Said Didu Curiga Prabowo Cabut 'Taring' Purbaya di Kasus Utang Whoosh: Demi Apa?

Bangun Santoso

Rabu, 05 November 2025 | 13:57 WIB
Said Didu Curiga Prabowo Cabut 'Taring' Purbaya di Kasus Utang Whoosh: Demi Apa?
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu di podcast Forum Keadilan TV. [YouTube]
baca 10 detik
  • Said Didu menuding pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal utang Whoosh sebagai upaya membungkam transparansi yang baru mulai diungkap oleh Kepala LPS, Purbaya Yudhi Sadewa
  • Presiden Prabowo meminta agar masalah utang Kereta Cepat Whoosh tidak dijadikan komoditas politik, dan meyakinkan bahwa Indonesia sanggup membayarnya
  • Polemik ini menyoroti perbedaan pandangan antara tuntutan transparansi dari aktivis mengenai utang proyek strategis dan upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas serta menghindari keresahan publik

Suara.com - Aktivis sosial Muhammad Said Didu melontarkan kritik tajam terhadap sikap Presiden Prabowo Subianto yang meminta agar polemik utang proyek Kereta Cepat Whoosh tidak dipolitisasi. Said Didu mempertanyakan langkah tersebut, menyebutnya sebagai upaya yang seolah mematikan transparansi yang baru saja mulai terbuka.

Kecurigaan ini dilontarkan Said Didu melalui akun media sosial X miliknya. Ia secara spesifik menyoroti bagaimana pernyataan Prabowo seakan-akan mencabut keberanian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang sebelumnya sempat menyinggung adanya masalah dalam proyek strategis tersebut.

“Taring Purbaya untuk perbaikan dan membuka kasus mulai dicabut?," cuit Said Didu di akun X @msaid_didu, Selasa (4/11/2025).

Said Didu mengingatkan publik bahwa Purbaya adalah pejabat yang pertama kali secara terbuka mengisyaratkan adanya persoalan utang dalam proyek Kereta Cepat Whoosh. Namun, inisiatif untuk membuka masalah itu ke publik seolah langsung dimentahkan oleh pernyataan terbaru dari Presiden.

“Purbaya awalnya membuka bahwa ada masalah utang Whoosh," ujar Said Didu. "Langsung ditutup oleh Presiden bahwa tidak ada masalah. Demi apa pernyataan Presiden tersebut?," tanyanya dengan nada kritis.

Lebih jauh, Said Didu mempertanyakan arah kebijakan pemerintahan baru di bawah komando Prabowo, terutama terkait keberanian untuk mengungkap dan menyelesaikan masalah-masalah besar yang diwarisi dari pemerintahan sebelumnya.

Pernyataan yang memicu reaksi keras Said Didu ini disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta, pada hari yang sama. Dalam kesempatan itu, Prabowo meminta agar isu pembayaran utang proyek kereta cepat tidak diseret ke ranah politik.

“Jangan khawatir, saya sudah sampaikan semua, saya sudah pelajari masalahnya, Indonesia sanggup dan itu wajar semuanya itu," tegas Prabowo. "Jangan dipolitisasi, jangan kita menari digendangnya orang lain," sambungnya.

Presiden menuding ada pihak-pihak tertentu yang sengaja memanfaatkan isu utang ini untuk menciptakan keresahan di tengah masyarakat, padahal menurutnya kondisi ekonomi bangsa cukup stabil untuk menanggung kewajiban tersebut.

baca juga

“Mungkin ada pihak-pihak entah dari mana, yang ingin selalu menimbulkan kecemasan rakyat,” ucapnya.

Prabowo juga berpesan agar masyarakat tidak perlu khawatir. Ia menegaskan bahwa pemerintahannya tidak akan lengah dan berkomitmen untuk mencegah kebocoran serta pencurian kekayaan negara.

“Yang penting pemerintah sekarang tidak boleh lengah, pemerintah tidak boleh dibohongi, pemerintah tidak boleh membiarkan orang-orang yang mencuri kekayaan negara," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSI Puji Prabowo yang Siap Tanggung Utang Whoosh: Sikap Negarawan Bijak

PSI Puji Prabowo yang Siap Tanggung Utang Whoosh: Sikap Negarawan Bijak

News | Rabu, 05 November 2025 | 12:58 WIB

Respons Prabowo Subianto usai Erick Thohir Minta Maaf Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026

Respons Prabowo Subianto usai Erick Thohir Minta Maaf Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 05 November 2025 | 12:57 WIB

Ramalan Menkeu Purbaya Jitu, Ekonomi Kuartal III 2025 Melambat Hanya 5,04 Persen

Ramalan Menkeu Purbaya Jitu, Ekonomi Kuartal III 2025 Melambat Hanya 5,04 Persen

Bisnis | Rabu, 05 November 2025 | 11:52 WIB

Prabowo 'Gebrak Meja', Utang Whoosh Rp1,2 T per Tahun Dibayar Pakai Duit Rampasan Koruptor

Prabowo 'Gebrak Meja', Utang Whoosh Rp1,2 T per Tahun Dibayar Pakai Duit Rampasan Koruptor

News | Rabu, 05 November 2025 | 11:51 WIB

Istana Pasang Badan! 7 Fakta Prabowo Siap Gelontorkan Rp1,2 T per Tahun untuk Bayar Utang Whoosh

Istana Pasang Badan! 7 Fakta Prabowo Siap Gelontorkan Rp1,2 T per Tahun untuk Bayar Utang Whoosh

News | Rabu, 05 November 2025 | 11:37 WIB

Tips Mengelola Uang dari Purbaya untuk Anak Muda: Tabung dan Investasi

Tips Mengelola Uang dari Purbaya untuk Anak Muda: Tabung dan Investasi

Your Say | Rabu, 05 November 2025 | 11:04 WIB

Strategi Baru Turunkan Kemiskinan, Prabowo Akan Kasih Fasilitas buat UMKM hingga Tanah untuk Petani

Strategi Baru Turunkan Kemiskinan, Prabowo Akan Kasih Fasilitas buat UMKM hingga Tanah untuk Petani

News | Rabu, 05 November 2025 | 10:37 WIB

Terkini

Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako

Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:45 WIB

Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat

Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:04 WIB

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:48 WIB

Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap

Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:30 WIB

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:12 WIB

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:17 WIB

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:08 WIB

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:07 WIB

UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total

UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:57 WIB

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:47 WIB