, dikutip Minggu (2/11/2025).

Jasad dosen yang juga menjabat sebagai Ketua Prodi S1 Keperawatan di Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio (IAKSS) Muaro Bungo itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kediamannya di Dusun Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbo Tengah, pada Sabtu (1/11/2025) siang. Tak butuh waktu lama, tim khusus yang dibentuk polisi berhasil meringkus Bripda Waldi di Tebo Tengah keesokan harinya.

Berikut adalah sejumlah fakta mengejutkan mengenai aksi licik Bripda Waldi usai menghabisi nyawa korban.

1. Bersihkan TKP Sampai Licin

Salah satu hal pertama yang dilakukan Bripda Waldi adalah berusaha menghilangkan seluruh jejak di lokasi pembunuhan. Menurut polisi, pelaku dengan sengaja membersihkan tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyulitkan proses identifikasi. Tindakan ini menunjukkan bahwa aksi pembunuhan tersebut telah direncanakan dengan cukup matang.

"Pelaku ini ulet dan licik. Kenapa? Ya karena dari awal proses ini pelaku berusaha menghilangkan jejak, sempat dipel atau dilap, sehingga jejaknya sangat sulit jika hanya berdasarkan TKP yang ada," kata Natalena.

2. Menyamar Pakai Wig Gondrong

Untuk mengelabui warga sekitar dan kamera pengawas, Bripda Waldi menggunakan penyamaran yang tak terduga. Ia memakai wig atau rambut palsu agar terlihat berambut gondrong.

Penyamaran ini berhasil mengecoh saksi mata yang melihat seseorang dengan ciri-ciri tersebut keluar dari sekitar rumah korban.

"Jadi identik dengan keterangan saksi depan rumah atau samping bahwa pelaku ini gondrong. Benar pelaku ini menggunakan wig atau rambut palsu," tegas Natalena, mengonfirmasi temuan dari rekaman CCTV dan keterangan saksi.

3. Pura-pura Jadi Korban, Balas WhatsApp Sahabatnya

Kelicikan Bripda Waldi tak berhenti di situ. Setelah menghabisi nyawa EY, ia mengambil alih ponsel iPhone milik korban. Saat salah seorang sahabat korban mengirim pesan WhatsApp pada Sabtu pagi, Bripda Waldi membalasnya seolah-olah dirinya adalah korban.

Tujuannya jelas, untuk menciptakan alibi bahwa korban masih hidup dan baik-baik saja. Namun, kecurigaan muncul saat telepon tidak pernah diangkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cinta Terlarang Berujung Maut, Polisi Tega Habisi Nyawa Dosen di Bungo

Cinta Terlarang Berujung Maut, Polisi Tega Habisi Nyawa Dosen di Bungo

News | Minggu, 02 November 2025 | 19:39 WIB

Peduli Kesehatan Mental Remaja, HIMPSI Gelar Sosialisasi di SMAN 3 Jambi

Peduli Kesehatan Mental Remaja, HIMPSI Gelar Sosialisasi di SMAN 3 Jambi

Your Say | Sabtu, 01 November 2025 | 17:59 WIB

Nanang Gimbal Pembunuh Aktor Sandy Permana Dituntut 15 Tahun Penjara

Nanang Gimbal Pembunuh Aktor Sandy Permana Dituntut 15 Tahun Penjara

Entertainment | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 16:29 WIB

Nanang Gimbal Dituntut 15 Tahun Bui, Begini Kronologi Pembunuhan Aktor Mak Lampir Sandy Permana

Nanang Gimbal Dituntut 15 Tahun Bui, Begini Kronologi Pembunuhan Aktor Mak Lampir Sandy Permana

News | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 13:20 WIB

Pembunuh Sandy Permana Artis Mak Lampir, Nanang Gimbal Dituntut 15 Tahun Bui

Pembunuh Sandy Permana Artis Mak Lampir, Nanang Gimbal Dituntut 15 Tahun Bui

News | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 13:13 WIB

Heboh Mayat Tertutup Terpal di Siak Riau, Hasil Autopsi Ungkap Novrianto Dibunuh Secara Brutal!

Heboh Mayat Tertutup Terpal di Siak Riau, Hasil Autopsi Ungkap Novrianto Dibunuh Secara Brutal!

News | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 12:01 WIB

Leher Ditebas usai Nyabu Bareng, Kronologi Berdarah Asep Bunuh Rekan di Jatinegara Jaktim

Leher Ditebas usai Nyabu Bareng, Kronologi Berdarah Asep Bunuh Rekan di Jatinegara Jaktim

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 14:04 WIB

Terkini

7 Lukisan Laku Terjual, Mbah Kibar Lunas dari Jerat Utang Rp 500 Juta

7 Lukisan Laku Terjual, Mbah Kibar Lunas dari Jerat Utang Rp 500 Juta

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:03 WIB

Menerobos 'Lorong Hitam' Lantai 26: Kisah Joy Lolos dari Kebakaran Apartemen Mediterania

Menerobos 'Lorong Hitam' Lantai 26: Kisah Joy Lolos dari Kebakaran Apartemen Mediterania

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:59 WIB

Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?

Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:47 WIB

Sidang Korupsi Sertifikasi K3 Kemnaker Ditunda, Terdakwa Minta Waktu Pelajari BAP

Sidang Korupsi Sertifikasi K3 Kemnaker Ditunda, Terdakwa Minta Waktu Pelajari BAP

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:46 WIB

Kesaksian Mencekam Penghuni Apartemen Mediterania: Terjebak Asap Hitam, Alarm Tak Bunyi

Kesaksian Mencekam Penghuni Apartemen Mediterania: Terjebak Asap Hitam, Alarm Tak Bunyi

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:42 WIB

Soroti Kasus Little Aresha, Pakar UGM: PerempuanPekerja Berhak atas Fasilitas Daycare Terjangkau

Soroti Kasus Little Aresha, Pakar UGM: PerempuanPekerja Berhak atas Fasilitas Daycare Terjangkau

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:28 WIB

Sering Terjadi Penembakan, Australia Godok Aturan Jaga Ketat Perayaan Orang Yahudi

Sering Terjadi Penembakan, Australia Godok Aturan Jaga Ketat Perayaan Orang Yahudi

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:24 WIB

Keterlibatan Perempuan di Energi Terbarukan Masih di Bawah 15 Persen, Apa Sebabnya?

Keterlibatan Perempuan di Energi Terbarukan Masih di Bawah 15 Persen, Apa Sebabnya?

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:05 WIB

Gus Ipul Pastikan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Gus Ipul Pastikan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:55 WIB

Buntut Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha, DPR Desak UGM Nonaktifkan Dosen Cahyaningrum Dewojati!

Buntut Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha, DPR Desak UGM Nonaktifkan Dosen Cahyaningrum Dewojati!

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:52 WIB